IDEAtimes.id, MAKASSAR – Abdul Syukur Kuddus (ASK) menjadi pembeda di lima presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Palopo.
Bagaimana tidak, diantara lima presidium KAHMI, hanya dirinya yang berprofesi sebagai dokter.
KAHMI Palopo sendiri telah menggelar musyawarah daerah (Musda) pada Rabu, (9/11) lalu.
Di musda itu, lima orang ditetapkan sebagai presidium, yaitu Rusdin Said (akademisi STISIP Veteran Palopo), Harianto (Kadis PUPR Palopo), Irwan (Guru SMAN 6 Palopo), Samsul Alam (Wakil Rektor III STISIP Veteran Palopo) dan Abdul Syukur Kuddus (Ketua IDI Palopo).
Meski baru menjabat sebagai presidium KAHMI, ternyata nama Abdul Syukur sudah tidak asing lagi di Kota Palopo.
Ya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) tahun 1999 ini menjabat dibeberapa organisasi.
Diantaranya Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kota Palopo, PSSI Kota Palopo, IDI Kota Palopo serta Dir UDD PMI.
Selain aktif diberbagai organisasi, dokter bedah ini juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Palopo.
Saat ditemui, Abdul Syukur kepada awak media mengatakan, KAHMI ke depan harus lebih banyak mendekatkan diri ke masyarakat.
Apalagi, kata dia, lima presidium diisi oleh orang-orang yang hebat dan masih muda.
“Kita berharap KAHMI Palopo selalu solid, sehingga selama 5 tahun ke depan bisa bermanfaat untuk HMI, KAHMI serta masyarakat Kota Palopo melalui sumbangsi keislaman dan kebangsaan.” ujar Dokter spesialis bedah ini, Sabtu, (12/11).
Selain itu, peran KAHMI diberbagai sektor, lanjut Dokter Syukur sapaannya harus terus dilakukan seperti agenda sosial.
“Peranan paling penting ialah bagaimana KAHMI ini terus hadir di tengah masyarakat terkhusus pada agenda sosial kemasyarakatan. Jangan sampai banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan tapi tak ada yang tau.” tandas mantan sekretaris HMI Kedokteran UMI ini. (*)