IDEAtimes.id, MAKASSAR – Petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mendata sebanyak 6,3 juta lebih penduduk selama dua pekan proses pencocokan dan penelitian (Coklit) Pilkada Serentak 2024.
Hal itu berdasarkan data Coklit KPU Sulsel per Minggu (7/7/2024) pukul 15.00 WITA. Jumlah tersebut tersebar pada 24 kabupaten kota dengan progres Coklit Pilkada mencapai 92,64 persen.
Komisioner KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi Romy Harminto mengatakan, proses Coklit Pilkada telah berjalan 14 hari sejak dimulai pada 24 Juni 2024.
“Progres secara nasional Sulsel menempati posisi ke-5 tertinggi nasional. Proses coklit ini sudah berjalan 14 hari dan tersisa 16 hari ke depan,” kata Romy Harminto dalam keterangan tertulis, Minggu (7/7).
Pantarlih Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi daerah pertama di Sulsel yang merampungkan 100 persen Coklit pilkada dengan jumlah 231.986 data pemilih.
Disusul Kabupaten Takalar dengan proggres 98,10 persen serta Luwu 97,76 persen.
Proses Coklit pilkada di Kepulauan Selayar tercatat masih paling rendah di Sulsel per 7 Juli.
Meski Coklit Pilkada Serentak 2024 masih tersisa waktu kurang-lebih dua pekan, tapi KPU Sulsel menargetkan 24 kabupaten kota sudah merampungkan proses tersebut pada 9 Juli.
“Target di Sulsel kami hari Selasa tanggal 9 Juli sudah rampung semua. Dan kami akan koordinasi dengan teman-teman Bawaslu untuk mendiskusikan dan menindak lanjuti jika terdapat temuan dari Bawaslu,” kata Romy.
Mantan Anggota KPU Makassar ini meminta warga Sulsel yang belum dicoklit pilkada, bisa menyiapkan dokumen yang dibutuhkan oleh Pantarlih.
“Terakhir untuk Pantarlih di 24 kabupaten kota, terima kasih kawan, kalian hebat,” pungkas Romy. (*)