Selasa, Januari 20, 2026

Tim Pengabdian Masyarakat FKM UMI Lakukan Penyuluhan Pemanfaatan MP-ASI Lokal di Pangkep

Terkait

IDEAtimes.id, PANGKEP – Pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Pengabdian ini memberikan edukasi pembuatan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis pangan lokal pada kader posyandu Desa Padanglampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, hari Minggu 23 Oktober 2022.

Kegiatan ini menghadirkan Andi Dian Purnamasari, S.Gz., konsuler ASI Eksklusif dan MP-ASI dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan selaku narasumber.

Turut pula dihadiri oleh  Jusman selaku Sekretaris Desa dan Sigit Angriawan, S.Gz., M.Kes, Nutrisionis Puskesmas Padanglampe serta ibu-ibu kader posyandu Desa Padanglampe sebagai peserta penyuluhan.

Desa Padanglampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep merupakan salah satu desa binaan UMI.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah : Kader Posyandu dalam pembuatan MP-ASI Berbasis Pangan Lokal di Desa Padanglampe Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep.

IMG 20221024 WA0063
Andi Dian Purnamasari, S.Gz Saat  membawakan materi (Foto/Tim Pengabdian)

Sebagai desa binaan kampus UMI, Desa Padanglampe memiliki potensi pangan lokal yang melimpah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan makanan pendamping ASI (MP-ASI).

Ketua tim Pengabdi, Septiyanti, S.Gz., M.Kes., mengatakan dalam pembuatan makanan pendamping ASI, tidak selalu berbicara tentang bahan yang mahal dan sulit ditemui.

MP-ASI dapat dibuat dari bahan pangan lokal yang mudah ditemui di pasaran. Bahan MP-ASI yang bisa digunakan, seperti beras, ikan, labu kuning, wortel, ayam, serta bahan-bahan lain yang mudah didapatkan.

“Dalam membuat MP-ASI juga tidak memerlukan perlengkapan masak khusus, cukup memanfaatkan perlengkapan memasak yang tersedia di rumah. Dengan memperkenalkan MP-ASI berbahan pangan lokal, diharapkan anak sudah bisa mengenal makanan keluarga pada usia 12 bulan.” katanya.

Dalam materinya, Andi Dian Purnamasari, S.Gz. menjelaskan peningkatan tekstur MP-ASI harus disesuaikan dengan pertambahan usia anak.

MP-ASI yang baik adalah yang bertekstur lunak dan padat, tidak cair.

“MP-ASI yang cair biasanya mengandung zat gizi yang lebih sedikit daripada MP-ASI yang bertekstur lebih padat. Hal ini mengakibatkan kadangkala anak cepat merasa lapar.” bebernya.

Selain edukasi, dalam kegiatan ini juga dilakukan praktik pembuatan MP-ASI. Narasumber memperlihatkan contoh MP-ASI dengan tekstur yang baik, serta penjelasan mengenai kandungan kalori dalam MP-ASI.

Dengan diadakannya kegiatan edukasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kader posyandu akan pemberian MP-ASI yang baik kepada anak serta sebagai upaya dalam meningkatkan gizi anak di Desa Padanglampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. (*)

spot_img
spot_img
Terkini

MK Putuskan yang Masuk Kategori Pemuda Berusia 16 Sampai 30 Tahun

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak Permohonan Nomor 222/PUU-XXIII/2025 mengenai pengujian materiil Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor...
Terkait
Terkini

MK Putuskan yang Masuk Kategori Pemuda Berusia 16 Sampai 30 Tahun

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak Permohonan Nomor 222/PUU-XXIII/2025 mengenai pengujian materiil Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor...

Berita Lainnya