IDEAtimes.id, MAKASSAR – Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX AMPI Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga berlangsung deadclok.
Pimpinan sidang Musda AMPI Sulsel yang merupakan utusan DPP AMPI, Gideon saat ditemui wartawan menjelaskan alasan dirinya menunda pelaksanaan Musda.
“Kami dari DPP menunda pelaksanaan Musda ke-9 AMPI Sulsel dikarenakan tidak bisa bermufakat di dalam forum dan kami memutuskan untuk meninggalkan lokasi dan tidak dapat dilanjutkan dikarenakan
pimpinan sidang salah satunya adalah unsur DPP yang memiliki mandat resmi,” ujarnya, Senin, (10/10/2022) dinihari.
DPP AMPI, kata dia, akan segera menetapkan Pelaksana tugas DPD AMPI Sulsel untuk menjalankan mekanisme organisasi dan melanjutkan proses Musda.
“Kami sedang mengupayakan menunjuk pelaksana tugas untuk melanjutkan Musda AMPI Sulsel,” tambah Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan Wilayah DPP AMPI.
Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa apabila ada Musda AMPI Sulsel yang dilanjutkan tanpa kehadiran DPP AMPI, maka hal itu adalah ilegal.
“Kalau ada Musda yang dilanjutkan tanpa kehadiran DPP AMPI sesuai denganTatib Musda Pasal 10, maka Musda tersebut adalah Musda Ilegal,” tandasnya.
Nurhaldin Halid Klaim Aklamasi
di waktu yang bersamaan Nurhaldin Halid secara resmi mengklaim terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Sulawesi Selatan periode 2022/2027.
Penetapan Nurhaldin sebagai ketua ini melalui Musda IX AMPI Sulsel yang berlnagsung Senin, (10/10) dinihari.
“Musda IX AMPI Sulsel ini juga menetapkan Andi Nurhaldin Nurdin Halid sebagai Ketua terpilih secara Aklamasi. Untuk selanjutnya akan melanjutkan tongkat estafet keemimpinan organisasi pemuda pembaharu ini,” kata pengurus AMPI Sulsel, Nasruddin Upel melansir Tribuntimur.com.
Upel mengatakan, meski berlangsung alot namun musda berjalan dinamis dan sesuia dengan keputusan organisasi. (*)