Rabu, Januari 28, 2026

Dinkes Sulsel Tekan Angka Stunting di Enrekang

Terkait

IDEAtimes.id, ENREKANG – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel), Husni Thamrin, mengatakan, kehadiran 30 pendamping gizi di Kabupaten Enrekang akan melayani ibu hamil dan bayi bawah dua tahun (Baduta).

“Hadirnya Program Gerakan Masyarakat Mencegah Stunting (Gammara’NA) merupakan program pendampingan gizi di daerah lokus. Para pendamping akan tinggal di daerah lokus untuk melayani ibu hamil dan baduta dengan berbagai program intervensi stunting,” kata Husni Thamrin, Senin, 19 Oktober 2020.

Menurutnya, pendamping gizi akan melaksanakan kegiatan pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga, khususnya sasaran 1.000 hari pertama kehidupan serta melakukan pemberdayaan.

“Mereka akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga kita mampu menurunkan prevalensi stunting dari 36,6 persen tahun 2018 menjadi 14 persen di tahun 2023,” terangnya.

Ia menuturkan, pendamping sangat berpengaruh dalam menekan stunting dengan pendekatan berbagai program spesifik untuk ibu hamil dan Baduta.

“Program spesifik menekan stunting dengan pemberian kapsul daun kelor, suplemen multivitamin bagi ibu hamil, PMT Balita, PMT Ibu Hamil dan Multivitamin Taburia untuk 1000 HPK,” jelasnya. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Mengenal Indira Mulyasari, Sekretaris Ferirae Gandi di PSI Sulsel 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pengurus DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031 resmi dilantik. Pelantikan PSI Sulsel berlangsung di...
Terkait
Terkini

Mengenal Indira Mulyasari, Sekretaris Ferirae Gandi di PSI Sulsel 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pengurus DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031 resmi dilantik. Pelantikan PSI Sulsel berlangsung di...

Berita Lainnya