Kamis, April 3, 2025

Meski Sudah Polisi, Bripka Hamzah Tetap Bertani

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Bertani adalah salah satu pekerjaan yang sering ki jumpai di kehidupan masyarakat Indonesia.

Terlebih, saat ini Indonesia adalah negara dengan penghasil beras terbesar mengingat 90 persen wilayah di Indonesia adalah persawahan.

Namun, sangat jarang kita jumpai orang yang telah punya status sebagai pegawai atau ASN akan melakukan pekerjaan tersebut.

Tapi, berbeda dengan polisi yang satu ini, meski statusnya sebagai anggota Polri dan mendapat gaji dari negara, dirinya tetap bertani.

Dia adalah Bripka Hamzah S.H, anggota Polri lulusan Diktuk tamtama Brimob tahun 1993 yang memulai dinas di Kepolisian pada unit Satwa K-9 POLDA Sulsel dari tahun 1993 hingga sekarang (26 tahun).

Dg. Ngerang, demikian nama panggilannya, pria kelahiran Gowa 1973 ini, tepatnya 47 tahun silam, yang saat ini tinggal di Kampung kelahirannya Bontoa Desa Lempangan Kec. Bajeng Kab. Gowa.

Selepas dia melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat kepolisian, ia mengisi waktu luangnya untuk mengelola tanaman padi pada area sawah dengan luas sekitar 60 are.

“Nyambi sebagai petani selain bisa menambah penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari – hari saya, juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran fisik yang sangat diperlukan oleh setiap anggota POLRI dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, selain itu saya juga merasakan kebahagiaan tersendiri apabila mendapat hasil panen padi yang baik melalui hasil keringat saya sendiri”, ujar Bripka Hamzah.

Bripka Hamzah saat sedang bertugas (Foto/ist)

Kegiatan tersebut dia lakukan disela – sela waktu lepas jaga. Ia melakukan kegiatan sebagai petani sejak 15 tahun terakhir hingga sekarang.

Hasil dari panen padinya ia sisihkan dan ia gunakan untuk membantu kebutuhan sehari – hari serta untuk biaya pendidikan kedua anaknya yang sementara mengenyam pendidikan di bangku kuliah salah satu kampus negeri di Makassar dan anak yang kedua duduk dibangku SMA.

“Hasil panen padi saya lumayan untuk kebutuhan sehari – hari dan juga untuk membantu biaya pendidikan kedua anak saya serta sebagian dari hasil panen padi yang saya sisihkan digunakan untuk biaya Umroh ke tanah suci oleh istri saya yang alhamdulillah telah berangkat tahun lalu” tambahnya.

Masyarakat dilingkungan Bripka Hamzah, SH, menilai bahwa dia adalah sosok polisi yang baik, ramah dan giat menyambung silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Selain berprofesi sebagai anggota Polri, ia juga nyambi sebagai petani yang cukup ulet mengelola sawahnya mulai dari turun langsung menanam bibit padi, memupuk, mengairi sawah hingga memanen hasil panen padi.

“Pak Hamzah dg ngerang bagi kami adalah sosok polisi yang baik dan ramah dan keunikannya diantara polisi – polisi yang kami kenal yaitu dia mengelola sawah seperti petani pada umumnya sehingga hal tersebut menjadi inspirasi tersendiri bagi kami sebagai petani untuk lebih giat lagi mengelola sawah kami seperti yang dilakukan oleh pak Hamzah Dg. Ngerang”. ujar Dg. Sa’bu.(*)

spot_img
Terkini

Eks Komisioner Sebut Ome’ Berpotensi Diskualifikasi dari PSU Pilkada Palopo

IDEAtimes.id, PALOPO - Mantan Ketua KPU Palopo, Maksum Rumi menilai rekomendasi Bawaslu berpotensi menghasilkan keputusan untuk mendiskualifikasi Akhmad Syarifuddin...
Terkait
Terkini

Eks Komisioner Sebut Ome’ Berpotensi Diskualifikasi dari PSU Pilkada Palopo

IDEAtimes.id, PALOPO - Mantan Ketua KPU Palopo, Maksum Rumi menilai rekomendasi Bawaslu berpotensi menghasilkan keputusan untuk mendiskualifikasi Akhmad Syarifuddin...

Berita Lainnya