31 C
Indonesia
Sabtu, Mei 15, 2021

Kemendagri Minta Pilkada Serentak Tetap Digelar Tahun 2024

Wajib Baca

Musyawarah dan Raker KORPRI Enrekang Rumuskan 12 Program Kerja

IDEAtimes.id, ENREKANG - Sekda Enrekang Dr. H. Baba, SE., MM memimpin Musyawarah dan Rapat Kerja pertama Dewan Pengurus Korpri Kabupaten...

Innalillahi, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat Covid-19

IDEAtimes.id, RIAU - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, kabar duka kembali menyelimuti tanah air. Ustadz Tengku Zulkarnain Wafat. Ustadz Tengku meninggal...

Warga Riwang Luwu Sambut Hangat Kedatangan Jabbar Idris, Ini Alasannya

IDEAtimes.id, LUWU - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi-Selatan Jabbar Idris S.T menutup agenda resesnya masa sidang III tahun 2020/2021 di Desa...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pelaksanaan pilkada serentak 2024 tetap digelar.

Hal ini disampaikan Kemendagri saat menggelar rapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jumat, (29/1/2021).

Acuan Kemendagri untuk melaksanakan pilkada 2024 ialah Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Jadi posisi kami terhadap wacana tersebut bahwa mari kita menjalankan UU yang ada sesuai amanat UU itu, UU 1 Tahun 2016 pasal 201 ayat (8).” ungkap Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat, (29/1).

“Pilkada serentak kita laksanakan di tahun 2024.” tambah dia.

Bahtiar memaparkan, dalam UU 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, wakil gubernur, pemilihan bupati, wakil bupati, pemilihan wali kota dan wakil wali kota adalah perubahan atas UU nomor 1 tahun 2015 pasal 201 ayat (5) yaitu pemilihan kepala daerah secara serentak nasional diselenggarakan tahun 2020.

Sehingga, atas dasar hal ini, Bahtiar meyakini perubahan ini telah ditetapkan setelah mempertimbangkan berbagai aspek.

“Kami berpendapat bahwa UU ini mestinya dijalankan dulu. Tentu ada alasan-alasan filosofis, ada alasan-alasan yuridis, ada alasan-alasan sosiologis, dan ada tujuan-tujuan yang hendak dicapai, mengapa Pilkada diserentakkan di tahun 2024,” tegasnya.

Kemendagri tetap berkeinginan Pilkada serentak dijalankan sesuai desain awal perundang-undangan.

Barulah setelah itu, lanjut Bahtiar, bisa dilakukan evaluasi terhadap UU tersebut.

“UU tersebut mestinya dilaksanakan dulu, nah kalo sudah dilaksanakan nanti tahun 2024, setelah tahun 2024 di evaluasi, hasil evaluasi itulah yang menentukan apakah UU 10 tahun 2016 itu harus kita ubah kembali atau tidak. Nah, tetapi mestinya kita laksanakan dahulu,” ucapnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pelaksanaan pilkada serentak 2024 tetap digelar.

Hal ini disampaikan Kemendagri saat menggelar rapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jumat, (29/1/2021).

Acuan Kemendagri untuk melaksanakan pilkada 2024 ialah Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Jadi posisi kami terhadap wacana tersebut bahwa mari kita menjalankan UU yang ada sesuai amanat UU itu, UU 1 Tahun 2016 pasal 201 ayat (8).” ungkap Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat, (29/1).

“Pilkada serentak kita laksanakan di tahun 2024.” tambah dia.

Bahtiar memaparkan, dalam UU 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, wakil gubernur, pemilihan bupati, wakil bupati, pemilihan wali kota dan wakil wali kota adalah perubahan atas UU nomor 1 tahun 2015 pasal 201 ayat (5) yaitu pemilihan kepala daerah secara serentak nasional diselenggarakan tahun 2020.

Sehingga, atas dasar hal ini, Bahtiar meyakini perubahan ini telah ditetapkan setelah mempertimbangkan berbagai aspek.

“Kami berpendapat bahwa UU ini mestinya dijalankan dulu. Tentu ada alasan-alasan filosofis, ada alasan-alasan yuridis, ada alasan-alasan sosiologis, dan ada tujuan-tujuan yang hendak dicapai, mengapa Pilkada diserentakkan di tahun 2024,” tegasnya.

Kemendagri tetap berkeinginan Pilkada serentak dijalankan sesuai desain awal perundang-undangan.

Barulah setelah itu, lanjut Bahtiar, bisa dilakukan evaluasi terhadap UU tersebut.

“UU tersebut mestinya dilaksanakan dulu, nah kalo sudah dilaksanakan nanti tahun 2024, setelah tahun 2024 di evaluasi, hasil evaluasi itulah yang menentukan apakah UU 10 tahun 2016 itu harus kita ubah kembali atau tidak. Nah, tetapi mestinya kita laksanakan dahulu,” ucapnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Proses Pelantikan Budiman Sebagai Bupati Luwu Timur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Gubermur Sulawesi-Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantikan Budiman sebagai Bupati Luwu Timur periode 2021-20216,...

Hadir di Belopa, Ini Varian Menu Kedai Shezan Dumdum

IDEAtimes.id, Luwu;- Salah satu Kedai dengan menghadirkan sejumlah menu yang memanjakan lida hadir di Belopa, Kabupaten Luwu. Hadir sejak Bulan lalu, Kedai yang bernama Shezan...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Benjamin Netanyahu Sebut Serangan Israel ke Gaza Belum Usai

IDEAtimes.id, INTERNASIONAL - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan jika serangan Israel ke kelompok Hamas belum usai. Netanyahu mengatakan,...

Bupati Basli Ali lepas Jenazah Legislator Bijaksana Hj. Suryani Ramli

IDEAtimes.id, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melepas secara resmi jenazah Dra. Hj. Suryani Ramli dikediaman Almarhuma...

Korban Rumah Terseret Arus Sungai di Sinjai Sudah Ditangani Pemprov Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR -  Sebuah rumah di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, terseret derasnya arus sungai pada Jumat...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pelaksanaan pilkada serentak 2024 tetap digelar.

Hal ini disampaikan Kemendagri saat menggelar rapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jumat, (29/1/2021).

Acuan Kemendagri untuk melaksanakan pilkada 2024 ialah Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Jadi posisi kami terhadap wacana tersebut bahwa mari kita menjalankan UU yang ada sesuai amanat UU itu, UU 1 Tahun 2016 pasal 201 ayat (8).” ungkap Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat, (29/1).

“Pilkada serentak kita laksanakan di tahun 2024.” tambah dia.

Bahtiar memaparkan, dalam UU 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, wakil gubernur, pemilihan bupati, wakil bupati, pemilihan wali kota dan wakil wali kota adalah perubahan atas UU nomor 1 tahun 2015 pasal 201 ayat (5) yaitu pemilihan kepala daerah secara serentak nasional diselenggarakan tahun 2020.

Sehingga, atas dasar hal ini, Bahtiar meyakini perubahan ini telah ditetapkan setelah mempertimbangkan berbagai aspek.

“Kami berpendapat bahwa UU ini mestinya dijalankan dulu. Tentu ada alasan-alasan filosofis, ada alasan-alasan yuridis, ada alasan-alasan sosiologis, dan ada tujuan-tujuan yang hendak dicapai, mengapa Pilkada diserentakkan di tahun 2024,” tegasnya.

Kemendagri tetap berkeinginan Pilkada serentak dijalankan sesuai desain awal perundang-undangan.

Barulah setelah itu, lanjut Bahtiar, bisa dilakukan evaluasi terhadap UU tersebut.

“UU tersebut mestinya dilaksanakan dulu, nah kalo sudah dilaksanakan nanti tahun 2024, setelah tahun 2024 di evaluasi, hasil evaluasi itulah yang menentukan apakah UU 10 tahun 2016 itu harus kita ubah kembali atau tidak. Nah, tetapi mestinya kita laksanakan dahulu,” ucapnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Bersama Keluarga, SBY Rayakan Idul Fitri dengan Prokes Ketat

IDEAtimes.id, BOGOR - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono rupanya masih menyimpan kesedihan mendalam di perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -