Selasa, Januari 20, 2026

Seruduk Balai Kota, Warga Makassar Tolak Pemilihan RT/RW Melalui E-Voting

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Aliansi Masyarakat bersatu menggelar unjuk rasa, menuntut penolakan mengenai sistem pemilihan umum (Pemilu) ketua RT/RW.

Diketahui, pemerintah akan melakukan  pemungutan suara melalui elektronik atau e-voting.

Zainal, warga kelurahan Maricayya mengatakan penolakan karena pemilu e-voting dianggap rawan kecurangan.

Pihaknya mengancam menurunkan massa yang lebih besar, jika pemilihan tidak dikembalikan secara konvensional.

“Kami demo menolak pemilihan ketua RT/RW secara e-voting,” ujarnya, Rabu, (21/9).

Dia beranggapan, warga belum siap jika itu diterapkan. Terlebih, mekanisme pelaksanaannya belum disosialisasikan sementara tahun ini akan digelar.

“Demo E-Voting masih banyak terutama kepada masyarakat, hp android konvesional disosialisasikan masyarakat,” tambahnya.

Zainal menambahkan, akses internet bisa menjadi kendala, apalagi masih banyak warga yang belum memiliki telepon genggam berbasis smartphone.

“Banyak warga belum punya smartphone, itu internet juga,” katanya.

Pantauan di lokasi demo penolakan pemilu ketua RT/RW saat ini di Balaikota dan massa juga akan berlanjut di depan kantor DPRD Makassar. (*)

spot_img
spot_img
Terkini

MK Putuskan yang Masuk Kategori Pemuda Berusia 16 Sampai 30 Tahun

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak Permohonan Nomor 222/PUU-XXIII/2025 mengenai pengujian materiil Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor...
Terkait
Terkini

MK Putuskan yang Masuk Kategori Pemuda Berusia 16 Sampai 30 Tahun

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak Permohonan Nomor 222/PUU-XXIII/2025 mengenai pengujian materiil Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor...

Berita Lainnya