Selasa, April 16, 2024

Praktisi Kesehatan : Jangan Mengambil Keuntungan Dibalik Corona

Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Jumlah pasien positif Covid-19 yang terkonfirmasi Sabtu 21 Maret 2020 sebanyak 450 Kasus Dan telah menelan korban sebanyak 38 Orang meninggal dunia, diperkirakan korban akan terus bertambah jika penanganan Covid-19 dan anjuran pemerintah disepelekan.

Menurut Haeril Amir Skep, Ns, Mkep., Covid-19 adalah masalah kita bersama, ini adalah bencana dan semua pihak harus memulai mengambil peran untuk menangani penyebaran virus ini, jangan sebaliknya mengambil untung pada kejadian ini.

“Ini adalah bencana bagi kita semua, kita mesti mengambil peran untuk menghentikan laju penyebaran virus Corona ini, bukan malah mengambil untung dari bencana ini” Ungkap Haeril, Minggu, 22/3/2020.

Beredarnya Hand Sanitizer dengan harga selangit yang tidak disertai dengan standar komposisi yang jelas juga menjadi salah satu masalah dan sangat merugikan masyarakat, ulah oknum yang tidak bertanggung jawab ini juga harus menjadi perhatian bagi para penegak hukum kita.

“Jika komposisi hand sanitizer tidak sesuai anjuran, yang ada kulit bisa alergi atau bahkan melepuh, sehingga di butuhkan kesadaran dari para pedagang dadakan handsanitaiser untuk lebih berhati-hati dalam memproduksi handsanitaiser ini” tambah Haeril.

Praktisi Kesehatan ini juga menyoroti pihak Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) beserta penegak hukum agar meningkatkan pengawasan terhadap peredaran Alat Pelindung Diri (APD) maupun bahan baku handsanitaiser yang saat ini sangat langka dipasaran, sehingga tidak ada lagi oknum nakal yang mencoba menimbun APD lalu mengambil untung dari bencana ini, sehingga ketersediaan ADP bisa tetap terjamin.

“Kita berharap kepada pihak BPOM dan pihak penegak hukum agar mengawasi peredaran APD serta bahan baku handsanitaiser dan menindak oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari kejadian ini”Ungkap Haeril

Dia menilai sampai hari ini di Rumah Sakit ataupun Fasilitas Kesehatan lainnya masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Sehingga diharapkan kepada masyarakat yang memiliki APD yang lebih agar sekiranya bisa membantu mendonasikan ke berbagai Faskes ataupun kepada masyarakat yang membutuhkan, meskipun demikian harapan penuh tetap berada pada pemerintah untuk menjamin ketersediaan APD untuk tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Namun kita tetap berharap banyak kepada pemerintah untuk tetap menjamin ketersediaan APD serta kebutuhan yang mendesak terkait penanganan Covid-19 ini, semoga virus ini segera berakhir dan kesadaran serta keterlibatan semua unsur adalah kuncinya”.tutup Heril.(*)

spot_img
Terkini

Istri – Menantu Wali Kota Danny Muncul di Pilwakot Makassar, Pengamat : Apa yang Sudah Dikerjakan ?

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Indira Jusuf Ismail Istri Wali Kota Makassar Danny Pomanto masuk dalam bursa Pilwalkot Makassar 2024. Nama ketua...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Jumlah pasien positif Covid-19 yang terkonfirmasi Sabtu 21 Maret 2020 sebanyak 450 Kasus Dan telah menelan korban sebanyak 38 Orang meninggal dunia, diperkirakan korban akan terus bertambah jika penanganan Covid-19 dan anjuran pemerintah disepelekan.

Menurut Haeril Amir Skep, Ns, Mkep., Covid-19 adalah masalah kita bersama, ini adalah bencana dan semua pihak harus memulai mengambil peran untuk menangani penyebaran virus ini, jangan sebaliknya mengambil untung pada kejadian ini.

“Ini adalah bencana bagi kita semua, kita mesti mengambil peran untuk menghentikan laju penyebaran virus Corona ini, bukan malah mengambil untung dari bencana ini” Ungkap Haeril, Minggu, 22/3/2020.

Beredarnya Hand Sanitizer dengan harga selangit yang tidak disertai dengan standar komposisi yang jelas juga menjadi salah satu masalah dan sangat merugikan masyarakat, ulah oknum yang tidak bertanggung jawab ini juga harus menjadi perhatian bagi para penegak hukum kita.

“Jika komposisi hand sanitizer tidak sesuai anjuran, yang ada kulit bisa alergi atau bahkan melepuh, sehingga di butuhkan kesadaran dari para pedagang dadakan handsanitaiser untuk lebih berhati-hati dalam memproduksi handsanitaiser ini” tambah Haeril.

Praktisi Kesehatan ini juga menyoroti pihak Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) beserta penegak hukum agar meningkatkan pengawasan terhadap peredaran Alat Pelindung Diri (APD) maupun bahan baku handsanitaiser yang saat ini sangat langka dipasaran, sehingga tidak ada lagi oknum nakal yang mencoba menimbun APD lalu mengambil untung dari bencana ini, sehingga ketersediaan ADP bisa tetap terjamin.

“Kita berharap kepada pihak BPOM dan pihak penegak hukum agar mengawasi peredaran APD serta bahan baku handsanitaiser dan menindak oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari kejadian ini”Ungkap Haeril

Dia menilai sampai hari ini di Rumah Sakit ataupun Fasilitas Kesehatan lainnya masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Sehingga diharapkan kepada masyarakat yang memiliki APD yang lebih agar sekiranya bisa membantu mendonasikan ke berbagai Faskes ataupun kepada masyarakat yang membutuhkan, meskipun demikian harapan penuh tetap berada pada pemerintah untuk menjamin ketersediaan APD untuk tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Namun kita tetap berharap banyak kepada pemerintah untuk tetap menjamin ketersediaan APD serta kebutuhan yang mendesak terkait penanganan Covid-19 ini, semoga virus ini segera berakhir dan kesadaran serta keterlibatan semua unsur adalah kuncinya”.tutup Heril.(*)

spot_img
Terkini

Istri – Menantu Wali Kota Danny Muncul di Pilwakot Makassar, Pengamat : Apa yang Sudah Dikerjakan ?

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Indira Jusuf Ismail Istri Wali Kota Makassar Danny Pomanto masuk dalam bursa Pilwalkot Makassar 2024. Nama ketua...

Berita Lainnya

spot_img