31 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021

Bijak dan Beradab di Dunia Maya dengan Literasi Digital  

Wajib Baca

Melalui Bapera, Fahd A Rafiq Salurkan Bantuan di 3 Panti Asuhan di Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Sulawesi-Selatan terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi peduli sosial. Hal itu terlihat, kala...

IAIN Lhokseumawe Gratiskan UKT Bagi Mahasiswa yang Orang Tuanya Meninggal Akibat Terdampak Covid-19

IDEAtimes.id, ACEH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe memberikan keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi seluruh mahasiswa...

Berbahasa yang Baik dan Benar Hindarkan Salah Paham dan Jeratan Hukum  

IDEAtimes.id, PARIGI - Ujaran kebencian kerap ditemukan di dunia maya. Ujaran kebencian (hate speech) merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu...

IDEAtimes.id, MOROWALI – Sebanyak 710 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” ilaksanakan secara virtual di Morowali, Sulawesi Tengah pada 10 September 2021.

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun program kali ini mengusung tema “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”.

Empat narasumber yang hadir kali ini adalah Fauzi Lamboka dari LKBN Antara; pemengaruh (influencer), Cika Meluwu; pegiat literasi pendidikan, Masdinar; dan pegiat literasi digital, Mursyid Kambayang.

Tampil sebagai moderator adalah jurnalis, Shinta Ardan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Fauzi yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial”.

Menurut dia, pengguna internet harus mampu menyaring informasi yang benar dan melindungi identitas data pribadinya.

Ingatlah untuk selalu positif berinternet karena segala aktivitas kita terekam abadi dalam jejak digital. Rekam jejak ini bisa berdampak pada kehidupan nyata kita.

Berikutnya, Cika menyampaikan materi etika digital berjudul “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”.

Ia mengatakan, bebas berekspresi di media sosial harus diiringi dengan kesadaran bahwa kita menerapkan etika yang baik di dunia maya.

“Penerapan tata krama digital ini akan berpengaruh pada reputasi kita di masa kini maupun masa depan,” ujarnya.

Sebagai pemateri ketiga, Masdinar membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”.

Menurut dia, bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu karena mampu memudahkan komunikasi antar masyarakat pemilik beragam bahasa daerah.

Penggunaan bahasa yang baik dan benar mampu menghindari kesalahpahaman, konflik, dan citra diri yang negatif. “Bahasa yang sempurna menunjukkan budaya yang tinggi dari bangsa pengguna bahasa tersebut,” ungkapnya.

Adapun Mursyid, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Yuk Pahami Fitur Keamanan di Berbagai Aplikasi Media Sosial”.

Ia mengatakan, agar aman saat bermedia sosial, perkuat dan ganti kata sandi secara rutin serta jaga kerahasiaannya. Jangan lupa perbarui fitur keamanan, gunakan aplikasi resmi, dan logout usai menggunakan aplikasi.

Sesi berikutnya adalah tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Shinta Ardan. Banyak pertanyaan yang diajukan peserta kepada para narasumber. Salah satunya adalah tentang konten seperti apa yang penting untuk kita kirim atau unggah di sosial media.

Narasumber menjelaskan bahwa terapkanlah kontrol diri, hindari mengunggah hal-hal sensitif dan pribadi ke publik. Bagikan informasi atau pengalaman pribadi yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Dalam webinar di Morowali ini, panitia memberikan uang elektronik masing-masing sebesar Rp100.000 kepada 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, MOROWALI – Sebanyak 710 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” ilaksanakan secara virtual di Morowali, Sulawesi Tengah pada 10 September 2021.

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun program kali ini mengusung tema “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”.

Empat narasumber yang hadir kali ini adalah Fauzi Lamboka dari LKBN Antara; pemengaruh (influencer), Cika Meluwu; pegiat literasi pendidikan, Masdinar; dan pegiat literasi digital, Mursyid Kambayang.

Tampil sebagai moderator adalah jurnalis, Shinta Ardan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Fauzi yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial”.

Menurut dia, pengguna internet harus mampu menyaring informasi yang benar dan melindungi identitas data pribadinya.

Ingatlah untuk selalu positif berinternet karena segala aktivitas kita terekam abadi dalam jejak digital. Rekam jejak ini bisa berdampak pada kehidupan nyata kita.

Berikutnya, Cika menyampaikan materi etika digital berjudul “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”.

Ia mengatakan, bebas berekspresi di media sosial harus diiringi dengan kesadaran bahwa kita menerapkan etika yang baik di dunia maya.

“Penerapan tata krama digital ini akan berpengaruh pada reputasi kita di masa kini maupun masa depan,” ujarnya.

Sebagai pemateri ketiga, Masdinar membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”.

Menurut dia, bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu karena mampu memudahkan komunikasi antar masyarakat pemilik beragam bahasa daerah.

Penggunaan bahasa yang baik dan benar mampu menghindari kesalahpahaman, konflik, dan citra diri yang negatif. “Bahasa yang sempurna menunjukkan budaya yang tinggi dari bangsa pengguna bahasa tersebut,” ungkapnya.

Adapun Mursyid, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Yuk Pahami Fitur Keamanan di Berbagai Aplikasi Media Sosial”.

Ia mengatakan, agar aman saat bermedia sosial, perkuat dan ganti kata sandi secara rutin serta jaga kerahasiaannya. Jangan lupa perbarui fitur keamanan, gunakan aplikasi resmi, dan logout usai menggunakan aplikasi.

Sesi berikutnya adalah tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Shinta Ardan. Banyak pertanyaan yang diajukan peserta kepada para narasumber. Salah satunya adalah tentang konten seperti apa yang penting untuk kita kirim atau unggah di sosial media.

Narasumber menjelaskan bahwa terapkanlah kontrol diri, hindari mengunggah hal-hal sensitif dan pribadi ke publik. Bagikan informasi atau pengalaman pribadi yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Dalam webinar di Morowali ini, panitia memberikan uang elektronik masing-masing sebesar Rp100.000 kepada 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Hujan Deras, Air Sungai Masamba Satu Jengkal dari Jembatan

IDEAtimes.id, LUWU UTARA - Hujan deras terus mengguyur Luwu Utara, Sulawesi-Selatan sejak Jumat, (27/8/2021). Akibatnya, jalanan saat ini tergenang air...

PT Vale Indonesia Hentikan Operasi, Luwu Timur Terancam Kehilangan APBD Rp 200 Miliar

IDEAtimes.id, Makassar;- Perusahaan yang bergerak di Pertambangan yakni PT Vale Indonesia menghentikan Operasinya. Hal ini dilakukan akibat adanya wabah virus covid-19 yang dianggap mengancam seluruh...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Wabup Edi Manaf Buka Exhibition Cup III Bontominasa Lama

IDEAtimes.id, BULUKUMBA - Exhibition Football Bontominasa lama Cup III Bulukumba akhirnya resmi bergulir. Pesta olahraga sepak bola se Kabupaten Bulukumba ini...

Makassar Zona Kuning, Ketua KNPI Makassar : Tetap Laksanakan Prokes

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPD KNPI Makassar Hasrul Kaharuddin mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar yang sukses menurunkan kasus penyebaran COVID-19...

Pemda Enrekang dan Bea Cukai Parepare lakukan Operasi Pasar di Enrekang

IDEAtimes.id, ENREKANG - Pemerintah Daerah Kab Enrekang bersama kantor Bea Cukai Pare-Pare melaksanakan operasi pasar dalam rangka pemberantasan peredaran...

IDEAtimes.id, MOROWALI – Sebanyak 710 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” ilaksanakan secara virtual di Morowali, Sulawesi Tengah pada 10 September 2021.

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun program kali ini mengusung tema “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”.

Empat narasumber yang hadir kali ini adalah Fauzi Lamboka dari LKBN Antara; pemengaruh (influencer), Cika Meluwu; pegiat literasi pendidikan, Masdinar; dan pegiat literasi digital, Mursyid Kambayang.

Tampil sebagai moderator adalah jurnalis, Shinta Ardan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Fauzi yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial”.

Menurut dia, pengguna internet harus mampu menyaring informasi yang benar dan melindungi identitas data pribadinya.

Ingatlah untuk selalu positif berinternet karena segala aktivitas kita terekam abadi dalam jejak digital. Rekam jejak ini bisa berdampak pada kehidupan nyata kita.

Berikutnya, Cika menyampaikan materi etika digital berjudul “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”.

Ia mengatakan, bebas berekspresi di media sosial harus diiringi dengan kesadaran bahwa kita menerapkan etika yang baik di dunia maya.

“Penerapan tata krama digital ini akan berpengaruh pada reputasi kita di masa kini maupun masa depan,” ujarnya.

Sebagai pemateri ketiga, Masdinar membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”.

Menurut dia, bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu karena mampu memudahkan komunikasi antar masyarakat pemilik beragam bahasa daerah.

Penggunaan bahasa yang baik dan benar mampu menghindari kesalahpahaman, konflik, dan citra diri yang negatif. “Bahasa yang sempurna menunjukkan budaya yang tinggi dari bangsa pengguna bahasa tersebut,” ungkapnya.

Adapun Mursyid, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Yuk Pahami Fitur Keamanan di Berbagai Aplikasi Media Sosial”.

Ia mengatakan, agar aman saat bermedia sosial, perkuat dan ganti kata sandi secara rutin serta jaga kerahasiaannya. Jangan lupa perbarui fitur keamanan, gunakan aplikasi resmi, dan logout usai menggunakan aplikasi.

Sesi berikutnya adalah tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Shinta Ardan. Banyak pertanyaan yang diajukan peserta kepada para narasumber. Salah satunya adalah tentang konten seperti apa yang penting untuk kita kirim atau unggah di sosial media.

Narasumber menjelaskan bahwa terapkanlah kontrol diri, hindari mengunggah hal-hal sensitif dan pribadi ke publik. Bagikan informasi atau pengalaman pribadi yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Dalam webinar di Morowali ini, panitia memberikan uang elektronik masing-masing sebesar Rp100.000 kepada 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

PPKM Diperpanjang, 10 Kabupaten/Kota Masuk Level 4, Tidak Termasuk Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pemerintah kembali melanjutkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Luar Jawa-Bali, yang berlaku tanggal 21...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -