IDEAtimes.id, MAKASSAR – Walikota Makassar terpilih Moh. Ramdhan Pomanto memaparkan rencana adaptasi ekonomi Makassar dalam rangka pemulihan ekonomi di Masa pandemi Covid-19.
Pemaparan ini ia sampaikan saat menghadiri diskusi via zoom bersama kolega dan Enterprise Singapura, Selasa, (2/2/2021).
Danny sapaannya mengatakan, bahwa solusi untuk bangkit dimasa pandemi ialah bukan melakukan lockdown melainkan monitoring dan controlling.
“Secara antusias saya menyampaikan bahwa solusi untuk bangkit dalam masa pandemi adalah dengan total monitoring dan total controlling dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, bukan dengan lockdown.” ungkap Danny, Selasa, (2/2/2021).
Menurunkan angka kasus Covid-19, kata Danny adalah fokus utama, namun memulihkan ekonomi warga adalah hal yang mendesak.
“Mengontrol kedisiplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan tidak bisa dilakukan dengan penerapan disiplin secara manual.” urainya.
“Kita berhadapan dengan manusia yang kompleks. Untuk wilayah kota Makassar sendiri, dengan jumlah penduduk 2 juta jiwa, kami telah menyiapkan program berbasis IT.” papar dia.
Mantan walikota Makassar sejuta prestasi ini mengatakan, Health Protocol Guard diharapkan akan menunjukkan efek yang signifikan.
Meski begitu, dalam setiap program kami selalu mengedepankan prinsip Sombere’ dan Smart City serta menetapkan Touching Heart Protocol, dengan tujuan untuk menyentuh hati masyakarat agar memahami dan ikut berpartisipasi aktif sebagai bentuk kepedulian.
“Saya meyakini bahwa strong leadership mesti diikuti dengan adaptif leadership. Bersama semua warga Makassar, saya dan Bu Fatma optimis membawa Makassar kembali pulih dan menjadi lebih baik.” tutup dia.
(Iksan/Fadil)