Jumat, Februari 20, 2026

Jabat Dirut RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, Dokter Annas Usung Transformasi Lima Dimensi Strategis

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 H, RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo menggelar prosesi serah terima jabatan Direktur Utama.

Momentum tersebut menandai estafet kepemimpinan dari Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An, KIC, KAKV kepada dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, yang resmi dilantik oleh Menteri Kesehatan RI pada 10 Februari 2026.

Dalam sambutannya, dr. Annas Ahmad menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar seremonial, melainkan kesinambungan visi dan penguatan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan unggul bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini bukan sekadar institusi pelayanan kesehatan. Ini adalah tempat harapan. Tempat masyarakat datang dengan kecemasan, doa, dan kepercayaan. Karena itu kita bekerja bukan untuk pujian, tetapi untuk menghadirkan pertolongan dan menjaga martabat kemanusiaan,” tegasnya.

Acara tersebut dihadiri Dewan Pengawas, di antaranya Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa, Kepala Kantor DJKN Sulseltrabar Wibawa Pram Sihombing, Inspektur I Kementerian Kesehatan Heru Susanto, Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, jajaran direksi, serta seluruh civitas hospitalia.

Rekam Jejak dan Pengabdian

Dalam perkenalannya, dr. Annas memaparkan perjalanan kariernya yang dimulai 25 tahun lalu sebagai dokter PTT di Kabupaten Pangkep.

Ia pernah meraih predikat Dokter Teladan Nasional, menjabat Kepala Puskesmas Segeri dengan penghargaan Citra Pelayanan Prima dari Kemenpan-RB, hingga dipercaya menjadi Direktur RSUD Batara Siang Pangkep selama empat tahun.

Pada 2023, melalui seleksi terbuka Kementerian Kesehatan, ia dilantik sebagai Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi dan mengemban amanah selama 2,5 tahun.

Tahun 2025, ia meraih penghargaan Makarti Bhakti Nagari sebagai peserta terbaik Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Kemenkes.

Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Prof. Syafri atas dedikasi dan fondasi standar excellent service yang telah dibangun di RS Wahidin.

“Capaian hari ini adalah fondasi kuat yang menjadi referensi nasional bagi rumah sakit vertikal lainnya. Untuk mempertahankan dan meningkatkannya dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” ujarnya.

Lima Dimensi Strategis

Sebagai langkah awal, dr. Annas akan melakukan rapid assessment komprehensif dalam satu bulan pertama kepemimpinannya, mencakup lima dimensi strategis:

Clinical Excellence – Penguatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Financial Sustainability – Kesehatan finansial yang transparan dan berkelanjutan.

Operational Excellence – Efisiensi proses layanan dan peningkatan aksesibilitas.

Human Capital Transformation – Penguatan kapasitas SDM dan budaya kerja profesional.

Institutional Reputation and Trust – Memastikan RS Wahidin tetap menjadi rujukan utama di kawasan timur Indonesia.

Menurutnya, kepemimpinan bukan tentang satu orang, melainkan kekuatan kolektif dan sinergi seluruh elemen rumah sakit.

“Bertepatan dengan bulan Ramadhan, mari jadikan ini momentum pembaruan niat, memperkuat integritas, memperdalam empati, dan memperkokoh pengabdian,” tutupnya.

Dengan dukungan seluruh jajaran danpemangku kepentingan, dr. Annas optimistis RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo akan terus melangkah lebih maju, kuat, dan bermartabat dalam melayani masyarakat. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Pelantikan Pejabat Beruntun Wali Kota Palopo Naili : 13, 18 dan 19 Februari

IDEAtimes.id, PALOPO - Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal baru saja melakukan pelantikan pejabat sebanyak tiga kali dalam waktu...
Terkait
Terkini

Pelantikan Pejabat Beruntun Wali Kota Palopo Naili : 13, 18 dan 19 Februari

IDEAtimes.id, PALOPO - Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal baru saja melakukan pelantikan pejabat sebanyak tiga kali dalam waktu...

Berita Lainnya