Rabu, Januari 28, 2026

Unras Besar-Besaran 23 Januari Tuntut Pemekaran, Besok Trans Sulawesi di Luwu Raya Ditutup Total

Terkait

IDEAtimes.id, PALOPO – Jalur Trans Sulawesi yang melintasi wilayah Luwu Raya dipastikan akan lumpuh total pada Jumat, 23 Januari 2026.

Kondisi ini disebabkan oleh rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar secara serentak di sejumlah titik strategis.

Aksi demonstrasi tersebut diprakarsai oleh mahasiswa, pemuda, dan elemen masyarakat Luwu Raya, yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WITA hingga sore hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat titik utama aksi unjuk rasa yang berpotensi menutup total akses Jalan Trans Sulawesi, masing-masing berada di, Kabupaten Luwu, tepatnya di wilayah Belopa dan Walmas
Kota Palopo, Kabupaten Luwu Utara, di ruas jalan antara Sabbang–Masamba dan Kabupaten Luwu Timur.

Penutupan jalan diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas antarprovinsi, termasuk distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Luwu, sekaligus sebagai bentuk tuntutan percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya, yang dinilai hingga kini belum mendapat kepastian dari pemerintah pusat.

Dalam dua pekan terakhir, gelombang demonstrasi terkait isu pemekaran Provinsi Luwu Raya terus berlangsung di berbagai daerah, melibatkan beragam elemen masyarakat dan mahasiswa.

Massa aksi menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan aspirasi hingga tuntutan tersebut mendapat respons konkret dari pemerintah.

Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalur Trans Sulawesi di wilayah Luwu Raya, serta mencari jalur alternatif guna mengantisipasi kemacetan dan potensi penutupan total jalan.

Salah satu kelompok massa aksi yang dihubungi sekaitan aksi besok membenarkan adanya unjuk rasa besar-besaran di Luwu Raya.

“Iya (benar) besok unras besar-besaran, kalau saya sama teman-teman dari Makassar aksinya di Walmas, kemudian teman-teman lain ada di Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur.” ungkap Hafid saat dihubungi, Kamis, (22/1).

Dia menambahkan, aksi ini sebagai bentuk dukungan dan mendesak pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Prabowo untuk memekarkan provinsi Luwu Raya.

Polres Luwu Imbau Masyarakat Tidak Keluar Rumah

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Luwu, AKP Syarifuddin, mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan yang akan melintas di wilayah Kabupaten Luwu agar menunda perjalanan sementara waktu pada Jumat, 23 Januari 2026, apabila tidak bersifat penting atau mendesak.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana adanya aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di Desa Batulappa Kecamatan Larompong Selatan tepatnya di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo dan kemungkinan juga terdapat titik aksi lain yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

AKP Syarifuddin meminta para pengendara, baik yang datang dari arah utara maupun selatan, untuk menghindari jalur tersebut dan mencari rute alternatif jika memungkinkan.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak terjebak dalam kepadatan kendaraan maupun kemacetan panjang di sekitar lokasi aksi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang hendak melintas di wilayah Luwu agar menunda perjalanan jika tidak mendesak. Ini untuk menghindari potensi kemacetan akibat adanya kegiatan unjuk rasa,” ujar AKP Syarifuddin kepada media, Rabu, 21 Januari 2026. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Siang Ini, Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Sulsel di Hotel Claro, Ketuanya Ferirae Gandi 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep Dijadwalkan melantik pengurus DPW PSI Sulsel 2026-2031. Pelantikan...
Terkait
Terkini

Siang Ini, Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Sulsel di Hotel Claro, Ketuanya Ferirae Gandi 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep Dijadwalkan melantik pengurus DPW PSI Sulsel 2026-2031. Pelantikan...

Berita Lainnya