IDEAtimes.id, Luwu Timur;- Pengurus Pusat (PP) Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMALUTIM) kecewa dengan pelaksana kegiatan Pilkada Damai yang digelar Polres Luwu Timur, Senin, 9 Maret 2020.
Kekecewaan ini lahir lantaran kegiatan tersebut dianggap tanpa sepengetahuan pengurus PP IPMALUTIM dalam hal ini Ketua dan Sekretaris.
Irwahyu Prasada selaku Ketua Umum mengatakan awalnya dirinya mendapatkan telpon untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Namun, dirinya kaget lantaran dicatut sebagai pelaksana kegiatan tanpa sepengetahuan pengurusnya.
“Kegiatan ini sebenarnya bagus cuma yang kita sesalkan kegiatan ini dilaksanakan tanpa konfirmasi kita (pengurus) padahal disitu tercatut sebagai pelaksana.”Ungkap Wahyu kepada awak media, Kamis, 13/3/2020.
“Jadi kegiatan ini bisa kita anggap pelanggaran hukum karena mengatasnamakan Ipmalutim tapi tanpa konfirmasi dari kami.” Jelasnya.
Lanjut Mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) ini menjelaskan, pencairan dana kegiatan ini tentu menjadi pertanyaan besar karena menggunakan stempel lembaga serta tanda tangan Ketua dan Sekretaris.
“Ini terkesan mencoreng lembaga, karena adanya oknum yang menggunakan lembaga untuk mendapatkan uang di kegiatan tersebut.” Tegasnya.
“Saya harap Polres Luwu Timur menindak lanjuti oknum tersebut yang merusak lembaga.”Tutupnya.(Ik)