IDEAtimes.id, MAKASSAR – Pengurus E-sport Indonesia (ESI) Kota Makassar beli handphone mewah hingga game console usai terima dana hibah, kok bisa ?
Memanfaatkan dana hibah yang diterima untuk memperkuat sarana dan prasarana penunjang pembinaan atlet, ESI kota Makassar langsug bergerak cepat.
Dimana, ESI kota Makassar bergerak cepat membeli sejumlah fasilitas guna menunjang aktivitas latihan dan manajemen tim.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas latihan dan kesiapan atlet menghadapi berbagai kejuaraan.
Fasilitas tersebut meliputi satu unit meja game, satu unit PlayStation 5 lengkap dengan dua stik, serta satu unit televisi game yang digunakan sebagai sarana latihan dan simulasi pertandingan.
Selain itu, ESI Kota Makassar juga melengkapi kebutuhan operasional dengan pengadaan perangkat komunikasi dan dokumentasi berupa satu unit iPhone 16 Pro Max serta tiga unit Samsung S25 Ultra.
Perangkat tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas manajemen, pelaporan kegiatan, dokumentasi pertandingan, hingga kebutuhan komunikasi resmi organisasi.
Ketua ESI Kota Makassar Hasrul Kaharuddin menegaskan bahwa seluruh pengadaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan program pembinaan atlet e-sport di Kota Makassar.
Fasilitas yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet yang kompetitif dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
“Kami berkomitmen memaksimalkan dana hibah untuk mendukung pengembangan e-sport di Makassar, khususnya dalam penyediaan sarana latihan dan penguatan manajemen organisasi,” ujar perwakilan pengurus ESI Kota Makassar usa menerima tim Monev KONI kota Makassar di sekretariat ESI, jalan Skarda, Kecamatan Rappocini, Kamis, (08/1/2026) malam.
Dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap kata Arul sapaan akrabnya, ESI Kota Makassar optimistis pembinaan atlet e-sport dapat berjalan lebih terarah dan profesional.
“Ke depan, organisasi kita menargetkan peningkatan prestasi atlet serta kontribusi nyata dalam memajukan ekosistem e-sport di Kota Makassar. Apalagi jelang Porprov di Kabupaten Bone dan Wajo.” tutupnya. (*)