IDEAtimes.id, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Imran Nating mendeklarasikan diri siap bertarung memperebutkan posisi sebagai orang nomor satu di organisasi tersebut untuk periode 2022 – 2025.
Deklarasi siap maju menjadi kosong satu dilakukan beberapa waktu lalu di Jakarta bersama pasangannya ysng dipersiapkan sebagai calon Sekretaris Jenderal Nien Rafles Siregar.
Baik Imran maupun Nien memiliki visi dalam mengembangkan AKPI kedepan yaitu modern, dinamis dan profesional.
“Visi kami membawa AKPI yang modern, dinamis dan profesional. Sehingga menjadi organisasi yang terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek penanganan kepailitan dan PKPU dengan berorientasi pada profeaionalisme dan intergritas,” kata Imran dalam keterangannya, Kamis (9/6/2022).
Visi tersebut kemudian dijabarkan Imran menjadi 4 point yang dituangkan dalam misinya yakni mengembangkan pengetahuan dan kapasitas keilmuan serta update isu kepailitan dan PKPU bagi anggota melalui pendidikan berkelanjutan dan diskusi berkala.
Meningkatkan profeaionalisme dan integritas anggota melalui penguatan dan kepatuhan pada pelaksanaan standar profesi dan kode etik profesi.
Serta memelihara hubungan kemitraan dengan pemerintah serta penegak hukum demi melindungi dan membantu anggota dalam pelaksanaan tugasnya.
Keinginan Imran bersama pasangannya ingin menakhodai AKPI 3 tahun kedepan rupanya banyak menuai dukungan dari sejumlah kurator, pengurus AKPI dan beberapa kantor hukum di Indonesia termasuk salah satunya adalah kantor hukum Titah Law Firm.
Kurator dari kantor hukum Titah Law Firm, Yudha Sudawan membeberkan alasan mendukung Imran Nating sebagai ketua AKPI.
Dia menegaskan, sebagai alumni Fakultas Hukum Unhas menurutnya tidak ada alasan untuk tidak mendukung.
Apalagi, Imran Nating dikenal sebagai salah satu senior AKPI yang berpengalaman, cerdas dan menjadi panutan di Fakultas Hukum Unhas. Imran Nating saat ini juga menjadi menjabat Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas.
Kurator lainnya yakni Baso Fachruddin yang juga merupakan Managing Partners Rasul & Co menyambut baik langkah Imran Nating yang menyatakan bakal maju sebagai calon ketua AKPI. Menurut dia, keluarga besar AKPI menanti momentum ini.
Saat Imran Nating menjadi Sekjend AKPI selama enam tahun, AKPI menjadi organisasi kurator dan pengurus yang banyak dimintai pendapat oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.
“Bahkan banyak kebijakan-kebijakan yang dibuat berdasarkan pemikiran-pemikiran cerdas Imran Nating,” ujar Baso menjelaskan alasan mendukung Imran Nating sebagai Ketum AKPI kedepan.
Apalagi yang bersangkutan juga seorang akademisi. Banyak membuat karya-karya dan kemudian menjadi referensi. Seperti buku berjudul Peranan dan Tanggung Jawab dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit.
Sekedar diketahui, rencana perhelatan pemilihan Ketum AKPI periode 2022 hingga 2025 digelar Agustus mendatang. (*)