31 C
Indonesia
Wednesday, July 8, 2020

Berkerumun Adu Ayam Saat PSBB, 10 Warga Di Gowa Diamankan

Wajib Baca

Pelaku Penghinaan dan Pengancaman Polisi di Toraja Utara Ditangkap

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelaku penghinaan dan pengancaman anggota Polres Toraja Utara berhasil ditangkap oleh Resmob Polda Sulsel. Pelaku di amankan di...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

PPDB, Gubernur Sulsel: Tidak Ada Lagi Kepala Sekolah Jadi Operator

IDEAtimes.id, Makassar;- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, tidak ingin proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat...

IDEAtimes.id, Gowa;- Ditengah Pandemi Covid-19 jajaran kepolisian Polres Gowa melalui Sat Reskrim melakukan penangkapan terhadap 10 orang warga sementara berkerumun mengadu ayam pasca pemberlakuan PSBB di Kabupaten Gowa.

Kejadian berawal saat Tim Operasi Aman Nusa II Satgas Gakkum melakukan patroli di wilayah hukum Polres Gowa untuk memantau beberapa lokasi tempat usaha yang masih beroperasi kemudian saat itu menemukan adanya sekelompok warga berkerumun disalah satu rumah warga pada Senin (04/05/2020), Pukul 23.30 Wita.

Setelah menyambangi TKP ditemukan para terduga pelaku sementara mengadu ayam kemudian personil mengamankan para terduga pelaku dan beberapa ekor ayam jantan yang berada di TKP Serta beberapa barang bukti lainnya.

Ke 10 terduga pelaku yang diamankan di teras rumah warga sekitar pukul 23.30 Wita berinisial ASR (30), buruh harian, MR (32), Wiraswasta, MN (46), Buruh bangunan, IF (24) gembala sapi, MST (49), Guru SD, RD,(38), MSD,(16), pelajar, MA,( 17), pelajar, RZ(32), dan MZK,(17) pelajar.

Saat dilakukan penangkapan para pelaku juga tidak mengindahkan aturan PSBB dan tak satupun diantara mereka menggunakan APD malah berkerumun dalam jumlah yang banyak dan atas perbuatannya para pelaku langsung digelandang ke Polres Gowa bersama 2 ekor ayam jago dan 1 buah arena sabung ayam, terang Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan/atau pasal 303 bis KUHP dan/atau pasal 93 Undang-undang No. 06 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 1 hingga 10 tahun penjara

Terkait penangkapan Kasat Reskrim Polres Gowa menjelaskan bahwa, dalam kasus sabung ayam masih tahap pemeriksaan dan hingga saat ini belum ditemukan cukup bukti untuk menjerat para pelaku karena tidak ditemukan barang bukti berupa uang taruhan.

“Untuk pelanggaran PSBB sudah sangat jelas terjadi pelanggaran dan kami telah memberikan surat teguran pertama dan bila kembali melakukan maka proses hukum akan diterapkan.”Jelas Jufri, Kamis, 7/5/2020.(*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 
- Advertisement -

TerIDEA

Pelaku Penghinaan dan Pengancaman Polisi di Toraja Utara Ditangkap

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelaku penghinaan dan pengancaman anggota Polres Toraja Utara berhasil ditangkap oleh Resmob Polda Sulsel. Pelaku di amankan di...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Sebelum Positif Corona, Menhub Sempat Keliling Sulsel

IDEAtimes.id, Makassar; - Menteri Perhubungan Budi Karya dinyatakan positif dan telah diverifikasi di RSPAD. Pernyataan ini disampaikan...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo (SYL)...

Gubernur Perintahkan Pj Wali Kota Lawan “Tungguma”

IDEAtimes.id, Makassar;- Pergantian Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Yusran masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, Prof Yusran yang dilantik oleh Gubernur Sulsel pada 23 Mei...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -