Senin, Maret 2, 2026

Main Tembak-tembakan Gel di Jalan, Kapolrestabes Makassar : Bisa Berujung Pidana!

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Selama bulan suci Ramadan, Kota Makassar dihebohkan dengan maraknya permainan tembak-tembakan menggunakan senjata peluru gel yang digandrungi remaja dan anak muda.

Hampir di sejumlah wilayah kota, kelompok remaja terlihat membawa senjata mainan tersebut untuk bermain perang-perangan.

Aktivitas itu kerap dilakukan dengan saling kejar di jalan umum, lorong, hingga ruang publik lainnya.

Kepolisian pun menilai permainan tersebut membahayakan berbagai pihak, termasuk penggunanya sendiri, terutama ketika dilakukan di jalan raya yang dilalui kendaraan.

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, mengatakan pihaknya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait aktivitas tersebut.

“Ya, kami sudah menerima banyak komplain dari masyarakat terkait permainan remaja yang tidak bertanggung jawab menggunakan senapan ini untuk main perang-perangan di jalan sehingga mengganggu ketenangan masyarakat, terutama yang melintas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu, (01/3).

Ia menegaskan, jajaran kepolisian setiap hari melaksanakan patroli untuk membubarkan kelompok remaja yang bermain di ruang publik.

Selain itu, polisi juga memberikan edukasi terkait bahaya penggunaan senjata peluru gel tersebut.

“Kita setiap hari melaksanakan patroli untuk membubarkan mereka dan memberikan pemahaman bahwa senjata itu memang senjata mainan, tapi kalau kena mata bisa menyebabkan kebutaan,” jelasnya.

Menurutnya, risiko yang ditimbulkan bukan hanya cedera akibat peluru gel, tetapi juga potensi kecelakaan lalu lintas.

Jika peluru mengenai pengendara motor dan menyebabkan hilang keseimbangan hingga terjatuh, hal itu bisa berujung pada kecelakaan fatal.

“Kalau terkena masyarakat yang sedang mengendarai motor lalu hilang keseimbangan dan jatuh, itu bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, bisa luka bahkan bisa meninggal dunia. Yang tadinya tidak ada pidana, justru bisa menjadi pidana,” tegasnya.

Selain itu, permainan tersebut juga berpotensi memicu konflik antar kelompok remaja yang berujung pada perkelahian massal.

Karena itu, Kapolrestabes mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam permainan perang-perangan menggunakan senjata gel.

“Terrutama di jalan umum yang dapat mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan bersama.” tutupnya. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

PB HMI Desak Presiden Prabowo Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump

IDEAtimes.id, JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Wakil Sekretaris Jenderal Mahmud menyampaikan pernyataan tegas terkait...
Terkait
Terkini

PB HMI Desak Presiden Prabowo Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump

IDEAtimes.id, JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Wakil Sekretaris Jenderal Mahmud menyampaikan pernyataan tegas terkait...

Berita Lainnya