Rabu, Februari 4, 2026

Judas Amir “Kebelet” jadi PAW Rusdi Masse di DPR, Meski Suara Cuma 12 Ribu

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Perebutan kursi Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI Dapil 3 Sulsel untuk fraksi NasDem Rusdi Masse kian memanas.

NasDem memiliki dua kursi di Dapil tersebut yang diisi oleh Rusdia Masse atau RMS dan Eva Stefani Rataba.

Namun, baru dua tahun berjalan, RMS menyatakan sikap mundur dari partai NasDem sekaligus meninggalkan kursinya di DPR.

Alhasil, saat ini NasDem sedang kekosongan satu kursi di Dapil yang meliputi Sidrap, Pinrang, Enrekang, Toraja, Toraja Utara, Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur.

Ada tiga nama yang berpeluang masuk menggantikan RMS sesuai perolehan suara terbanyak.

Yang pertama adalah Putri Dakka meraih 53 ribu suara disusul Andi Aslam 43.580 dan Hayarna Basmin 29.162 ribu kemudian Judas Amir 12.669 ribu.

Diantara empat nama itu, dua diantaranya mengundurkan diri di mana Putri Dakka resmi berstatus kader PDIP saat bertarung di Pilwalkot Palopo.

Sementara itu, Andi Aslam yang juga mantan Bupati Pinrang itu juga menyatakan sikap mengundurkan diri.

Saat ini tersisa dua nama yang bisa menjadi PAW RMS yaitu Hayarna Basmin dan Judas Amir.

Jika merujuk regulasi partai dan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Hayarna Basmin dipastikan akan mengganti RMS dengan melihat perolehan suara.

Artinya, Judas Amir yang juga ingin duduk di DPR harus gigit jari karena suaranya hanya berada diurutan bawah.

Pengurus DPW NasDem “Bela Judas

Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW NasDem Sulsel, Tobo Haeruddin, buka suara soal PAW RMS.

Menurutnya, DPW sedang mengevaluasi sejumlah nama calon pengganti antar waktu (PAW) berdasarkan perolehan suara Pemilu Legislatif 2024, status keanggotaan partai, serta tingkat loyalitas kader.

“Setelah meninjau perolehan suara di bawah RMS, kami memprioritaskan figur yang masih ‘steril’, tidak bermasalah, dan memiliki rekam jejak loyal terhadap partai. Nama tersebut akan kami usulkan ke DPP NasDem atas keputusan DPW,” kata Tobo, Selasa, (03/2).

“Putri Dakka telah bertarung di Palopo melawan NasDem melalui PDIP. Artinya, secara politik ia sudah tidak bersyarat untuk diusulkan,” tegas Tobo.

Tobo menekankan rekam jejak dan kontribusi Judas terhadap partai, termasuk dua kali memenangkan NasDem di Kota Palopo serta pengabdiannya sebagai Ketua DPD NasDem di Luwu dan Palopo.

“Judas adalah yang paling steril. Dari segi kontribusi dan loyalitas, ia jelas unggul. Ia dua kali memenangkan NasDem di Palopo, dan dari sisi loyalitas serta rekam jejak, ia paling tidak bermasalah,” ujar Tobo.

Judas Amir dinilai berhasil membesarkan partai di wilayah basisnya, sehingga prestasi tersebut layak dihargai dalam pertimbangan PAW.

Proses pengusulan resmi ke DPP NasDem akan dilakukan setelah rapat internal DPW Sulsel.

Judas Amir Dinilai “Kebelet” ingin Duduk di DPR

Lembaga Pemerhati Pemerintah, Politik, dan Demokrasi (LP2D) menilai Judas Amir terlalu “kebelet” menjadi anggota DPR tanpa memahami situasi.

Direktur LP2D bidang pemerintahan Adit menilai, raihan suara Judas di Pileg harusnya disadari sebagai politisi.

“Memang mekanismenya semua bisa diatur di Partai tapi, secara regulasi, ll Judas Amir harus sadar diri juga bahwa saya ini perolehan suaraku hanya didasar lautan.” ungkap Adit.

“Jangan karena sudah “nganggur” terus mau “kebelet” sekali. Hargailah proses politik, NasDem itu partai besar, tidak sembrono dalam mengambil keputusan.” tuturnya. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Dinkes Sulsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 612 Personil Satpol PP 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 612 personel Satuan Polisi Pamong Praja...
Terkait
Terkini

Dinkes Sulsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 612 Personil Satpol PP 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 612 personel Satuan Polisi Pamong Praja...

Berita Lainnya