Senin, Mei 20, 2024

HMI Soroti Ketua DPRD Palopo : Dia Khianati Rakyat

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, PALOPO – Ketua DPRD Palopo Hj. Nurhaeni mendapat kritikan dari berbagai kalangan soal calon Pj Wali Kota.

Kritikan tersebut datang usai politisi Golkar itu disebut diam-diam mengirim tiga nama calon Pj Wali Kota Palopo ke Kemendagri tanpa meminta pandangan fraksi.

Selain partai politik, kritikan datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Aditya Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Badko HMI Sulselbar mengatakan, apa yang dilakukan oleh Ketua DPRD Palopo sangat disayangkan sebagai seorang wakil rakyat.

“Harusnya Ketua DPRD Palopo transparan ke masyarakat siapa saja nama yang dikirim sebagai calon Pj. Jangan diam-diam kayak main petak umpet.” ungkap Adit sapaannya, Jumat, (11/8).

“Kalau sembunyi begini kan masyarakat pusing dan bingung, sementara di awal-awal beredar nama-nama Pj namun diakhir ternyata disembunyikan. Itukan salah satu bentuk pengkhianatan ke masyarakat,” beber dia.

Mantan ketua umum HMI Cabang Palopo ini pun berharap ketua DPRD mendapat sanksi tegas dari partainya mengingat apa yang dilakukannya tidak mencerminkan sebagai seorang wakil rakyat.

“Wakil rakyat katanya tapi menyembunyikan apa yang harus diketahui oleh rakyat. Jadi ini kekeliruan. Sama saja dengan DPRD Sulsel yang tidkK mengusulkan nama namun itu lebih baik masih transparan ketimbang ini.” tegasnya.

“Kita harap parpol dari Ketua DPRD bisa mengambil langkah tegas agar hal seperti ini tidak terjadi lagi di lembaga perwakilan rakyat itu.” tandas dia. (*)

Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...
Terkait

IDEAtimes.id, PALOPO – Ketua DPRD Palopo Hj. Nurhaeni mendapat kritikan dari berbagai kalangan soal calon Pj Wali Kota.

Kritikan tersebut datang usai politisi Golkar itu disebut diam-diam mengirim tiga nama calon Pj Wali Kota Palopo ke Kemendagri tanpa meminta pandangan fraksi.

Selain partai politik, kritikan datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Aditya Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Badko HMI Sulselbar mengatakan, apa yang dilakukan oleh Ketua DPRD Palopo sangat disayangkan sebagai seorang wakil rakyat.

“Harusnya Ketua DPRD Palopo transparan ke masyarakat siapa saja nama yang dikirim sebagai calon Pj. Jangan diam-diam kayak main petak umpet.” ungkap Adit sapaannya, Jumat, (11/8).

“Kalau sembunyi begini kan masyarakat pusing dan bingung, sementara di awal-awal beredar nama-nama Pj namun diakhir ternyata disembunyikan. Itukan salah satu bentuk pengkhianatan ke masyarakat,” beber dia.

Mantan ketua umum HMI Cabang Palopo ini pun berharap ketua DPRD mendapat sanksi tegas dari partainya mengingat apa yang dilakukannya tidak mencerminkan sebagai seorang wakil rakyat.

“Wakil rakyat katanya tapi menyembunyikan apa yang harus diketahui oleh rakyat. Jadi ini kekeliruan. Sama saja dengan DPRD Sulsel yang tidkK mengusulkan nama namun itu lebih baik masih transparan ketimbang ini.” tegasnya.

“Kita harap parpol dari Ketua DPRD bisa mengambil langkah tegas agar hal seperti ini tidak terjadi lagi di lembaga perwakilan rakyat itu.” tandas dia. (*)

spot_img
Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...

Berita Lainnya

spot_img