IDEAtimes.id, MAKASSAR – Pencarian jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mulai membuahkan hasil.
Setelah serpihan pesawat ditemukan oleh Tim SAR, kini salah satu dari 11 orang yang ada di pesawat saat kecelakaan ditemukan.
Berdasarkan informasi, pada pukul 13.43 WITA, tim yang berada di puncak lokasi kejadian melaporkan telah menemukan satu korban di area bawah tebing gunung Bulusaraung.
Saat ini, korban tersebut sementara dalam proses evakuasi dengan memperhatikan faktor keselamatan mengingat medan yang terjal dan cuaca yang dinamis.
Selanjutnya, pada pukul 13.56 WITA, sebanyak tujuh personel Tim Aju dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban melalui jalur pendakian, yang dinilai sebagai rute paling memungkinkan untuk membawa korban ke titik aman.
Tak berselang lama, pada pukul 13.57 WITA, SRU 3 kembali menemukan kepingan pesawat berupa bagian tangga dan kursi, yang diduga kuat merupakan bagian dari badan pesawat ATR.
Temuan tersebut telah diamankan dan dilaporkan kepada komando lapangan sebagai bagian dari data pendukung investigasi.
Satu Korban Ditemukan
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar, memastikan satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, ditemukan
Korban berjenis laki-laki itu ditemukan dalam kedaan meninggal dunia di sekitaran serpihan pesawat.
“Pada pukul 14.20 WITA, tim menemukan satu korban laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 04°54’44” S dan 119°44’48” E, di sekitar serpihan pesawat. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung,” kata dia, Minggu (18/1/2026). (*)