31 C
Indonesia
Sabtu, Mei 15, 2021

LPLHIPI Harap Pemda Luwu Fokus Tangani Persoalan Sampah

Wajib Baca

Bupati Basli dan Forkopimda Shalat Idul Fitri 1442 H di Lapangan, Wabup bertindak sebagai Khatib

IDEAtimes.id, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dan Wakil Bupati H. Saiful Arif bersama keluarga, Forkopimda...

Hari Ini Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa Gelar Salat Id

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ratusan jemaah An-Nadzir di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi-Selatan menggelar Shalat Idul Fitri (Id) 1 Syawal...

Bupati Basli Ali lepas Jenazah Legislator Bijaksana Hj. Suryani Ramli

IDEAtimes.id, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melepas secara resmi jenazah Dra. Hj. Suryani Ramli dikediaman Almarhuma...

IDEAtimes id, LUWU  Badan Pengurus Pusat (BPP) Lembaga Pengawasan Lingkungan Hidup, Industri, Pertambangan Indonesia (LPLHIPI) berharap agar penerintah lebih memperhatikan kondisi alam.

“Kami berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk senantiasa berkomitmen mengatasi sampah baik itu sampah rumah tangga mau pun sampah plastik yang ada di laut, sungai, dan di darat,” kata Rahmat Zaenal, Ketua BPP LPLHIPI Cabang Luwu, Minggu (20/2/2021).

Menurutnya, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang tiap tahun diperingati pada 21 Februari harus menjadi momentum penyadaran akan kelestarian alam.

“Sampah masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat kabupaten luwu saat ini karena hal tersebut menyangkut keberlangsungan kehidupan manusia dan kehidupan biota-biota,” jelasnya.

Rahmat menyebut, berdasarkan data National Geographic, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton setiap tahun. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Sementara, dalam laporan sebuah penelitian yang diterbitkan di Sciencemag pada Februari 2015 menyebutkan, bahwa Indonesia berada di peringkat kedua di dunia penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka.

“Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan,” terang Mantan Sekjend PB IPMIL Raya ini.

Menurut Riset Greeneration, organisasi non-pemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun.

Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem.

Untuk persoalan sampah saat ini, Rahmat Zaenal menyadari, pemerintah berkomitmen dalam memaksimalkan segala daya upaya yang ada untuk menangani hal tersebut.

Khususnya bagi sampah yang ada di perairan seperti sungai dan laut.

Bahkan pada tahun 2025, Indonesia berencana mengurangi sampah sebanyak 70%.

“Itu artinya pemerintah harus betul-betul mewujudkan komitmen tersebut,” tegasnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes id, LUWU  Badan Pengurus Pusat (BPP) Lembaga Pengawasan Lingkungan Hidup, Industri, Pertambangan Indonesia (LPLHIPI) berharap agar penerintah lebih memperhatikan kondisi alam.

“Kami berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk senantiasa berkomitmen mengatasi sampah baik itu sampah rumah tangga mau pun sampah plastik yang ada di laut, sungai, dan di darat,” kata Rahmat Zaenal, Ketua BPP LPLHIPI Cabang Luwu, Minggu (20/2/2021).

Menurutnya, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang tiap tahun diperingati pada 21 Februari harus menjadi momentum penyadaran akan kelestarian alam.

“Sampah masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat kabupaten luwu saat ini karena hal tersebut menyangkut keberlangsungan kehidupan manusia dan kehidupan biota-biota,” jelasnya.

Rahmat menyebut, berdasarkan data National Geographic, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton setiap tahun. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Sementara, dalam laporan sebuah penelitian yang diterbitkan di Sciencemag pada Februari 2015 menyebutkan, bahwa Indonesia berada di peringkat kedua di dunia penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka.

“Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan,” terang Mantan Sekjend PB IPMIL Raya ini.

Menurut Riset Greeneration, organisasi non-pemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun.

Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem.

Untuk persoalan sampah saat ini, Rahmat Zaenal menyadari, pemerintah berkomitmen dalam memaksimalkan segala daya upaya yang ada untuk menangani hal tersebut.

Khususnya bagi sampah yang ada di perairan seperti sungai dan laut.

Bahkan pada tahun 2025, Indonesia berencana mengurangi sampah sebanyak 70%.

“Itu artinya pemerintah harus betul-betul mewujudkan komitmen tersebut,” tegasnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Proses Pelantikan Budiman Sebagai Bupati Luwu Timur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Gubermur Sulawesi-Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantikan Budiman sebagai Bupati Luwu Timur periode 2021-20216,...

Hadir di Belopa, Ini Varian Menu Kedai Shezan Dumdum

IDEAtimes.id, Luwu;- Salah satu Kedai dengan menghadirkan sejumlah menu yang memanjakan lida hadir di Belopa, Kabupaten Luwu. Hadir sejak Bulan lalu, Kedai yang bernama Shezan...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Benjamin Netanyahu Sebut Serangan Israel ke Gaza Belum Usai

IDEAtimes.id, INTERNASIONAL - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan jika serangan Israel ke kelompok Hamas belum usai. Netanyahu mengatakan,...

Bupati Basli Ali lepas Jenazah Legislator Bijaksana Hj. Suryani Ramli

IDEAtimes.id, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melepas secara resmi jenazah Dra. Hj. Suryani Ramli dikediaman Almarhuma...

Korban Rumah Terseret Arus Sungai di Sinjai Sudah Ditangani Pemprov Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR -  Sebuah rumah di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, terseret derasnya arus sungai pada Jumat...

IDEAtimes id, LUWU  Badan Pengurus Pusat (BPP) Lembaga Pengawasan Lingkungan Hidup, Industri, Pertambangan Indonesia (LPLHIPI) berharap agar penerintah lebih memperhatikan kondisi alam.

“Kami berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk senantiasa berkomitmen mengatasi sampah baik itu sampah rumah tangga mau pun sampah plastik yang ada di laut, sungai, dan di darat,” kata Rahmat Zaenal, Ketua BPP LPLHIPI Cabang Luwu, Minggu (20/2/2021).

Menurutnya, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang tiap tahun diperingati pada 21 Februari harus menjadi momentum penyadaran akan kelestarian alam.

“Sampah masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat kabupaten luwu saat ini karena hal tersebut menyangkut keberlangsungan kehidupan manusia dan kehidupan biota-biota,” jelasnya.

Rahmat menyebut, berdasarkan data National Geographic, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton setiap tahun. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Sementara, dalam laporan sebuah penelitian yang diterbitkan di Sciencemag pada Februari 2015 menyebutkan, bahwa Indonesia berada di peringkat kedua di dunia penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka.

“Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan,” terang Mantan Sekjend PB IPMIL Raya ini.

Menurut Riset Greeneration, organisasi non-pemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun.

Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem.

Untuk persoalan sampah saat ini, Rahmat Zaenal menyadari, pemerintah berkomitmen dalam memaksimalkan segala daya upaya yang ada untuk menangani hal tersebut.

Khususnya bagi sampah yang ada di perairan seperti sungai dan laut.

Bahkan pada tahun 2025, Indonesia berencana mengurangi sampah sebanyak 70%.

“Itu artinya pemerintah harus betul-betul mewujudkan komitmen tersebut,” tegasnya.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Bersama Keluarga, SBY Rayakan Idul Fitri dengan Prokes Ketat

IDEAtimes.id, BOGOR - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono rupanya masih menyimpan kesedihan mendalam di perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -