31 C
Indonesia
Rabu, Desember 1, 2021

85 Guru SMP di Bantaeng punya Strategi Baru Proses Belajar Mengajar

Wajib Baca

Ruas Batas Gowa-Tondong di Sinjai Tidak Dapat Dilalui Akibat Longsor, Plt Gubernur Turunkan Dinas PUTR

IDEAtimes.id, SINJAI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merespon cepat dalam penanganan jalan yang mengalami longsor di Kabupaten Sinjai. Tepatnya...

Talib Mustafa Sebut Andi Rahim Sosok Pemuda Multi Talenta

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Akademisi asal Tana Luwu, Abdul Talib Mustafa, memuji Andi Abdullah Rahim sebagai sosok pemuda multi talenta. Tokoh...

Pemprov Sulsel Pindahkan SMAN 12 Mappak Toraja Pasca Diterjang Longsor

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pendidikan merespon cepat penanganan kerusakan ruang kelas di Sekolah...

IDEAtimes.id, BANTAENG – Sebanyak 85 tenaga guru setingkat SMP di Bantaeng perayaan belajar Program Sekolah Merdeka Belajar Bantaeng via Zoom, Sabtu 28 Agustus 2021.

Program ini adalah ikhtiar peningkatan kapasitas guru di Bantaeng. Program ini sudah dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Ini adalah hasil kolaborasi dari berbagai macam pihak, seperti Sekolah Merdeka Belajar, Yayasan Guru Belajar, Komunitas Guru Belajar Nusantara, Jaringan Sekolah Madrasah Belajar, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng.

Terdapat 85 guru dan kepala sekolah yang ikut dalam kegiatan ini yang tersebar di 20 sekolah jenjang SMP. Dengan total capaian penyelesaian program mencapai 93.67%.

Ketua Sekolah Merdeka Belajar, Rizky Rahmat Hani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi guru yang telah mengikuti program dengan sangat antusias. Dia mengatakan, perayaan ini bukanlah akhir dari rangkaian proses belajar yang sudah dijalani.

Hal ini adalah langkah awal dari perubahan baik yang akan dilakukan di kelas masing-masing.

Dia menambahkan, program SMB ini adalah ikhtiar untuk menggerakkan dari sekolah model abad 19 yang hanya berfokus pada penyampaian konten.

Melalui program ini, guru akan lebih berfokus pada sekolah model abad 21 yang juga berfokus pada peningkatan kompetensi murid sesuai dengan tuntutan zaman.

“Sekolah abad 21 adalah sekolah yang memberikan kontribusi pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Bukan hanya selesai di atas kertas,” kata dia.

Di Program SMB, ada enam modul yang diselesaikan oleh guru. Di antaranya adalah Strategi pelibatan keluarga di satuan pendidikan, dan Pembelajaran merdeka belajar berbasis kompetensi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris mengungkapkan kebanggaannya yang melihat gairah belajar guru-guru, dan perubahan yang telah mereka lakukan di kelas.

Baginya, guru tak bisa lagi mengajar hanya untuk menggugurkan kewajiban, itu adalah masa lalu yang tidak boleh terulang lagi.

Program SMB membuka cakrawala berpikir guru dengan menjadikan mengajar sebagai sesuatu yang menyenangkan hati.

Tak lupa, beliau juga mengingatkan bagi guru yang telah mengikuti program SMB ini agar menjadi agent of change di sekolahnya masing-masing.

“Menggerakan sekolah dengan mengimbaskan apa yang telah dipelajari kepada guru yang tidak mengikuti program. Dengan demikian maka virus merdeka belajar menyebar luas di Bantaeng,” jelas dia.(*)

- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, BANTAENG – Sebanyak 85 tenaga guru setingkat SMP di Bantaeng perayaan belajar Program Sekolah Merdeka Belajar Bantaeng via Zoom, Sabtu 28 Agustus 2021.

Program ini adalah ikhtiar peningkatan kapasitas guru di Bantaeng. Program ini sudah dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Ini adalah hasil kolaborasi dari berbagai macam pihak, seperti Sekolah Merdeka Belajar, Yayasan Guru Belajar, Komunitas Guru Belajar Nusantara, Jaringan Sekolah Madrasah Belajar, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng.

Terdapat 85 guru dan kepala sekolah yang ikut dalam kegiatan ini yang tersebar di 20 sekolah jenjang SMP. Dengan total capaian penyelesaian program mencapai 93.67%.

Ketua Sekolah Merdeka Belajar, Rizky Rahmat Hani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi guru yang telah mengikuti program dengan sangat antusias. Dia mengatakan, perayaan ini bukanlah akhir dari rangkaian proses belajar yang sudah dijalani.

Hal ini adalah langkah awal dari perubahan baik yang akan dilakukan di kelas masing-masing.

Dia menambahkan, program SMB ini adalah ikhtiar untuk menggerakkan dari sekolah model abad 19 yang hanya berfokus pada penyampaian konten.

Melalui program ini, guru akan lebih berfokus pada sekolah model abad 21 yang juga berfokus pada peningkatan kompetensi murid sesuai dengan tuntutan zaman.

“Sekolah abad 21 adalah sekolah yang memberikan kontribusi pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Bukan hanya selesai di atas kertas,” kata dia.

Di Program SMB, ada enam modul yang diselesaikan oleh guru. Di antaranya adalah Strategi pelibatan keluarga di satuan pendidikan, dan Pembelajaran merdeka belajar berbasis kompetensi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris mengungkapkan kebanggaannya yang melihat gairah belajar guru-guru, dan perubahan yang telah mereka lakukan di kelas.

Baginya, guru tak bisa lagi mengajar hanya untuk menggugurkan kewajiban, itu adalah masa lalu yang tidak boleh terulang lagi.

Program SMB membuka cakrawala berpikir guru dengan menjadikan mengajar sebagai sesuatu yang menyenangkan hati.

Tak lupa, beliau juga mengingatkan bagi guru yang telah mengikuti program SMB ini agar menjadi agent of change di sekolahnya masing-masing.

“Menggerakan sekolah dengan mengimbaskan apa yang telah dipelajari kepada guru yang tidak mengikuti program. Dengan demikian maka virus merdeka belajar menyebar luas di Bantaeng,” jelas dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

PT Vale Indonesia Hentikan Operasi, Luwu Timur Terancam Kehilangan APBD Rp 200 Miliar

IDEAtimes.id, Makassar;- Perusahaan yang bergerak di Pertambangan yakni PT Vale Indonesia menghentikan Operasinya. Hal ini dilakukan akibat adanya wabah virus covid-19 yang dianggap mengancam seluruh...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Organda se-UIN Alauddin Gelar Diskusi, Tolak Konflik Etnis Antar Mahasiswa

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Organisasi Daerah (Organda) di kampus Universitasn Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar silaturahmi, Senin, (29/11/2021). Selain memperlihatkan...

Stok Aman, Presiden Jokowi : Pemerintah Belum Pernah Impor Beras Selama 2021

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021...

Jenguk Mahasiswa Korban Penyerangan, Plt Gubernur : Biaya Perawatan dan Pekerjaan Kami Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjenguk korban penyerangan pada asrama mahasiswa yang kini...

IDEAtimes.id, BANTAENG – Sebanyak 85 tenaga guru setingkat SMP di Bantaeng perayaan belajar Program Sekolah Merdeka Belajar Bantaeng via Zoom, Sabtu 28 Agustus 2021.

Program ini adalah ikhtiar peningkatan kapasitas guru di Bantaeng. Program ini sudah dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Ini adalah hasil kolaborasi dari berbagai macam pihak, seperti Sekolah Merdeka Belajar, Yayasan Guru Belajar, Komunitas Guru Belajar Nusantara, Jaringan Sekolah Madrasah Belajar, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng.

Terdapat 85 guru dan kepala sekolah yang ikut dalam kegiatan ini yang tersebar di 20 sekolah jenjang SMP. Dengan total capaian penyelesaian program mencapai 93.67%.

Ketua Sekolah Merdeka Belajar, Rizky Rahmat Hani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi guru yang telah mengikuti program dengan sangat antusias. Dia mengatakan, perayaan ini bukanlah akhir dari rangkaian proses belajar yang sudah dijalani.

Hal ini adalah langkah awal dari perubahan baik yang akan dilakukan di kelas masing-masing.

Dia menambahkan, program SMB ini adalah ikhtiar untuk menggerakkan dari sekolah model abad 19 yang hanya berfokus pada penyampaian konten.

Melalui program ini, guru akan lebih berfokus pada sekolah model abad 21 yang juga berfokus pada peningkatan kompetensi murid sesuai dengan tuntutan zaman.

“Sekolah abad 21 adalah sekolah yang memberikan kontribusi pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Bukan hanya selesai di atas kertas,” kata dia.

Di Program SMB, ada enam modul yang diselesaikan oleh guru. Di antaranya adalah Strategi pelibatan keluarga di satuan pendidikan, dan Pembelajaran merdeka belajar berbasis kompetensi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris mengungkapkan kebanggaannya yang melihat gairah belajar guru-guru, dan perubahan yang telah mereka lakukan di kelas.

Baginya, guru tak bisa lagi mengajar hanya untuk menggugurkan kewajiban, itu adalah masa lalu yang tidak boleh terulang lagi.

Program SMB membuka cakrawala berpikir guru dengan menjadikan mengajar sebagai sesuatu yang menyenangkan hati.

Tak lupa, beliau juga mengingatkan bagi guru yang telah mengikuti program SMB ini agar menjadi agent of change di sekolahnya masing-masing.

“Menggerakan sekolah dengan mengimbaskan apa yang telah dipelajari kepada guru yang tidak mengikuti program. Dengan demikian maka virus merdeka belajar menyebar luas di Bantaeng,” jelas dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Stok Aman, Presiden Jokowi : Pemerintah Belum Pernah Impor Beras Selama 2021

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -