31 C
Indonesia
Rabu, Februari 28, 2024

Covid-19 : Ketika Psikologi Manusia terpapar Konspirasi

Wajib Baca

Jokowi Panggil Mendadak Pj Gubernur Sulsel, Bahas Soal Stadion

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, mendapat undangan dari Presiden Joko Widodo, besok, Selasa, 27 Februari...

KKLR Sulsel Kirim Ekskavator ke Bastem Utara, Bantu Evakuasi Bencana Longsor

IDEAtimes.id, LUWU - Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan mengirim satu ekskavator ke lokasi longsor, Bastem Utara, Kabupaten...

PJ. Bupati Luwu Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Bastem Utara

IDEAtimes.id, LUWU - Setelah mendengar laporan terkait bencana tanah longsor yang terjadi di jalan Desa Bonglo Kecamatan Bastem Utara, PJ....

Tahun Ini Jokowi Bangun Stadion di Sulsel, Lokasinya di Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo akan membangun stadion di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kabar baik itu diungkapkan langsung...

Anggota DPRD Lutim Badawi Alwi Fasilitasi Warga Bentuk Kelompok Tani

IDEAtimes.id, LUTIM - Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Badawi Alwi, SE, memfasilitasi pembentukan kelompok tani ternak di Desa Cendana...

Sofha Marwah Bahtiar Bagikan Bantuan untuk Siswa di Maros dan Pangkep

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Program PKK Goes to School perdana dilakukan di tahun 2024 ini di Sulawesi Selatan. Penjabat Ketua Tim...

Caleg NasDem Asriani Optimis Kunci 1 Kursi DPRD di Dapil 8 Luwu

IDEAtimes.id, LUWU - Caleg Partai NasDem Dapil 8 Luwu meliputi Ponrang - Ponrang Selatan Asriani optimis mengunci satu kursi. Saat...

Pj Bupati Luwu Pantau Harga Bahan Pokok Di Pasar Rakyat Bajo

IDEAtimes.id, LUWU - Pj. Bupati Luwu, Drs. H. Muh. Saleh, MSi mengawali aktifitasnya di hari kedua berkantor dengan melaksanakan...

Pj Gubernur Semobil dengan Presiden Jokowi, Laporkan Perkembangan Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Presiden Jokowi telah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), 21 - 22...

Penerima BLT di Luwu Akan Dipasangi Stiker Masyarakat Miskin Disetiap Rumah

IDEAtimes.id, LUWU - Pj. Bupati Luwu, Drs. H. Muh. Saleh mengungkapkan wacananya untuk memasang Stiker Masyarakat Miskin disetiap rumah...

PLN Icon Plus Serbu Cluster : Membawa ICONNET ke Lebih Banyak Rumah di Gowa dan Takalar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - PLN Icon Plus, Subholding Beyond Kwh yang merupakan bagian dari PT PLN (Persero), telah sukses melaksanakan Serbu...

Longsor di Bastem Utara Luwu, 4 Meninggal Dunia, Mobil – Motor Tertimbun

IDEAtimes.id, LUWU - Bencana tanah longsor terjadi di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Bencana tanah longsor...

IDEAtimes.id, Opini;- “Potensi kerusakan akibat desas-desus teori konspirasi dan informasi keliru bisa sama berbahayanya dengan virus itu sendiri”.

Mewabahnya konspirasi dalam masa pandemi ini bagai jamur yang bermunculan di Musim hujan. Penyebarannya seakan tertrasmisi mengikuti penyebaran Virus covid-19.

Kejenuhan menghadapi pandemi membuat seseorang mulai mencari sebuah jawaban untuk mempertahankan psikologi mereka yang mulai runtuh. Akhir-akhir ini nama seorang tehnokrat (Bill gates), Jaringan Nirkabel 5G, Senjata biologi, hingga Illuminati dihubungkan dengan Covid-19.

Konspirasi menjadi barang yang laris manis dari krisis psikologi manusia menghadapi pandemi. Lalu apa Teori Konspirasi itu ?, Mengapa banyak yang mengonsumsi teori tersebut ?, Sudah tepatkah jika seseorang mempercayai teori konspirasi ?

Dalam KBBI dijelaskan bahwa Kon-spi-ra-si adalah Komplotan atau Persekongkolan. Konspirasi adalah sekelompok orang dalam merencanakan sebuah kejahatan yang dilakukan dengan rapi dan sangat dirahasiakan.

Menurut kamus Oxford dikatakan Conspiracy is a secret plan by a grup to do something unlowful or harmful. Pelakunya disebut konspirator. Teori ini sudah lama muncul namun akhir-akhir ini menjadi booming. Salah satu Teori Konspirasi yang terkenal semisal “Teori Konspirasi Bumi Datar”.

Diawal kemunculannya berjuta-juta orang menonton penjelasan terkait teori itu melaui Youtube, pertanyaannya jika saat itu anda adalah salah seorang yang mempercayai teori tersebut apakah anda masih mempercayainya saat ini ? Jika anda sudah tidak mempercayai Teori tersebut sekarang maka hal serupa pula pada berbagai teori konspirasi yang muncul terhadap covid-19 saat ini, dimana nanti anda tidak akan memercayai teori konspirasi terhadap covid-19 tersebut.

Mengapa banyak yang terpapar teori konspirasi dimasa pandemi ini ?. Kehadiran Covid-19 sebagai virus yang memiliki mutasi gen baru membuatnya memiliki sedikit informasi, sedangkan manusia memerlukan jawaban atas kepanikan yang mereka alami pasca ditetapkannya covid-19 sebagai pandemi oleh WHO.

Berbagai reaksi dari ilmuan segera mekukan serangkaian penelitian, sayangnya laju keberhasilan penelitian tersebuat tidak mampu memenuhi permintaan informasi ilmiah terkait covid-19 akibatnya terjadi diskomunikasi. Keadaan ini membuka peluang para konspirator membuat teori konspirasinya dengan justifikasi dan spekulasi.

Akibatnya orang-orang yang tidak memiliki kemampuan kritis, rasional, dan tingkat kognitif atau tingkat berfikir analitik yang rendah menjadi konsumen teori konspirasi untuk menjadikannya sebagai jawaban atas kepanikan dan rasa pensarannya yang meluap-luap. Hal ini selaras dengan penelitian bahwa kecendrungan seseorang beralih dari Sains ke Teori konspirasi ketika seseorang cemas (Grzesiak-Feldman, 2013) dan merasa tidak berdaya (Abalakina – Paap Stephen, Craig, & Gregory, 1999).

Dalam keadaan yang tidak pasti dan penuh kepanikan ini seharusnya manusia mengedepankan Nalar mereka untuk tetap berpegang teguh pada rasionalitas dan tidak menjadikan teori konspirasi sebagai pembenaran.

Hari ini ada banyak pihak yang beropini bahwa Covid-19 tidak berbahaya, lantas siapa yang dapat membantah penjelasan ilmiah yang mengatakan bahwa Covid-19 memiliki Fatality rate 3 % dan hari ini berdasarkan data WHO (June, 01, 2020, 02:22 GMT) ada 373.899 orang telah meninggal dunia, 6.263.901 orang telah terinfeksi. Paparan teori konspirasi mengurangi kepercayaan pada institusi pemerintah, bahkan jika teori itu tidak berhubungan dengan institusi tersebut (Eistein & Glick, 2015). Berbagai negara kini berlomba-lomba menemukan vaksin, dan di Indonesia sendiri Eikjman dan Biofarma memimpin di garda depan.

Sementara Provinsi dan Daerah harusnya mampu berkonsentrasi untuk memutus mata rantai melalui kebijakan dengan pendekatan ilmu epidemiologi serta pertimbangan sosial ekonomi yang efisien. Kita sebagai masyarakat marilah menjaga Nalar kritis kita agar tetap berfikir rasiaonal berdasarkan ilmu pengetahuan sehinnga tidak terpapar oleh teori konspirasi.

Ittong Sulle S.T

(Ketua Umum PB IPMIL Raya Periode 2018-2020)

Top News

Masyarakat Sulsel Diminta Waspada Tiga hari Kedepan, Akan Terjadi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga hari kedepan. Melalui surat yang terbit Senin,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Populer

Sulsel Andalkan Pariwisata Toraja, Gowa, Maros dan Bulukumba untuk Gaet Wisawatan Mancanegara

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan saat ini fokus menarik perhatian wisatawan mancanegara. Untuk itu, Disbudpar...

Pemprov Sulsel Kucurkan Rp 200 Miliar ke Setiap Daerah di Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberian bantuan keuangan ke...

Angin Puting Beliung Landa Maros, 82 Rumah Rusak, 1 Meninggal Dunia

IDEAtimes.id, MAROS - Bencana alam angin puting beliung menerjang kabupaten Maros, Kamis, 16/6/2022, sore. Angin puting beliung terjadi Kecamatan Maros...

Mini Soccer Kapolrestabes Cup Bergulir, Diikuti 16 Tim Mulai Suporter Hingga Jurnalis

IDEAtimes.id, MAAKASSAR - Dalam rangka hari ulang tahun Bayangkara yang ke 77 tahun, Kapolrestabes Makassar bersama aliansi sporter PSM...

Agus Toro Wafat, Rakhmat Kasjim : Tana Luwu Kehilangan Pemuda Potensial

IDEAtimes.id, Palopo;- Anggota DPRD Sulsel Rakhmat Kasjim turut berduka atas meninggalnya Tenaga Ahli salah satu anggota DPR RI yakni...

Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pers Periode 2022-2025 Dibuka

IDEAtimes.id, JAKARTA - Masa jabatan Dewan Pers periode kepemimpinan M Nuh saat ini sudah hampir habis. Untuk menyiapkan para anggota...

Terkini

Pj Gubernur Hadiri Rakorsus Pemkot Makassar, Ini yang Disampaikan

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2024 yang mengusung tema Makassar Low Carbon City with Metaverse, turut dihadiri Penjabat...

Jokowi Bahas Kawasan Mamminasata di Istana Negara Sebagai Penopang IKN 

IDEAtimes.id, JAKARTA - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, memaparkan rencana pembangunan Provinsi Sulsel di hadapan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, dan...

KNPI Harap Pj Gubernur Sulsel Tinjau Langsung Lokasi Longsor di Luwu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - KNPI Sulawesi Selatan menyampaikan duka cita atas tragedi tanah longsor di Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu. Ketua KNPI Sulsel Andi Surahman Batara...

Baca Juga