IDEAtimes.id, MAKASSAR – Menyambut hajatan pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama 18 partai politik peserta pemilu serta sejumlah lapisan masyarakat di Makassar melakukan deklarasi damai di Anjungan Losari, Kota Makassar, Kamis (20/7/2023).
“KPU bersama 18 partai politik peserta pemilu serta sejumlah lapisan masyarakat melakukan deklarasi pemilu damai. Ini bukti kita siap sambut pemilu 2024. Mereka 18 pimpinan partai politik sepakat menandatangani pakta integritas,” kata Ketua KPU Makassar Faridl Wajdi.
Selain membacakan ikrar Deklarasi Pemilu Damai yang dilakukan oleh Ketua Komisi Pemlihan Umum KPU Kota Makassar, Farid Wajdi, masing-masing yang hadir dalam Deklarasi Pemilu Damai tersebut juga membubuhkan tanda tangan yang diwakili masing-masing perwakilan.
“Deklarasi pemilu damai ini ditandatangani oleh seluruh Forkopimda, seluruh pimpinan partai politik deklarasi semua, bahwa kami siap melaksanakan pemilu dalam situasi damai, terkendali,” jelasnya.
Setelahnya, mereka melanjutkan kirab pemilu dengan berkeliling di sejumlah ruas jalan protokol yang ada di Kota Makassar, sebagai bentuk sosialisasi pemilu jelang helatan pesta demokrasi 2024 mendatang.
Faridl Wajdi menilai, Makassar selalu menjadi perhatian serius dalam perhelatan kontestasi pemilu maupun pemilihan kepala daerah 2024.
Sehingga, Pemilu 2024 mendatang, diperlukan ada kerja sama dari semua pihak untuk menciptakan Pemilu berjalan aman dan damai.
“Makassar ini selalu masuk zona merah. Merah itu artinya Makassar selalu ada di zona siaga (rawan terjadi konflik),” kata Faridl.
Terutama kepada jajaran partai politik, diharapkan selalu menjaga keharmonisan baik internal maupun eksternal parpol.
“Dengan banyaknya warna yang hadir hari ini, ini memberikan kesan kepada kita semua, Insyaallah di Tahun 2024 kita akan menyelenggarakan Pemilu dengan banyak kegembiraan,” tandasnya.
Dia mengaku optimis bahwa Pemilu 2024 akan berjalan sesuai yang diharapkan. Tentunya dengan semua warna yang ada di sini
“Hari ini Insya Allah kegiatan kita akan rangkaian dengan deklarasi Pemilu yang damai. Tentunya dengan semua warna yang ada di sini tahun 2024 kita akan menyelenggarakan Pilkada dengan banyak kegembiraan,” tutupnya.
Sedangkan, Komisioner KPU Makassar, Endang Sari, mengatakan, peserta Kirab Pemilu dihadiri sekitar 2000 peserta. Pesertanya berasal berbagai komunitas, termasuk TNI-POLRI, dan Pemkot Makassar.
“Selanjutnya, Kirab Pemilu dilaksanakan sampai 15 Agustus 2023 mendatang. Kami menerima Bendera Kirab Pemilu dari Ketua KPU Maros Syamsu Rizal. Jadi Kirab Pemilu ini dilaksanakan sampai pertengahan Agustus mendatang dengan melakukan sosialisasi terkait Pemilu 2024,” kata Endang Sari.
Sebagaimana diketahui, kegiatan seremonial ini merupakan program nasional. Hal ini dilakukan untuk menyongsong satu tahun menuju peringatan pesta demokrasi yang digelar pada 14 Februari 2024.
Endang Sari berharap, pemilu serentak tahun 2024 khususnya di Kota Makassar dapat berjalan aman, damai dan tertib.
“Insya Allah, Jumat 21 Juli kita akan mulai adakan sosialisasi berbagai pendidikan pemilih. Kami akan menyasar semua lapisan masyarakat dan mengajak menyukseskan Pemilu Serentak 2024,” tandasnya.
“Tentunya dengan semua warna yang ada di sini dan Insyaallah tahun 2024 kita akan menyelenggarakan Pilkada dengan banyak kegembiraan,” tambahnya. (*)