31 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021

Ini Alasan Bupati Bulukumba Tendang Ban Bekas Pendemo

Wajib Baca

Selain Virtual dengan Deddy Corbuzier dan Menkes, Kakek Safaruddin juga dapat Motor

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memberikan hadiah sebuah motor kepada Kakek Safaruddin. Kakek...

Kemendagri Tegaskan Urusan Administrasi Kependudukan Tidak Menggunakan Sertifikat Vaksinasi

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa pengurusan layanan administrasi kependudukan (adminduk) taat terhadap aturan perundang-undangan yang...

Mendagri Tito Minta Pengunjung Tidak Bicara dan Tertawa Keras Saat Makan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Selain mengatur waktu makan di warung yang hanya 20 menit, Mendagri Tito Karnavian juga meminta agar...

IDEAtimes.id, BULUKUMBA – Aksi Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menendang ban bekas yang dibakar pendemo di depan kantornya menuai ragam komentar.

Kejadian ini terjadi saat pendemo dari organisasi PMII Cabang Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa, Senin, (14/6/2021).

Dalam aksinya, massa dari PMII ini membakar ban bekas kemudian ditendang oleh Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba yang datang menemui mahasiswa.

Kelakuan Andi Utta disinyalir akibat para pendemo diduga enggan menemui dirinya saat sudah turun dari ruangan untuk berdiskusi dengan mereka.

Kasubag Publikasi Setda Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengatakan, saat demo berlangsung, Bupati tengah mengikuti video confrence (vidcon) yang digelar Kemendagri.

Namun, kata Ayatullah, Andi Utta rela meninggalkan vidcon untuk menemui para pendemo yang sudah menunggu.

“Beliau pun turun dari ruangannya dan meminta para pendemo untuk bertemu/berdialog di tempat parkir mobil Bupati.” ungkap Andi Ayatullah, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin, (14/6).

“Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor (tempat parkir mobil Bupati), pihak pendemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban.” tambah dia.

Lanjut dia, Andi Utta sebenarnya berharap, para pendemo tidak perlu harus teriak-teriak di luar. Bisa langsung masuk di halaman Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya.

Namun karena respon pendemo atas ajakan Bupati untuk berdialog tidak ditanggapi baik, maka Bupati pun langsung menemui mereka di luar pagar kantor.

“Bupati menganggap para pendemo ini tidak memiliki itikad baik untuk melakukan dialog, makanya dia menendang ban yang hendak dibakar oleh pendemo.” imbuhnya.

Ayatullah mengatakan, Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa diapresiasi sebagai kritik membangun kepada pemerintah daerah.

“Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa.” tegasnya.

“Terbukti, ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspon baik oleh para pendemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas.” tutup dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, BULUKUMBA – Aksi Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menendang ban bekas yang dibakar pendemo di depan kantornya menuai ragam komentar.

Kejadian ini terjadi saat pendemo dari organisasi PMII Cabang Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa, Senin, (14/6/2021).

Dalam aksinya, massa dari PMII ini membakar ban bekas kemudian ditendang oleh Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba yang datang menemui mahasiswa.

Kelakuan Andi Utta disinyalir akibat para pendemo diduga enggan menemui dirinya saat sudah turun dari ruangan untuk berdiskusi dengan mereka.

Kasubag Publikasi Setda Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengatakan, saat demo berlangsung, Bupati tengah mengikuti video confrence (vidcon) yang digelar Kemendagri.

Namun, kata Ayatullah, Andi Utta rela meninggalkan vidcon untuk menemui para pendemo yang sudah menunggu.

“Beliau pun turun dari ruangannya dan meminta para pendemo untuk bertemu/berdialog di tempat parkir mobil Bupati.” ungkap Andi Ayatullah, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin, (14/6).

“Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor (tempat parkir mobil Bupati), pihak pendemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban.” tambah dia.

Lanjut dia, Andi Utta sebenarnya berharap, para pendemo tidak perlu harus teriak-teriak di luar. Bisa langsung masuk di halaman Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya.

Namun karena respon pendemo atas ajakan Bupati untuk berdialog tidak ditanggapi baik, maka Bupati pun langsung menemui mereka di luar pagar kantor.

“Bupati menganggap para pendemo ini tidak memiliki itikad baik untuk melakukan dialog, makanya dia menendang ban yang hendak dibakar oleh pendemo.” imbuhnya.

Ayatullah mengatakan, Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa diapresiasi sebagai kritik membangun kepada pemerintah daerah.

“Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa.” tegasnya.

“Terbukti, ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspon baik oleh para pendemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas.” tutup dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Megawati Ucapkan Selamat HUT ke Partai Komunis China

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendadak jadi perbincangan. Hal ini terjadi saat dirinya memberi ucapan selamat ulang...

Hadir di Belopa, Ini Varian Menu Kedai Shezan Dumdum

IDEAtimes.id, Luwu;- Salah satu Kedai dengan menghadirkan sejumlah menu yang memanjakan lida hadir di Belopa, Kabupaten Luwu. Hadir sejak Bulan lalu, Kedai yang bernama Shezan...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Prof Aswanto : Negara Harus Selektif Memberi Ijin Tambang

IDEAtimes.id, PALOPO - Webinar Peta Jalan Pertambangan Tana Luwu sukses digelar oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tana Luwu, pada...

Buka Sabtu dan Minggu, Pemkab Bantaeng Buka Gerai Vaksinasi di Pantai Seruni

IDEAtimes.id, BANTAENG - Upaya percepatan capaian cakupan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bantaeng terus dilakukan. Kali ini dibuka gerai vaksinasi mulai...

Plt Gubernur Sulsel: Fasilitas Isolasi Terintegrasi Terisi 57 Pasien

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Sudah 57 pasien yang kini menjalani isolasi di Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) yang disediakan oleh Pemprov...

IDEAtimes.id, BULUKUMBA – Aksi Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menendang ban bekas yang dibakar pendemo di depan kantornya menuai ragam komentar.

Kejadian ini terjadi saat pendemo dari organisasi PMII Cabang Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa, Senin, (14/6/2021).

Dalam aksinya, massa dari PMII ini membakar ban bekas kemudian ditendang oleh Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba yang datang menemui mahasiswa.

Kelakuan Andi Utta disinyalir akibat para pendemo diduga enggan menemui dirinya saat sudah turun dari ruangan untuk berdiskusi dengan mereka.

Kasubag Publikasi Setda Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengatakan, saat demo berlangsung, Bupati tengah mengikuti video confrence (vidcon) yang digelar Kemendagri.

Namun, kata Ayatullah, Andi Utta rela meninggalkan vidcon untuk menemui para pendemo yang sudah menunggu.

“Beliau pun turun dari ruangannya dan meminta para pendemo untuk bertemu/berdialog di tempat parkir mobil Bupati.” ungkap Andi Ayatullah, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin, (14/6).

“Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor (tempat parkir mobil Bupati), pihak pendemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban.” tambah dia.

Lanjut dia, Andi Utta sebenarnya berharap, para pendemo tidak perlu harus teriak-teriak di luar. Bisa langsung masuk di halaman Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya.

Namun karena respon pendemo atas ajakan Bupati untuk berdialog tidak ditanggapi baik, maka Bupati pun langsung menemui mereka di luar pagar kantor.

“Bupati menganggap para pendemo ini tidak memiliki itikad baik untuk melakukan dialog, makanya dia menendang ban yang hendak dibakar oleh pendemo.” imbuhnya.

Ayatullah mengatakan, Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa diapresiasi sebagai kritik membangun kepada pemerintah daerah.

“Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa.” tegasnya.

“Terbukti, ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspon baik oleh para pendemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas.” tutup dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Kemendagri Tegaskan Urusan Administrasi Kependudukan Tidak Menggunakan Sertifikat Vaksinasi

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa pengurusan layanan administrasi kependudukan (adminduk) taat terhadap aturan perundang-undangan yang...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -