IDEAtimes.id, LUWU – Jalan trans Sulawesi di wilayah Luwu Raya hari ini, Jumat, 23 Januari 2026 mengalami kelumpuhan total.
Hal ini disebabkan adanya aksi unjuk rasa besar-besaran dari elemen mahasiswa dan masyarakat menuntut pemekaran DOB Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
Dari pantauan di lokasi, unras di wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas), massa aksi melakukan blokade jalan trans dengan membakar ban.
Bahkan, blokade itu diperkuat oleh dukungan masyarakat dengan menebang pohon berukuran besar dan menutup jalanan.
“Provinsi Luwu Raya harus mekar, bapak Presiden harus melihat perjuangan kami mahasiswa, masyarakat, ini impian sejak dulu.” ungkap salah satu orator.
Mereka mengatakan, selama ini provinsi Sulawesi Selatan tidak berlaku adil terhadap pembangunan di Luwu Raya.
“Kami melihat ada ketimpangan sosial baik dari segi pembangunan mau pun ekonomi. Pemprov Sulsel hanya mengambil hasil bumi tapi tidak dikembalikan dengan sempurna.” tutupnya.
Sampai saat ini, aksi unjuk rasa berlangsung disejumlah titik di Luwu Raya.
Diantaranya Belopa, Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur. (*)