IDEAtimes.id, MAKASSAR – Bertani adalah salah satu pekerjaan yang sering ki jumpai di kehidupan masyarakat Indonesia.
Terlebih, saat ini Indonesia adalah negara dengan penghasil beras terbesar mengingat 90 persen wilayah di Indonesia adalah persawahan.
Namun, sangat jarang kita jumpai orang yang telah punya status sebagai pegawai atau ASN akan melakukan pekerjaan tersebut.
Tapi, berbeda dengan polisi yang satu ini, meski statusnya sebagai anggota Polri dan mendapat gaji dari negara, dirinya tetap bertani.
Dia adalah Bripka Hamzah S.H, anggota Polri lulusan Diktuk tamtama Brimob tahun 1993 yang memulai dinas di Kepolisian pada unit Satwa K-9 POLDA Sulsel dari tahun 1993 hingga sekarang (26 tahun).
Dg. Ngerang, demikian nama panggilannya, pria kelahiran Gowa 1973 ini, tepatnya 47 tahun silam, yang saat ini tinggal di Kampung kelahirannya Bontoa Desa Lempangan Kec. Bajeng Kab. Gowa.
Selepas dia melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat kepolisian, ia mengisi waktu luangnya untuk mengelola tanaman padi pada area sawah dengan luas sekitar 60 are.
“Nyambi sebagai petani selain bisa menambah penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari – hari saya, juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran fisik yang sangat diperlukan oleh setiap anggota POLRI dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, selain itu saya juga merasakan kebahagiaan tersendiri apabila mendapat hasil panen padi yang baik melalui hasil keringat saya sendiri”, ujar Bripka Hamzah.
