Sabtu, Juni 15, 2024

Video Conference Bersama Kemendagri, Sekprov Laporkan Penanganan Covid-19

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat, melakukan video conference bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, Jumat, 3 April 2020.

Dalam laporannya, Abdul Hayat menjelaskan, berdasarkan data umum terkait Covid-19 di Sulsel, Pemprov telah melakukan perlindungan dan sekuritas sosial.

“Untuk melakukan protection, perlindungan dan jaminan sosial, tentu kita sudah melakukan refocusing. Hasil refocusing yang kita lakukan itu adalah Rp 107 miliar untuk jaring pengaman sosial”, terangnya.

Abdul Hayat menjelaskan, untuk melakukan refocusing tersebut secara efektif diperlukan Basis Data Terpadu (BDT) dari Kementerian Sosial.

“Apa-apa saja BDT yang belum tersentuh oleh jaring pengaman sosial, kita akan segera pastikan untuk antisipasi dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 ini,” lanjutnya.

Ditambahkannya lagi, hal yang paling diperlukan dalam menghadapi wabah pendemi Covid-19 tersebut adalah sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satunya adalah dengan memastikan secara konkret jumlah bantuan. Sehingga, tidak terjadi tumpang-tindih pelaksanaan kerja di lapangan.

Hadir mendampingi Abdul Hayat dalam pertemuan tersebut, Perwakilan BPBD Sulsel, perwakilan Dinas Perhubungan Sulsel, serta perwakilan Dinas Kesehatan Sulsel. (*)

Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat, melakukan video conference bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, Jumat, 3 April 2020.

Dalam laporannya, Abdul Hayat menjelaskan, berdasarkan data umum terkait Covid-19 di Sulsel, Pemprov telah melakukan perlindungan dan sekuritas sosial.

“Untuk melakukan protection, perlindungan dan jaminan sosial, tentu kita sudah melakukan refocusing. Hasil refocusing yang kita lakukan itu adalah Rp 107 miliar untuk jaring pengaman sosial”, terangnya.

Abdul Hayat menjelaskan, untuk melakukan refocusing tersebut secara efektif diperlukan Basis Data Terpadu (BDT) dari Kementerian Sosial.

“Apa-apa saja BDT yang belum tersentuh oleh jaring pengaman sosial, kita akan segera pastikan untuk antisipasi dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 ini,” lanjutnya.

Ditambahkannya lagi, hal yang paling diperlukan dalam menghadapi wabah pendemi Covid-19 tersebut adalah sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satunya adalah dengan memastikan secara konkret jumlah bantuan. Sehingga, tidak terjadi tumpang-tindih pelaksanaan kerja di lapangan.

Hadir mendampingi Abdul Hayat dalam pertemuan tersebut, Perwakilan BPBD Sulsel, perwakilan Dinas Perhubungan Sulsel, serta perwakilan Dinas Kesehatan Sulsel. (*)

spot_img
Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...

Berita Lainnya

spot_img