31 C
Indonesia
Wednesday, July 8, 2020

Gubernur Panen Jagung Varietas NA1 dan NA2 di Soppeng

Wajib Baca

Pelaku Penghinaan dan Pengancaman Polisi di Toraja Utara Ditangkap

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelaku penghinaan dan pengancaman anggota Polres Toraja Utara berhasil ditangkap oleh Resmob Polda Sulsel. Pelaku di amankan di...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

PPDB, Gubernur Sulsel: Tidak Ada Lagi Kepala Sekolah Jadi Operator

IDEAtimes.id, Makassar;- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, tidak ingin proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat...

IDEAtimes.id, Soppeng;- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, melakukan panen jagung varietas NA1 dan NA2 yang ditanam sejak 21 Januari 2020 silam. Ia didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Fitriani yang juga mantan Kepala Dinas Pertanian Sulsel.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT Alhamdulillah tanggal 21 Januari 2020 kita melaunching varietas jagung NA1 dan NA2, benih asal Jepang. Nah varietas NA1 dan NA2 ini produksinya 12.5 ton per hektare, umurnya juga lebih pendek, hanya 70 hari,” jelas Nurdin Abdullah usia melakukan panen varietas NA1 dan NA2 ini, di Lejja Soppeng, Jumat, 3 April 2020.

Ia menjelaskan, kenapa dinamakan NA1 dan NA2, karena memang dirinya yang membawa varietas unggul ini dari Jepang. Kemudian mengembangkan bersama Dr. Asrai dan ini tentunya atas inovasi juga dari mantan Kepala Dinas Pertanian Fitriani, pada saat menjabat.

“Hari ini kita panen pas umur 70 hari, bahkan satu batang ini ada dua tongkol ada tiga tongkol. Jadi sekarang tentu tidak lagi berpikir perluasan areal, tetapi bagaimana kita menciptakan benih-benih unggul yang bisa menghasilkan produksi tinggi,” ungkapnya.

Laki-laki kelahiran Parepare ini berharap, dengan lahirnya varietas NA1 NA2 ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani Sulsel. Sebab, akan didatangkan teknologi dan akan dibangun pusat pengolahan di Sulsel lalu dikirim untuk kebutuhan dunia.

“Rencananya kita akan datangkan investornya, karena memang ide awal bibitnya dari investor Jepang. Memberikan ke kami untuk mengembangkan karena varietas ini jagung manis mau dimasak lantas di vakum dan dibekukan dan bisa bertahan sampai satu tahun. Ini alatnya akan mereka bawa langsung ke Indonesia untuk kita kembangkan. Nah kita berharap Indonesia akan menjadi eksportir jagung masak dari Sulawesi Selatan,” urainya.

Ia menambahkan, harga jagung manis ini cukup fantastis, sebab mencapai Rp 75.000 per tongkolnya.

“Harganya cukup mahal kalau di Jepang. Kemarin-kemarin ini satu tongkol sudah divakum, sudah di masak 500 Yen atau Rp 75.000,” tutupnya. (*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 
- Advertisement -

TerIDEA

Pelaku Penghinaan dan Pengancaman Polisi di Toraja Utara Ditangkap

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelaku penghinaan dan pengancaman anggota Polres Toraja Utara berhasil ditangkap oleh Resmob Polda Sulsel. Pelaku di amankan di...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Sebelum Positif Corona, Menhub Sempat Keliling Sulsel

IDEAtimes.id, Makassar; - Menteri Perhubungan Budi Karya dinyatakan positif dan telah diverifikasi di RSPAD. Pernyataan ini disampaikan...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo (SYL)...

Gubernur Perintahkan Pj Wali Kota Lawan “Tungguma”

IDEAtimes.id, Makassar;- Pergantian Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Yusran masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, Prof Yusran yang dilantik oleh Gubernur Sulsel pada 23 Mei...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -