Sabtu, Juni 15, 2024

Jadi Ojol Tidak Halangi Aktifitas Perkuliahan Aidil Fitrah

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Ojek online atau OJOL salah satu transportasi berbayar yang saat ini bisa dibilang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di perkotaan.

Bagaimana tidak, selain muda, Ojek Online juga di anggap aman oleh para penumpang dibandingkan dengan transportasi yang lain.

Hal inilah yang membuat perusahaan ojek online membuka lowongan pekerjaan besar-besaran termasuk di Makassar.

Pendaftar ojek online pun bervariasi, ada yang dari ojek konvensional, mantan karyawan, mahasiswa atau pun orang tua yang telah pensiun dari suatu pekerjaan.

Yang menarik adalah, redaksi ideatimes.id berhasil menemukan salah satu pengemudi ojek Online yang saat ini masih berstatus mahasiswa.

Bernama, Aidil Fitrah, bergabung di Ojol sejak 2018 hingga saat ini atau sekitar satu tahun delapan bulan.

Berstatus mahasiswa akhir di salah satu kampus di Makassar, Pemuda kelahiran 28 Februari 1996 ini mengaku selama menjadi Ojol, pekerjaannya tidak pernah menganggu aktifitas yang lainnya.

“Jadi ojol itu sangat tidak menganggu aktifitas saya sperti biasanya walaupun status saya masih mahasiswa yah mahasiswa tingkat akhir lebih tepatnya.”Ungkap Aidil saat berbincang dengan wartawan ideatimes.id, Minggu, 14/6/2020.

“Ini dikarenakan jadi ojol tidak menuntut kita harus kerja tiap hari. Yaah semau-maunya kita mau keluar jam berapa, terserah, toh pihak manajemen Grab tidak menuntut kita bilang harus kerja tiap hari, contoh juga seumpama saya lagi ada keperluan di kampus misalnya yaah saya utamakan keperluan kampus dulu. Nah nanti setelah selesai pengurusan barulah saya melakukan aktivitas saya lagi sebagai ojek online . Jadi menurut saya tidak menganggulah aktivitas saya sehari-hari.” Tambahnya.

Terkait hasil yang ia dapatkan apakah mampu membiayai kehidupan sehari-harinya, Aidil mengatakan jika hasil dari pekerjaannya saat ini sebagai Ojol sangat mampu menutupi biaya hidupnya.

“Alhamdulillah kebutuhan saya bisa saya penuhi sendiri tanpa di bebankan lagi biaya dari orang tua, yang dulunya kehidupan sehari-hari seperti uang jajan, belanja inilah itulah, bayar kosan, bayar listrik, air dan lain-lain itu semua biaya dari orang tua.”Katanya.

“Nah setelah saya berprofesi sebagai ojek online alhamdulillah semua yang saya sebutkan di atas yang membiaya hidup saya yaah saya sendiri. Alhamdulillah. Dan 1 lagi sekrang itu saya lagi punya cicilan motor, nah itu yang membuat saya juga semangat untuk mencari rejeki di jalanan.” Jelasnya lagi.

Aidil menerangkan, Awal mula dirinya mendaftar ojek online karena di ajak oleh salah satu temannya yang juga seorang mahasiswa.

“Cuma dulu itu saya masih sibuk urus kuliah dan dulu juga masih sibuk Lab, jadi kadang dari pagi sampai malam yaah di kampus saja kerjakan tugas-tugas kuliah jadi nggak kepikiran untuk daftar jadi ojek online.” Terangnya.

Nah ketika sudah mendekati semester akhir lanjut Aidil, barulah kepikiran untuk daftar.

“yah soalnya sudah tidak sibuk sekali di kampus. Jadi saya beranikan daftar dan alhamdulillah sampai sekarang masih bisa bertahan soalnya ada cicilan yang harus di lunasi.”Tutupnya.(Napo/Fadil)

Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Ojek online atau OJOL salah satu transportasi berbayar yang saat ini bisa dibilang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di perkotaan.

Bagaimana tidak, selain muda, Ojek Online juga di anggap aman oleh para penumpang dibandingkan dengan transportasi yang lain.

Hal inilah yang membuat perusahaan ojek online membuka lowongan pekerjaan besar-besaran termasuk di Makassar.

Pendaftar ojek online pun bervariasi, ada yang dari ojek konvensional, mantan karyawan, mahasiswa atau pun orang tua yang telah pensiun dari suatu pekerjaan.

Yang menarik adalah, redaksi ideatimes.id berhasil menemukan salah satu pengemudi ojek Online yang saat ini masih berstatus mahasiswa.

Bernama, Aidil Fitrah, bergabung di Ojol sejak 2018 hingga saat ini atau sekitar satu tahun delapan bulan.

Berstatus mahasiswa akhir di salah satu kampus di Makassar, Pemuda kelahiran 28 Februari 1996 ini mengaku selama menjadi Ojol, pekerjaannya tidak pernah menganggu aktifitas yang lainnya.

“Jadi ojol itu sangat tidak menganggu aktifitas saya sperti biasanya walaupun status saya masih mahasiswa yah mahasiswa tingkat akhir lebih tepatnya.”Ungkap Aidil saat berbincang dengan wartawan ideatimes.id, Minggu, 14/6/2020.

“Ini dikarenakan jadi ojol tidak menuntut kita harus kerja tiap hari. Yaah semau-maunya kita mau keluar jam berapa, terserah, toh pihak manajemen Grab tidak menuntut kita bilang harus kerja tiap hari, contoh juga seumpama saya lagi ada keperluan di kampus misalnya yaah saya utamakan keperluan kampus dulu. Nah nanti setelah selesai pengurusan barulah saya melakukan aktivitas saya lagi sebagai ojek online . Jadi menurut saya tidak menganggulah aktivitas saya sehari-hari.” Tambahnya.

Terkait hasil yang ia dapatkan apakah mampu membiayai kehidupan sehari-harinya, Aidil mengatakan jika hasil dari pekerjaannya saat ini sebagai Ojol sangat mampu menutupi biaya hidupnya.

“Alhamdulillah kebutuhan saya bisa saya penuhi sendiri tanpa di bebankan lagi biaya dari orang tua, yang dulunya kehidupan sehari-hari seperti uang jajan, belanja inilah itulah, bayar kosan, bayar listrik, air dan lain-lain itu semua biaya dari orang tua.”Katanya.

“Nah setelah saya berprofesi sebagai ojek online alhamdulillah semua yang saya sebutkan di atas yang membiaya hidup saya yaah saya sendiri. Alhamdulillah. Dan 1 lagi sekrang itu saya lagi punya cicilan motor, nah itu yang membuat saya juga semangat untuk mencari rejeki di jalanan.” Jelasnya lagi.

Aidil menerangkan, Awal mula dirinya mendaftar ojek online karena di ajak oleh salah satu temannya yang juga seorang mahasiswa.

“Cuma dulu itu saya masih sibuk urus kuliah dan dulu juga masih sibuk Lab, jadi kadang dari pagi sampai malam yaah di kampus saja kerjakan tugas-tugas kuliah jadi nggak kepikiran untuk daftar jadi ojek online.” Terangnya.

Nah ketika sudah mendekati semester akhir lanjut Aidil, barulah kepikiran untuk daftar.

“yah soalnya sudah tidak sibuk sekali di kampus. Jadi saya beranikan daftar dan alhamdulillah sampai sekarang masih bisa bertahan soalnya ada cicilan yang harus di lunasi.”Tutupnya.(Napo/Fadil)

spot_img
Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...

Berita Lainnya

spot_img