31 C
Indonesia
Sabtu, Mei 15, 2021

Soal Jabatan Menteri, Ahmad Ali dukung Rapsel Ali

Wajib Baca

Hebat!!! Pemda Selayar Raih WTP 5 Kali Bertutut-turut

IDEAtimes.id, SELAYAR - P Kabupaten Kepulauan Selayar secara berturut-turut kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan...

Umat Muslim di Sulsel Diimbau Salurkan Zakat

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengimbau kepada seluruh umat muslim khususnya di Sulsel...

Plt Gubernur Jamin Ketersediaan Stok Daging Jelang Lebaran

IDEAtimes.id, MAKASAR - Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memastikan stok kebutuhan daging di Sulsel terjamin selama bulan...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kabar politisi NasDem menghadap Presiden Joko Widodo dan kini santer disebut akan menduduki salah satu jabatan menteri langsung ditanggapi partainya.

Partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut secara terbuka memberikan dukungannya.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad Ali menegaskan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik.

Apalagi jabatan sekelas menteri, ia memastikan siapapun kader NasDem yang dianggap mumpuni, pasti akan mereka dukung. Tidak terkecuali Rapsel.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di tangan Presiden.

Rapsel diundang ke Istana untuk menghadapi Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet.

Anggota DPR RI asal Sulsel itu belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.

Menurut Ahmad Ali, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader. Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden
sebagai kepala pemerintahan.

“Sebagai partai pasti senang kalau ada kader dianggap layak atau mumpuni menjadi menteri. Namun kami paham benar bahwa mengangkat atau memberhentikan seseorang pada suatu jabatan, itu menjadi kewenangan Presiden,” ujarnya kepada wartawan.

Rapsel sendiri mengakui dirinya bertemu Presiden Jokowi pada Rabu, 14 April lalu.

Sehari setelahnya, mantan Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sulawei Selatan dan Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan, dan Industri Indonesia (Ardin) Sulawesi Selatan itu mengaku juga bertemu dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

“Rabu pagi saya bertemu Presiden Jokowi. Dan keesokan harinya saya dipanggil Wakil Presiden. Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama persoalan-persoalan terkait kebangsaan. Intinya adalah bagaimana Indonesia bisa semakin maju,” kata Rapsel, Sabtu, (17/4)

Mengenai ramainya pemberitaan bahwa dirinya akan masuk dalam kabinet, Rapsel menanggapinya dengan santai.

Ia hanya mengatakan, dirinya merasa sangat terhormat bisa bertemu Presiden dan membahas masalah kebangsaan.

“Kami berdialog sambil jalan bersama,” beber pendiri Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan (Aspeksindo) tersebut.(**)

- Advertisement -
- Advertisement -

TerIDEA

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui grup-grup Whatt'sApp, Kamis, (9/12). "Innalillahi wainna ...

Mantum PB HMI “Mulyadi” dan Istri Dikabarkan Ada Didalam Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak

IDEAtimes.id, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan menjadi salah satu penumpang di Pesawat...

Selain Sarang Narkoba, Apartemen Vida View Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

IDEAtimes.id, Makassar;- Meski ditengah pandemi Covid-19, praktek prostitusi tetap masih beroperasi. Namun, kali ini para pekerja prostitusi tersebut tidak menawarkan diri secara langsung melainkan melalui...

Detik-detik Imam Masjid Dipukul OTK Saat Salat Subuh

IDEAtimes.id, PEKANBARU - Seorang pria diamuk massa saat masuk ke sebuah Masjid di Pekanbaru, Riau, Jumat, (7/5/2021) Subuh dini hari. Pria tersebut diamuk jamaah Masjid...
- Advertisement -

Populer

Viral di Twitter, Video Mesum Diduga Mirip Gisel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga net dihebohkan dengan viralnya video mesum diduga mirip artis Gisella Anastasya atau Gisel, Jumat, malam,...

Selain Disuruh Copot Kalung Antivirus, Mentan SYL Juga Diminta Tidak Mengurusi Urusan Kemenkes

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kementerian Pertanian menggelar Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Selasa, 7/7/2020. Namun, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri...

Innalillahi, Calon Bupati Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di Hari Pencoblosan

IDEAtimes.id, BARRU - Calon Bupati Barru H. Malkan Amin meninggal dunia tepat dihari pencoblosan, Kamis, (9/12/2020). Kabar duka ini beredar melalui...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kabar politisi NasDem menghadap Presiden Joko Widodo dan kini santer disebut akan menduduki salah satu jabatan menteri langsung ditanggapi partainya.

Partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut secara terbuka memberikan dukungannya.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad Ali menegaskan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik.

Apalagi jabatan sekelas menteri, ia memastikan siapapun kader NasDem yang dianggap mumpuni, pasti akan mereka dukung. Tidak terkecuali Rapsel.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di tangan Presiden.

Rapsel diundang ke Istana untuk menghadapi Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet.

Anggota DPR RI asal Sulsel itu belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.

Menurut Ahmad Ali, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader. Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden
sebagai kepala pemerintahan.

“Sebagai partai pasti senang kalau ada kader dianggap layak atau mumpuni menjadi menteri. Namun kami paham benar bahwa mengangkat atau memberhentikan seseorang pada suatu jabatan, itu menjadi kewenangan Presiden,” ujarnya kepada wartawan.

Rapsel sendiri mengakui dirinya bertemu Presiden Jokowi pada Rabu, 14 April lalu.

Sehari setelahnya, mantan Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sulawei Selatan dan Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan, dan Industri Indonesia (Ardin) Sulawesi Selatan itu mengaku juga bertemu dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

“Rabu pagi saya bertemu Presiden Jokowi. Dan keesokan harinya saya dipanggil Wakil Presiden. Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama persoalan-persoalan terkait kebangsaan. Intinya adalah bagaimana Indonesia bisa semakin maju,” kata Rapsel, Sabtu, (17/4)

Mengenai ramainya pemberitaan bahwa dirinya akan masuk dalam kabinet, Rapsel menanggapinya dengan santai.

Ia hanya mengatakan, dirinya merasa sangat terhormat bisa bertemu Presiden dan membahas masalah kebangsaan.

“Kami berdialog sambil jalan bersama,” beber pendiri Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan (Aspeksindo) tersebut.(**)

- Advertisement -
- Advertisement -

iDEA TV

VIDEO : Proses Pelantikan Budiman Sebagai Bupati Luwu Timur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Gubermur Sulawesi-Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantikan Budiman sebagai Bupati Luwu Timur periode 2021-20216,...

Hadir di Belopa, Ini Varian Menu Kedai Shezan Dumdum

IDEAtimes.id, Luwu;- Salah satu Kedai dengan menghadirkan sejumlah menu yang memanjakan lida hadir di Belopa, Kabupaten Luwu. Hadir sejak Bulan lalu, Kedai yang bernama Shezan...

Warkop WTL di Luwu Gratiskan Tempat dan Kopi Setiap Jumat untuk Diskusi

IDEAtimes.id, Luwu;- Saat ini, warung kopi (warkop) menjadi salah satu tempat bersantai yang digemari dari berbagai kalangan. Sehingga, warung kopi sering kali dijadikan sebagai tempat...

Selaian THM dan Tempat SPA, Ini Jenis Usaha yang Akan Ditutup Oleh Pemkot Makassar

IDEAtimes.id, Makassar;- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tpat usaha. Melalui surat Nomor : 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020 tentang Penutupan Kegiatan Operasional...

Unjuk Rasa Pekerja Seni dan Hiburan Malam di Makassar, Minta THM Kembali Dibuka

IDEAtimes.id, Makassar;- Ratusan Pekerja seni dan hiburan malam se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis, 13/8/2020. Demonstrasi ini...
- Advertisement -

Wajib Baca

Benjamin Netanyahu Sebut Serangan Israel ke Gaza Belum Usai

IDEAtimes.id, INTERNASIONAL - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan jika serangan Israel ke kelompok Hamas belum usai. Netanyahu mengatakan,...

Bupati Basli Ali lepas Jenazah Legislator Bijaksana Hj. Suryani Ramli

IDEAtimes.id, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melepas secara resmi jenazah Dra. Hj. Suryani Ramli dikediaman Almarhuma...

Korban Rumah Terseret Arus Sungai di Sinjai Sudah Ditangani Pemprov Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR -  Sebuah rumah di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, terseret derasnya arus sungai pada Jumat...

IDEAtimes.id, JAKARTA – Kabar politisi NasDem menghadap Presiden Joko Widodo dan kini santer disebut akan menduduki salah satu jabatan menteri langsung ditanggapi partainya.

Partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut secara terbuka memberikan dukungannya.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad Ali menegaskan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik.

Apalagi jabatan sekelas menteri, ia memastikan siapapun kader NasDem yang dianggap mumpuni, pasti akan mereka dukung. Tidak terkecuali Rapsel.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di tangan Presiden.

Rapsel diundang ke Istana untuk menghadapi Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet.

Anggota DPR RI asal Sulsel itu belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.

Menurut Ahmad Ali, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader. Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden
sebagai kepala pemerintahan.

“Sebagai partai pasti senang kalau ada kader dianggap layak atau mumpuni menjadi menteri. Namun kami paham benar bahwa mengangkat atau memberhentikan seseorang pada suatu jabatan, itu menjadi kewenangan Presiden,” ujarnya kepada wartawan.

Rapsel sendiri mengakui dirinya bertemu Presiden Jokowi pada Rabu, 14 April lalu.

Sehari setelahnya, mantan Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sulawei Selatan dan Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan, dan Industri Indonesia (Ardin) Sulawesi Selatan itu mengaku juga bertemu dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

“Rabu pagi saya bertemu Presiden Jokowi. Dan keesokan harinya saya dipanggil Wakil Presiden. Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama persoalan-persoalan terkait kebangsaan. Intinya adalah bagaimana Indonesia bisa semakin maju,” kata Rapsel, Sabtu, (17/4)

Mengenai ramainya pemberitaan bahwa dirinya akan masuk dalam kabinet, Rapsel menanggapinya dengan santai.

Ia hanya mengatakan, dirinya merasa sangat terhormat bisa bertemu Presiden dan membahas masalah kebangsaan.

“Kami berdialog sambil jalan bersama,” beber pendiri Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan (Aspeksindo) tersebut.(**)

- Advertisement -
- Advertisement -

Nasional

Bersama Keluarga, SBY Rayakan Idul Fitri dengan Prokes Ketat

IDEAtimes.id, BOGOR - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono rupanya masih menyimpan kesedihan mendalam di perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah...

Nurdin Abdullah Tiga Kali Terima Uang, Total Rp 5,4 Miliar

IDEAtimes.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) tersangka korupsi proyek. Disinyalir, Nurdin Abdullah telah menerima uang sebesar Rp....

Breaking News : Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

IDEAtimes.i,d, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan 3 tersangka kasus OTT di Sulsel, Sabtu, (27/2/2021) kemarin. Penetapan ini dilakukan usai melakukan penyidikan Sabtu,...

Menkumham : SK Versi Fajriansyah Sudah Diblokir, Kalau Ada yang Gunakan Laporkan

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu, (11/11/2020). Dalam pertemuan ini, KNPI dan Menkumham membahas...

Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Polisi Lakukan Tes Urine

IDEAtimes.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) segera melakukan tes urine kepada seluruh anggota polisi. Hal itu berkaitan dengan pasca...
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -