31 C
Indonesia
Rabu, Desember 1, 2021

Dampingi Anak Belajar Daring Bentengi dari Pengaruh Negatif

Wajib Baca

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang OTK, Tangan Penghuni Ditebas Hingga Putus

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Puluhan Orang Tak di kenal (OTK) melakukan penyerangan terhadap asrama mahasiswa Luwu di Jalan Sungai Limboto,...

Tim SMEP PKK Sulsel Berkunjung ke Selayar, Ini Agendanya

IDEAtimes.id, SELAYAR - Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan melakukan monitoring terhadap program...

Ruas Batas Gowa-Tondong di Sinjai Tidak Dapat Dilalui Akibat Longsor, Plt Gubernur Turunkan Dinas PUTR

IDEAtimes.id, SINJAI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merespon cepat dalam penanganan jalan yang mengalami longsor di Kabupaten Sinjai. Tepatnya...

IDEAtimes.id, PINRANG – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 September 2021 di Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Tips Dampingi Anak Belajar Daring di Masa Pandemi”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Komunitas Ngoding Bareng, Grysiana Rintani Mokodompit; pemengaruh & Art Photographer, Iksan Colly; penulis dan akademisi, Supratman; serta penulis, Wiwiek Dwi Indah.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Heri Susanto. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 707 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Berikutnya, Grysiana sebagai pemateri pembuka membawakan paparan kecakapan digital bertema “Positif, Kreatif dan Aman di Internet”.

Menurut Grysiana, agar aman dan nyaman saat berinternet, hindarilah hoaks, bijak berbagi informasi, pastikan keamanan laman sebelum diakses, unduh aplikasi dari sumber terpercaya, dan tingkatkan produktivitas.

“Jadwalkan apa yang menjadi prioritas kita,” tegasnya.

Berikutnya, Iksan menyampaikan materi etika digital berjudul “Digital Ethics: Bahaya Pornografi”. Ia mengatakan, pornografi berbahaya bagi anak karena dapat merusak struktur otak hingga menyebabkan kecanduan. Orang tua wajib ekstra ketat dan lebih peka dalam memberikan fasilitas akses internet kepada anak.

Parenting control merupakan salah satu kunci sukses menciptakan masyarakat dunia digital yang positif,” pesannya.

Pemateri ketiga, Supratman, membawakan tema budaya digital tentang “Peran Komunikasi Akademik dalam Pendidikan di Era Digital”. Menurut dia, komunitas akademik yang bagus dalam pendidikan era digital akan mampu menyelaraskan teknologi dengan konten pedagogi dan mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi secara kreatif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Mereka juga akan mampu menyelaraskan instruksi dengan standar pendidikan, menyeimbangkan pengajaran langsung dengan daring, menggunakan berbagai strategi evaluasi siswa serta membuat kurikulum berbasis budaya digital.

Adapun Wiwiek, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat untuk Anak”.

Ia mengatakan, orang tua dapat berperan aktif melindungi anak di dunia digital dengan cara mengenali platform yang digunakan, menjaga komunikasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab.

Pengawasan, pengaturan, pembatasan, dan pemantauan orang tua terhadap aktivitas internet anak akan menghindarkannya dari dampak negatif dunia maya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator.

Dalam webinar di Pinrang kali ini, panitia memberikan apresiasi berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan edukatif.

Dalam acara tersebut, salah seorang peserta bertanya tentang contoh rekomendasi laman/aplikasi pendidikan daring yang baik. Narasumber menjelaskan bahwa untuk aplikasi, ada Ruangguru dan Zenius yang bisa menjadi pilihan, sedangkan untuk laman bisa ke https://event.literasidigital.id/

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, PINRANG – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 September 2021 di Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Tips Dampingi Anak Belajar Daring di Masa Pandemi”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Komunitas Ngoding Bareng, Grysiana Rintani Mokodompit; pemengaruh & Art Photographer, Iksan Colly; penulis dan akademisi, Supratman; serta penulis, Wiwiek Dwi Indah.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Heri Susanto. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 707 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Berikutnya, Grysiana sebagai pemateri pembuka membawakan paparan kecakapan digital bertema “Positif, Kreatif dan Aman di Internet”.

Menurut Grysiana, agar aman dan nyaman saat berinternet, hindarilah hoaks, bijak berbagi informasi, pastikan keamanan laman sebelum diakses, unduh aplikasi dari sumber terpercaya, dan tingkatkan produktivitas.

“Jadwalkan apa yang menjadi prioritas kita,” tegasnya.

Berikutnya, Iksan menyampaikan materi etika digital berjudul “Digital Ethics: Bahaya Pornografi”. Ia mengatakan, pornografi berbahaya bagi anak karena dapat merusak struktur otak hingga menyebabkan kecanduan. Orang tua wajib ekstra ketat dan lebih peka dalam memberikan fasilitas akses internet kepada anak.

Parenting control merupakan salah satu kunci sukses menciptakan masyarakat dunia digital yang positif,” pesannya.

Pemateri ketiga, Supratman, membawakan tema budaya digital tentang “Peran Komunikasi Akademik dalam Pendidikan di Era Digital”. Menurut dia, komunitas akademik yang bagus dalam pendidikan era digital akan mampu menyelaraskan teknologi dengan konten pedagogi dan mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi secara kreatif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Mereka juga akan mampu menyelaraskan instruksi dengan standar pendidikan, menyeimbangkan pengajaran langsung dengan daring, menggunakan berbagai strategi evaluasi siswa serta membuat kurikulum berbasis budaya digital.

Adapun Wiwiek, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat untuk Anak”.

Ia mengatakan, orang tua dapat berperan aktif melindungi anak di dunia digital dengan cara mengenali platform yang digunakan, menjaga komunikasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab.

Pengawasan, pengaturan, pembatasan, dan pemantauan orang tua terhadap aktivitas internet anak akan menghindarkannya dari dampak negatif dunia maya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator.

Dalam webinar di Pinrang kali ini, panitia memberikan apresiasi berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan edukatif.

Dalam acara tersebut, salah seorang peserta bertanya tentang contoh rekomendasi laman/aplikasi pendidikan daring yang baik. Narasumber menjelaskan bahwa untuk aplikasi, ada Ruangguru dan Zenius yang bisa menjadi pilihan, sedangkan untuk laman bisa ke https://event.literasidigital.id/

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

PT Vale Indonesia Hentikan Operasi, Luwu Timur Terancam Kehilangan APBD Rp 200 Miliar

IDEAtimes.id, Makassar;- Perusahaan yang bergerak di Pertambangan yakni PT Vale Indonesia menghentikan Operasinya. Hal ini dilakukan akibat adanya wabah virus covid-19 yang dianggap mengancam seluruh...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Organda se-UIN Alauddin Gelar Diskusi, Tolak Konflik Etnis Antar Mahasiswa

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Organisasi Daerah (Organda) di kampus Universitasn Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar silaturahmi, Senin, (29/11/2021). Selain memperlihatkan...

Stok Aman, Presiden Jokowi : Pemerintah Belum Pernah Impor Beras Selama 2021

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021...

Jenguk Mahasiswa Korban Penyerangan, Plt Gubernur : Biaya Perawatan dan Pekerjaan Kami Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjenguk korban penyerangan pada asrama mahasiswa yang kini...

IDEAtimes.id, PINRANG – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 September 2021 di Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Tips Dampingi Anak Belajar Daring di Masa Pandemi”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Komunitas Ngoding Bareng, Grysiana Rintani Mokodompit; pemengaruh & Art Photographer, Iksan Colly; penulis dan akademisi, Supratman; serta penulis, Wiwiek Dwi Indah.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Heri Susanto. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 707 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Berikutnya, Grysiana sebagai pemateri pembuka membawakan paparan kecakapan digital bertema “Positif, Kreatif dan Aman di Internet”.

Menurut Grysiana, agar aman dan nyaman saat berinternet, hindarilah hoaks, bijak berbagi informasi, pastikan keamanan laman sebelum diakses, unduh aplikasi dari sumber terpercaya, dan tingkatkan produktivitas.

“Jadwalkan apa yang menjadi prioritas kita,” tegasnya.

Berikutnya, Iksan menyampaikan materi etika digital berjudul “Digital Ethics: Bahaya Pornografi”. Ia mengatakan, pornografi berbahaya bagi anak karena dapat merusak struktur otak hingga menyebabkan kecanduan. Orang tua wajib ekstra ketat dan lebih peka dalam memberikan fasilitas akses internet kepada anak.

Parenting control merupakan salah satu kunci sukses menciptakan masyarakat dunia digital yang positif,” pesannya.

Pemateri ketiga, Supratman, membawakan tema budaya digital tentang “Peran Komunikasi Akademik dalam Pendidikan di Era Digital”. Menurut dia, komunitas akademik yang bagus dalam pendidikan era digital akan mampu menyelaraskan teknologi dengan konten pedagogi dan mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi secara kreatif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Mereka juga akan mampu menyelaraskan instruksi dengan standar pendidikan, menyeimbangkan pengajaran langsung dengan daring, menggunakan berbagai strategi evaluasi siswa serta membuat kurikulum berbasis budaya digital.

Adapun Wiwiek, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat untuk Anak”.

Ia mengatakan, orang tua dapat berperan aktif melindungi anak di dunia digital dengan cara mengenali platform yang digunakan, menjaga komunikasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab.

Pengawasan, pengaturan, pembatasan, dan pemantauan orang tua terhadap aktivitas internet anak akan menghindarkannya dari dampak negatif dunia maya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator.

Dalam webinar di Pinrang kali ini, panitia memberikan apresiasi berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan edukatif.

Dalam acara tersebut, salah seorang peserta bertanya tentang contoh rekomendasi laman/aplikasi pendidikan daring yang baik. Narasumber menjelaskan bahwa untuk aplikasi, ada Ruangguru dan Zenius yang bisa menjadi pilihan, sedangkan untuk laman bisa ke https://event.literasidigital.id/

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Stok Aman, Presiden Jokowi : Pemerintah Belum Pernah Impor Beras Selama 2021

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -