31 C
Indonesia
Tuesday, August 4, 2020

RSKD Dadi Dikosongkan dari Pasien Umum untuk Penanganan Covid-19

Wajib Baca

Kapolri Diminta Tindak Tegas Oknum Polri Yang Terlibat Kasus Novel Baswedan

IDEAtimes.id, Jakarta-  Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) didesak untuk menuntaskan kasus keterlibatan aparat kepolisian dalam kasus penyiraman air keras ke...

Gubernur Apresiasi Capaian UNM Selama 59 Tahun Sebagai Dapur Pendidikan

IDEAtimes.id, Makassar;-  Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Makassar (UNM) atas segala...

Antisipasi Kerusakan Hutan dan Banjir, PT Masmindo Diminta Hentikan Operasi

IDEAtimes.id, Luwu;- Perusahaan tambang emas di Latimojong, Kabupaten Luwu, PT Masmindo Dwi Area didesak agar segera ditutup. Pasalnya, selain belum memberikan...

IDEAtimes.id, Makassar;- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menunjuk Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi sebagai rumah sakit awal pengecekan bagi masyarakat yang mengalami gejala Corona.

Karena itu, rumah sakit ini akan dikosongkan dari pasien umum, beberapa hari ke depan.

Diketahui, RSKD Dadi menjadi satu dari tiga rumah sakit, bersama dengan RS Sayang Rakyat dan RS Wahidin, sebagai rumah sakit utama penanganan Covid di Makassar.

Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah mengatakan, untuk screening awal, dilakukan di rumah sakit ini. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi alasan penolakan pasien yang dilakukan oleh rumah sakit.

Adapun peranan masing-masing rumah sakit ini, RS Sayang Rakyat dan RS Dadi dengan kapasitas ada 318 tempat tidur, itu untuk merawat positif covid kategori ringan.

Sedangkan bagi pasien yang memiliki penyakit bawaan, kemudian akan dirujuk ke rumah sakit Wahidin Sudirohusodo.

“Saya kira nanti, tidak akan ada lagi penolakan pasien. Karena kita sudah atur lewat gugus tugas, itu juga jika ada masalah kesehatan di rumah bisa lewat call center dijemput, dan dilihat apa masalahnya. Kalau ringan, kalau bukan di Dadi, ya RS Sayang Rakyat. Tetapi kalau ada komplikasi ya Rumah Sakit Wahidin,” jelas Nurdin Abdullah.

Humas RSKD Dadi, Yunus Paraya, mengatakan, khusus RSKD Dadi difokuskan menjadi rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

Untuk pasien umum saat ini mulai dikosongkan.

“Rencananya seperti itu. Tetapi ada ruangan dan gedung tersendirinya. Ini sambil ditunggu penyembuhannya,” kata Humas RSKD Dadi, Yunus Paraya.

Tambah Yunus, bagi penanganan pasien jiwa juga memiliki gedung terpisah.

“Gedung untuk pasien jiwa terpisah dari gedung isolasi yang digunakan,” imbuhnya.(*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 
- Advertisement -

TerIDEA

Kapolri Diminta Tindak Tegas Oknum Polri Yang Terlibat Kasus Novel Baswedan

IDEAtimes.id, Jakarta-  Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) didesak untuk menuntaskan kasus keterlibatan aparat kepolisian dalam kasus penyiraman air keras ke...

Camat Panakkukang Terkonfirmasi Positif Covid

IDEAtimes.id, Makassar;- Masyarakat Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar heboh dengan pesan yang beredar di grup Whatt'sApp. Pasalnya, pesan tersebut mengatakan jika Camat Panakkukang Muh Thahir Rasyid...

Saddam Al Jihad Mundur Sebagai Ketum PB HMI 2018-2020

IDEAtimes id, Jakarta;- Respiratori Saddam Al Jihad mundur sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2018-2020. Saddam mundur...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Sebelum Positif Corona, Menhub Sempat Keliling Sulsel

IDEAtimes.id, Makassar; - Menteri Perhubungan Budi Karya dinyatakan positif dan telah diverifikasi di RSPAD. Pernyataan ini disampaikan...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -