31 C
Indonesia
Minggu, Oktober 24, 2021

Lindungi Keluarga dari Ancaman Pelecehan Seksual di Dunia Maya

Wajib Baca

HSN 2021, Ketua KNPI Makassar : Saya Percaya Para Santri Sangat Paham Ideologi Pancasila

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar menghadiri upacara peringatan Hari Santri...

Peringatan Milad Legend Kiwal Garuda Hitam Dirangkaikan dengan Pengukuhan 2 DPC dan 3 Organisasi Sayap

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Legend Kiwal Garuda Hitam Makassar menggelar peringatan Milad ke-2 dirangkaikan dengan pengukuhan 2 DPC serta 3...

Jokowi Akan Kunker, HMI Sulselbar : Kita Sambut dengan Demonstrasi

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Presiden Joko Widodo akan kembali menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Sulawesi-Selatan. Kunjungan orang nomor satu di Indonesia...

IDEAtimes.id, WAJO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 15 September 2021 di Wajo, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Stop di Kamu! Lawan Pelecehan Seksual di Media Digital”.

Program kali ini dimoderatori oleh Rachman Pratama dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu peneliti dan penulis buku, Hairil Amri; pemengaruh dan finalis 10 besar Putri Indonesia 2019, Wa Ode Amelia Nadine; dosen Sekolah Tinggi Multi Media MMTC dan anggota Japelidi, Ardian Setio Utomo; serta dosen Hukum UMI Makassar, M. Fachri Said. Sebanyak 875 peserta mengikuti webinar yang kembali digelar di Wajo secara gratis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama, Hairil Amri, membawakan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet: Digital Skills”. Amri menyebut, cakap digital tak sekadar mahir menggunakan perangkat digital, tetapi juga menginternalisasi norma sosial dan menerapkannya di dunia maya.

Dia juga membagikan tips berinternet secara sehat, aman dan kreatif. “Tetapkan tujuan, gunakan internet untuk mengembangkan potensi, hindari konten pornografi, dan berpikir sebelum mengirim,” pesannya.

Berikutnya, Wa Ode Amelia Nadine menyampaikan materi berjudul “Online Sexual Harassment”. Ia menjelaskan tentang pelecehan seksual, jenis-jenisnya (verbal, nonverbal, fisik), berkembangnya pelecehan seksual daring, dan cara menghindarinya.

The world needs your voice. Korban pelecehan seksual harus berani speak up, karena kita wanita kuat dan dilindungi hukum. Kita bisa saling membantu dengan speak up,” katanya.

Sebagai pemateri ketiga, Ardian Setio Utomo membawakan tema “Digital Culture: Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital”.

Ardian mengawali paparannya dengan definisi budaya digital dan etis bermedia digital. Selanjutnya, dia menggambarkan budaya bermedia digital serta penguatan karakter dalam digitalisasi.

Adapun pemateri terakhir, Fachri Said menyampaikan tema “Digital Safety: Berani Lapor Kejahatan Siber”. Fachri menjelaskan tentang perangkat hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual, KUHP, UU ITE, dan UU Pornografi.

Menurut dia, budaya turut mempengaruhi respons masyarakat terhadap korban pelecehan seksual. “Salah satu strategi melaporkan pelecehan seksual adalah memperkuat mental,” kata dia.

Selanjutnya, moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Tampak antusiasme peserta dalam mengajukan beragam pertanyaan menarik kepada para narasumber.

“Sebagai orangtua, bagaimana cara kita memfilter konten negatif dan positif di akun media sosial anak agar terhindar dari pelecehan seksual? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Juli Lastari, salah seorang peserta webinar.

Hairil Amri menyarankan agar orangtua mengontrol penggunaan gawai anak. Salah satunya adalah dengan memeriksa riwayat penggunaannya. “Kedua, orangtua harus bisa mendekati anak agar mereka mau terbuka, termasuk apa yang mereka kerjakan di media sosial,” imbuhnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, WAJO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 15 September 2021 di Wajo, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Stop di Kamu! Lawan Pelecehan Seksual di Media Digital”.

Program kali ini dimoderatori oleh Rachman Pratama dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu peneliti dan penulis buku, Hairil Amri; pemengaruh dan finalis 10 besar Putri Indonesia 2019, Wa Ode Amelia Nadine; dosen Sekolah Tinggi Multi Media MMTC dan anggota Japelidi, Ardian Setio Utomo; serta dosen Hukum UMI Makassar, M. Fachri Said. Sebanyak 875 peserta mengikuti webinar yang kembali digelar di Wajo secara gratis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama, Hairil Amri, membawakan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet: Digital Skills”. Amri menyebut, cakap digital tak sekadar mahir menggunakan perangkat digital, tetapi juga menginternalisasi norma sosial dan menerapkannya di dunia maya.

Dia juga membagikan tips berinternet secara sehat, aman dan kreatif. “Tetapkan tujuan, gunakan internet untuk mengembangkan potensi, hindari konten pornografi, dan berpikir sebelum mengirim,” pesannya.

Berikutnya, Wa Ode Amelia Nadine menyampaikan materi berjudul “Online Sexual Harassment”. Ia menjelaskan tentang pelecehan seksual, jenis-jenisnya (verbal, nonverbal, fisik), berkembangnya pelecehan seksual daring, dan cara menghindarinya.

The world needs your voice. Korban pelecehan seksual harus berani speak up, karena kita wanita kuat dan dilindungi hukum. Kita bisa saling membantu dengan speak up,” katanya.

Sebagai pemateri ketiga, Ardian Setio Utomo membawakan tema “Digital Culture: Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital”.

Ardian mengawali paparannya dengan definisi budaya digital dan etis bermedia digital. Selanjutnya, dia menggambarkan budaya bermedia digital serta penguatan karakter dalam digitalisasi.

Adapun pemateri terakhir, Fachri Said menyampaikan tema “Digital Safety: Berani Lapor Kejahatan Siber”. Fachri menjelaskan tentang perangkat hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual, KUHP, UU ITE, dan UU Pornografi.

Menurut dia, budaya turut mempengaruhi respons masyarakat terhadap korban pelecehan seksual. “Salah satu strategi melaporkan pelecehan seksual adalah memperkuat mental,” kata dia.

Selanjutnya, moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Tampak antusiasme peserta dalam mengajukan beragam pertanyaan menarik kepada para narasumber.

“Sebagai orangtua, bagaimana cara kita memfilter konten negatif dan positif di akun media sosial anak agar terhindar dari pelecehan seksual? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Juli Lastari, salah seorang peserta webinar.

Hairil Amri menyarankan agar orangtua mengontrol penggunaan gawai anak. Salah satunya adalah dengan memeriksa riwayat penggunaannya. “Kedua, orangtua harus bisa mendekati anak agar mereka mau terbuka, termasuk apa yang mereka kerjakan di media sosial,” imbuhnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Jalan Kaki, Bupati Luwu Ajak Pelajar SMA Ini Naik di Mobil Dinasnya

IDEAtimes.id, LUWU - Bupati Luwu, Sulawesi Selatan, Basmin Mattayang mengajak seorang pelajar SMA negeri 2 Walenrang naik ke mobil...

PT Vale Indonesia Hentikan Operasi, Luwu Timur Terancam Kehilangan APBD Rp 200 Miliar

IDEAtimes.id, Makassar;- Perusahaan yang bergerak di Pertambangan yakni PT Vale Indonesia menghentikan Operasinya. Hal ini dilakukan akibat adanya wabah virus covid-19 yang dianggap mengancam seluruh...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Sempat Gol Bunuh Diri, Ibrahimovic Antar Milan Menang 4-2 Atas Bologna

IDEAtimes.id, FOOTBALL - AC Milan berhasil menang 4-2 atas Bologna dengan penuh drama. Bermain di Stadion Renato Dall'ara, Minggu, (24/10/2021)...

SMA 6 Makassar Angkatan 2002 Gelar Silaturahmi di Rujab Ketua DPRD Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Makassar angkatan 2002 menggelar reuni dan silaturahmi di Rumah Jabatan...

Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Buka Bakti Sosial DIKA

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Plt Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina hadiri Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Departemen...

IDEAtimes.id, WAJO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 15 September 2021 di Wajo, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Stop di Kamu! Lawan Pelecehan Seksual di Media Digital”.

Program kali ini dimoderatori oleh Rachman Pratama dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu peneliti dan penulis buku, Hairil Amri; pemengaruh dan finalis 10 besar Putri Indonesia 2019, Wa Ode Amelia Nadine; dosen Sekolah Tinggi Multi Media MMTC dan anggota Japelidi, Ardian Setio Utomo; serta dosen Hukum UMI Makassar, M. Fachri Said. Sebanyak 875 peserta mengikuti webinar yang kembali digelar di Wajo secara gratis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama, Hairil Amri, membawakan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet: Digital Skills”. Amri menyebut, cakap digital tak sekadar mahir menggunakan perangkat digital, tetapi juga menginternalisasi norma sosial dan menerapkannya di dunia maya.

Dia juga membagikan tips berinternet secara sehat, aman dan kreatif. “Tetapkan tujuan, gunakan internet untuk mengembangkan potensi, hindari konten pornografi, dan berpikir sebelum mengirim,” pesannya.

Berikutnya, Wa Ode Amelia Nadine menyampaikan materi berjudul “Online Sexual Harassment”. Ia menjelaskan tentang pelecehan seksual, jenis-jenisnya (verbal, nonverbal, fisik), berkembangnya pelecehan seksual daring, dan cara menghindarinya.

The world needs your voice. Korban pelecehan seksual harus berani speak up, karena kita wanita kuat dan dilindungi hukum. Kita bisa saling membantu dengan speak up,” katanya.

Sebagai pemateri ketiga, Ardian Setio Utomo membawakan tema “Digital Culture: Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital”.

Ardian mengawali paparannya dengan definisi budaya digital dan etis bermedia digital. Selanjutnya, dia menggambarkan budaya bermedia digital serta penguatan karakter dalam digitalisasi.

Adapun pemateri terakhir, Fachri Said menyampaikan tema “Digital Safety: Berani Lapor Kejahatan Siber”. Fachri menjelaskan tentang perangkat hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual, KUHP, UU ITE, dan UU Pornografi.

Menurut dia, budaya turut mempengaruhi respons masyarakat terhadap korban pelecehan seksual. “Salah satu strategi melaporkan pelecehan seksual adalah memperkuat mental,” kata dia.

Selanjutnya, moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Tampak antusiasme peserta dalam mengajukan beragam pertanyaan menarik kepada para narasumber.

“Sebagai orangtua, bagaimana cara kita memfilter konten negatif dan positif di akun media sosial anak agar terhindar dari pelecehan seksual? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Juli Lastari, salah seorang peserta webinar.

Hairil Amri menyarankan agar orangtua mengontrol penggunaan gawai anak. Salah satunya adalah dengan memeriksa riwayat penggunaannya. “Kedua, orangtua harus bisa mendekati anak agar mereka mau terbuka, termasuk apa yang mereka kerjakan di media sosial,” imbuhnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Ini Harapan Presiden Jokowi di Hari Santri Nasional 2021

IDEAtimes.id, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan pesantren dan para santri dapat semakin berperan dalam kemajuan ekonomi...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -