31 C
Indonesia
Sabtu, Februari 24, 2024

Ketua PBHI Sulsel : Omnibus Law Mengoyak Rasa Keadilan

Wajib Baca

Makassar New Port Telan Investasi Rp5,4 Triliun, Presiden Jokowi: Pelabuhan Terbesar di KTI

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pembangunan Makassar New Port (MNP) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menelan investasi pemerintah sebesar Rp5,4...

Didampingi Pj Gubernur, Ini Agenda Jokowi di Sulsel 21-22 Februari

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin, akan mendampingi Presiden Jokowi selama kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan (Sulsel), 21...

Caleg NasDem Asriani Optimis Kunci 1 Kursi DPRD di Dapil 8 Luwu

IDEAtimes.id, LUWU - Caleg Partai NasDem Dapil 8 Luwu meliputi Ponrang - Ponrang Selatan Asriani optimis mengunci satu kursi. Saat...

Pj Gubernur Sulsel Tegaskan ASN dan Kepala Dinas Harus Lebih Sering Turun ke Masyarakat

IDEAtimes.id, PAREPARE - Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, kembali mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya kepala dinas di...

Pj Gubernur Sulsel Lantik Pj Bupati Luwu dan Wajo : Banyak Turun Lapangan

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengambil sumpah jabatan dan pelantikan Penjabat Bupati Luwu dan...

Bawaslu Telusuri Dugaan Penggelembungan Suara di Dapil 6 Luwu Utara

IDEAtimes.id, LUWU UTARA - Hasil perhitungan suara di Dapil 6 Luwu Utara disoroti saksi Partai Gerindra. FN selaku saksi Partai...

Viral Gegara Ngaku Nelayan di Kampanye Anies, Sappe Berpeluang Duduk di DPRD Parepare

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Calon Legislatif (Caleg) PKS kota Parepare Sappe yang sempat viral gegara mengaku nelayan berpeluang terpilih. Pasalnya, berdasarkan...

Sofha Marwah Harap Gelar Pangan Murah di sulsel Dilaksanakan Setiap Bulan

IDEAtimes.id, PINRANG - Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, meninjau Gelar Pangan Murah yang dilaksanakan di...

Pj Gubernur Semobil dengan Presiden Jokowi, Laporkan Perkembangan Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Presiden Jokowi telah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), 21 - 22...

Sofha Marwah Bahtiar Bagikan Bantuan untuk Siswa di Maros dan Pangkep

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Program PKK Goes to School perdana dilakukan di tahun 2024 ini di Sulawesi Selatan. Penjabat Ketua Tim...

Jokowi Lantik Dua Menteri, Hadi Tjahjanto Menko Polhukam, AHY Menteri ATR/BPN

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik dua orang Menteri Kabinet Indonesia Maju pada sisa masa jabatan periode...

Jabal Nur Siap Tantang Ilham Azikin di Pilkada Bantaeng 2024

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Politisi PAN Jabal Nur mempersiapkan diri maju di Pikada Bantaeng 2024 sebagai Bakal Calon Bupati. Jabal mengaku bersiap...

IDEAtimes.id, Opini;- Isu Omnibus Law mengemuka ke ranah publik dan menjadi polemik di tengah masyarakat saat ini. Jadi bahan diskusi, seminar, dialog berbagai stakeholders baik Pemerintah, swasta atau masyarakat sipil dengan beragam perspektif.

Omnibus Law atau Undang-Undang Sapu Jagat adalah sebuah peraturan perundang-undangan yang mengandung lebih dari satu muatan pengaturan. Dalam satu buah Omnibus Bill atau Act terdapat banyak pengaturan yang bertujuan untuk menciptakan sebuah peraturan mandiri tanpa terikat (atau setidaknya dapat menegasikan) dengan peraturan lain.

RUU inisiatif pemerintah ini penjabarannya dalam bentuk pasal demi pasal, dalam seribu halaman lebih yang sangat rumit. Konsep yang melandasinya cukup sederhana, yaitu harmonisasi, integrasi, dan penyederhanaan berbagai aturan yang mengekang serta menciptakan ketimpangan ekonomi yang dinilai dapat menjadi jalan tengah yang ideal menuju terwujudnya negara berkesejahteraan, the Indonesian welfare state yang berkeadilan.

Dua rancangan undang-undang telah disodorkan ke parlemen (yaitu RUU Perpajakan dan RUU Cipta Kerja) kini sedang menjadi pusat perhatian publik, menyusul RUU Kefarmasian, RUU Ekosistem Investasi dan RUU Ibu kota Baru.

Omnibus Law bukan hal baru karena pernah ditetapkan pada level TAP MPR RI, yaitu ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 tentang peninjauan terhadap materi dan status hukum ketetapan MPRS dan ketetapan MPR RI tahun 1960 sampai dengan tahun 2002.

Hukum sebagai fasilitator

Pemerintah merumuskan Visi Indonesia Maju 2045, menuju lima besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045. Untuk merealisasikannya Indonesia harus ramah investasi dan menggenjot proses pembangunan di berbagai sektor. Tetapi nampaknya Visi tersebut akan terhambat dengan adanya tumpang-tindih dan disharmonisasi regulasi sektoral terkait investasi.

Dari sekian klausul yang dianggap menghambat investasi, salah satunya adalah izin lingkungan. Sehingga dalam draft setebal 1028 halaman poin tersebut dihilangkan yang kemudian hanya berlaku izin usaha. padahal telah tercantum dalam pasal 40 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang memberikan ruang bagi publik untuk melakukan partisipasinya melalui mekanisme sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait proses pengeluaran izin oleh pemerintah dapat diuji melalui PTUN.

Karena izin lingkungan sudah dihapus sekaligus pasal yang berkaitan dengan hak masyarakat untuk mengajukan gugatan, maka ruang partisipasi publik dalam mengajukan perlawanan sudah tidak ada lagi. Poin yang dikritik berikutnya adalah tentang pemberlakuan sanksi administratif dalam perlindungan lingkungan. Ini merupakan kekeliruan, sebab sanksi administratif dan sanksi pidana memiliki pendekatan yang berbeda.

Kaum buruh pun menolak Omnibus Law Cipta Kerja karena dianggap tidak memiliki tiga prinsip yang diusung buruh. Ketiga hal itu adalah job security atau perlindungan kerja, income security atau perlindungan terhadap pendapatan, serta social security atau jaminan sosial terhadap pekerjaan.

Demikian halnya dengan para peladang dari Masyarakat Adat yang membuka lahan dengan cara membakar. Dikhawatirkan akan muncul banyak kriminalisasi terhadap mereka dengan diakomodirnya pelarangan di undang-undang tersebut. RUU Sapu Jagat mengabaikan kearifan lokal.

Menurut Prof. Achmad Ali, bahwa kemungkinan dalam suatu sistim hukum ada yang bersifat menindas, membatasi dan kaku. Padahal hukum dapat menjadi fasilitator bagi respon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan aspirasi sosial. Dimata banyak orang, rupanya undang undang dianggap sebagai dokumen luar biasa yang mampu secara mutlak menciptakan ketertiban, disisi lain, mampu membuat malapetaka.

Kekuatan Masyarakat

Omnibus law sebagai ius constituendum atau hukum yang dicita-citakan dan diangan-angankan di masa depan dengan mengamandemen sebagian undang undang yang sudah ada Ius constitutum yaitu hukum yang berlaku saat ini atau hukum yang telah ditetapkan (hukum positif).

Namun, pengalaman di lapangan menunjukkan betapa kompleksnya masalah dalam bekerjanya hukum. Hukum tidak selalu sejelas, segampang dan sesederhana seperti dibayangkan orang, meskipun dikatakan hukumnya sudah jelas. Hukum adalah dokumen yang terbuka dan selalu mengundang penafsiran. Undang-undang yang dirasakan tidak adil oleh masyarakat mungkin akan ditidurkan (statutory dormancy) atau dikesampingkan (desuetude) (“Hukum Yang Lumpuh”,Kompas, 9/5/1977).

Bangsa ini terlalu besar untuk sekedar diurus oleh undang undang. Negara hukum tidak sama dengan negara undang-undang. Masyarakatnya bisa saja memiliki tekad untuk menata diri sendiri. Pemerintah tidak boleh alergi terhadap diskusi, komentar dan kritik rakyatnya tentang Omnibus Law. Walaupun, selama ini ada yang terasa kurang proporsional. Mengapa undang-undang yang sudah eksis tidak diributkan dan tidak dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Oleh: Abdul Aziz Saleh, S.H., M.H

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia

(PBHI) Wilayah Sulawesi Selatan

Top News

Masyarakat Sulsel Diminta Waspada Tiga hari Kedepan, Akan Terjadi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga hari kedepan. Melalui surat yang terbit Senin,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Populer

Gubernur Andi Sudirman Jalan Anti Mager Bersama 30 Ribu Masyarakat di Pinrang

IDEAtimes.id, PINRANG - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama sekitar 30 ribu masyarakat Kabupaten Pinrang melakukan jalan sehat...

Hasil Presidensi G20 di Bali Lahirkan Deklarasi Bersama

IDEAtimes.id, BALI - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menutup rangkaian Presidensi G20 Indonesia, Rabu (16/11/2022), di Hotel...

Omnibus law: Keadilan, Kemanfaatan, Kepastian Atau Ikut-Ikutan ?

IDEAtimes.id, Opini;- Omnibus law secara makna berarti penggabungan atau kodifikasi beberapa aturan perundang-undangan (hukum positif yang berlaku) yang relevan...

Ini Alasan dr Ardiatma Gabung di Partai Demokrat Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dokter Ardiatma Anwar yang juga salah satu tokoh pemuda Sulawesi Selatan bergabung dengan Partai Demokrat.dr Ardi...

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Bulan April

IDEAtimes.id, Jakarta;- PLN langsung menjalankan langkah taktis untuk melaksanakan kebijakan Presiden Joko Widodo dalam kaitannya untuk...

Shin Thae-yong Panggil 30 Pemain Persiapan Piala AFC U-20 di Uzbekistan, Ini Daftarnya

IDEAtimes.id, JAKARTA - Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk pemusatan latihan (TC) tim U-20 Indonesia persiapan Piala AFC...

Terkini

Rayakan HUT ke-67, Astra Internasional Gelar Fun Mini Soccer Bersama Jurnalis Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Astra Internasional menggelar fun mini soccer di Hari jadi ke 67, Selasa, (20/2). Bermain di Jalan A.P Pettarani, fun mini soccer ini...

Pj Gubernur Sulsel Ingin Kembalikan Kejayaan Kota Parepare Sebagai Pusat Niaga

IDEAtimes.id, PAREPARE - Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun...

Bagi Beras di Maros, Jokowi : Ini Sampai Juni, Bulan Juli Kita Lihat APBN Dulu Cukup Atau Tidak

IDEAtimes.id, MAROS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk Bantuan Pangan Tahap 1 Tahun 2024 kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran...

Baca Juga