Rabu, Juli 24, 2024

Produktif di Rumah Saat Pandemik Covid-19 dengan Bercocok Tanam

spot_img
spot_img
Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, Bogor;- Kasus Corona di Indonesia hingga saat ini terus meningkat. Masa Pandemik pun belum berakhir.

Meski akan diterapkan “New Normal” atau Normal Baru, sejumlah masyarakat masih memilih karantina mandiri di rumah sendiri.

Kurang lebih dua bulan dalam proses karantina mandiri atau lockdown, apakah tidak bosan? Bagaimana cara menghilangkan kebosanan tersebut.

Beberapa orang yang melakukan karantina mandiri mengerjakan berbagai aktifitas dari rumah seperti melakukan diskusi online, kerja tugas kantor yang menumpuk dan berkreasi sebisa mungkin.

Seperti Abdi Akbar, ini misalnya, yang mengisi waktu kosong selama dirumah dengan membuat fermentasi berbagai bahan makanan dan menanam beberapa sayuran yang memang muda dirawat dan tetap aman.

Tinggal di Kota Bogor bersama Istri, ia mengaku sudah bisa membuat Yogurt (fermentasi susu), mengawetkan bahan makanan seperti ceb, sawi dan lain-lain, serta berkebun di halaman rumah dengan menanam sayuran seperti kangkung, cabe, tomat, sawi dan sayuran lainnya.

“Ini kami lakukan selain untuk mengisi waktu selama di rumah saja, juga untuk mengurangi biaya dapur.”Kata Abdi saat dihubungi ideatimes.id, Sabtu, 30/5/2020.

Menurutnya, hal ini bisa dilakukan oleh semua orang untuk menghilangkan kejenuhan selama berada dirumah.

“Ini tidak terlalu sulit dilakukan selagi ada kemauan. Saya sudah panen kangkung dan sawinya, sekarang tanam yang baru lagi.” Tuturnya.

Meski ada penerapan New Normal, Kata Abdi, itu belum sepenuhnya bisa membalikkan keadaan untuk persoalan ekonomi.

“New Normal baru tahap uji coba, jadi saya tetap fokus menanam sayuran. Saya juga membuat bahan-bahan alami sebagai pupuk dan sebagai pengusir serangga di tanaman.”Jelas Pemuda Asal Tana Luwu ini.

“Kita bisa produktif meski dirumah saja, terutama teman-teman pemuda yang masih tinggal di kampung ayok berkebun, manfaatkan lahan yang ada dan mulailah menanam. Jaga kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi, minimal itu mampu mengurangi beban keuangan kita terkhusus di dapur.”Tandasnya.

Abdi mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, selain mengajarkan kepada anak bercocok tanam juga tidak sepenuhnya bergantung kepada pasar.

“Kita tidak terlalu bergantung pada pasar juga kalau sudah begini, sekaligus mengajar anak bercocok tanam.” Tutupnya.(Napo/Albar)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

HUT ke-51, Hasrul Kaharuddin : KNPI Akan Terus Hadir untuk Masyarakat Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - KNPI Kota Makassar menggelar HUT yang ke-51 Komite Nasional Pemuda Indonesia 23 Juli. Perayaan HUT ke-51 KNPI...
Terkait
spot_img
Terkini

HUT ke-51, Hasrul Kaharuddin : KNPI Akan Terus Hadir untuk Masyarakat Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - KNPI Kota Makassar menggelar HUT yang ke-51 Komite Nasional Pemuda Indonesia 23 Juli. Perayaan HUT ke-51 KNPI...

Berita Lainnya

spot_img