Rabu, Juli 22, 2026

Pengerjaan Jalan Penghubung Luwu Timur – Sulawesi Tengah Dilanjutkan, Sudah Tahap Pengaspalan

Terkait

IDEAtimes.id, LUWU TIMUR –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, terus mendorong pembangunan infrastruktur akses jalan.

Salah satunya pada pembangunan ruas jalan Ussu – Nuha – Beteleme di Kabupaten Luwu Timur. Jalan ini berbatasan langsung dengan Morowali Utara, di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ruas jalan ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Sulsel. Mengingat jalan ini merupakan penghubung utama kawasan Luwu Timur dengan Provinsi Sulteng (Morowali Utara). Jalan ini pula menyusuri seperempat jalan keliling Danau Matano.

Sebelum pengerjaan, kondisi jalan ini hanya berupa jalan tanah. Dan beberapa segmen terdapat kubangan menyulitkan bagi pengendara, terlebih dalam kondisi hujan.

Jalan ini termasuk LHR (Lalu Lintas Harian Rata Rata) kategori tinggi karena menjadi akses utama berbatasan Provinsi Sulteng.

Upaya Pemprov Sulsel dalam pembangunan ruas jalan ini sudah dilakukan sejak tahun 2018.

Pembangunan bertahap dilakukan Pemprov Sulsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Untuk tahun 2021 ini, Pemprov Sulsel melakukan pembangunan dengan pengaspalan ruas jalan Ussu – Nuha – Beteleme sepanjang 7,8 Km dengan lebar 7 miliar. Nilainya sekitar Rp 43 miliar.

“Alhamdulillah, tahun ini kembali dilanjutkan pembangunan ruas jalan Ussu – Nuha – Beteleme. Ruas jalan yang menghubungkan Malili (Luwu Timur) dengan Morowali Utara di Provinsi Sulawesi Tengah itu sedang progres,” kata Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Jum’at (9/7/2021).

Dirinya berharap, dengan pengerjaan jalan ini, nantinya berdampak pada pergerakan barang dan jasa sehingga memacu pertumbuhan ekonomi. Serta mempercepat akses distribusi barang dan jasa.

“Jalan ini membuka akses transportasi darat yang ada di sekitar Danau Matano untuk memasarkan hasil pertaniannya ke Malili atau ke Provinsi Sulawesi Tengah. Apalagi di Luwu Timur banyak komoditi unggulan hasil pertanian, seperti vanili, merica dan kelapa sawit,” ungkapnya.(*)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Pengalaman Antar Hasrul Hasan Kembali Terpilih Jadi Komisioner KPI RI 2026-2029

IDEAtimes.id, ​JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menyetujui dan mengesahkan sembilan nama komisioner Komisi...
Terkait
Terkini

Pengalaman Antar Hasrul Hasan Kembali Terpilih Jadi Komisioner KPI RI 2026-2029

IDEAtimes.id, ​JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menyetujui dan mengesahkan sembilan nama komisioner Komisi...

Berita Lainnya