Rabu, Januari 28, 2026

Masalah Pamflet, Dua Kelompok Mahasiswa di UMI Bentrok Gunakan Batu-Sajam

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Dua kelompok Mahasiswa di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar terlibat bentrok, Senin, (7/3/2022) sore.

Kedua kelompok tersebut ialah mahasiswa Fakultas Teknik Sipil tergabung dalam Cakra Buana dan Teknik mesin yakni Teknik Pecinta Alam (Tekpala).

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA diduga dipicu persoalan pamflet kegiatan mahasiswa Teknik Nesin yang tercabut.

Bentrokan bermula saat lima orang anggota Tekpala Teknik Mesin mendatangi salah seorang mahasiswa Teknik Sipil di depab laboratorium.

Kelima orang itu datang untuk menanyakan siapa dibalik hilangnya pamflet kegiatan mereka.

Karena tidak tahu, mahasiswa yang ditanya tersebut pun menjawab tidak tahu.

“Sehingga salah seorang dari mereka langsung memukul korban yang membuat telinganya berdarah.” bunyi keterangan yang diterima redaksi.

Tak terima dengan pemukulan itu, sekitar 30 orang mahasiswa Teknik Sipil kemudian melakukan penyerangan ke markas Tekpala.

Mereka menyerang menggunakan berbagai alat seperti batu, kayu hingga senjata tajam.

Namun, para mahasiswa Teknik Sipil itu mendapat perlawanan sekitar 50 orang lebih dari anggota Tekpala sehingga terjadi aksi saling lempar.

Beruntung, anggota kepolisian dari Polsek Panakkukang dan Polrestabes Makassar dengan cepat mendatangi TKP untuk membubarkan kedua massa yang bertikai. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Ahmad Ali : RMS Belum Beri Kepastian untuk Gabung PSI, Kalau Jadi Suatu Kehormatan 

IDEAtimes.id, MAKASSAR — Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menyatakan bahwa Rusdi Masse...
Terkait
Terkini

Ahmad Ali : RMS Belum Beri Kepastian untuk Gabung PSI, Kalau Jadi Suatu Kehormatan 

IDEAtimes.id, MAKASSAR — Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menyatakan bahwa Rusdi Masse...

Berita Lainnya