Sabtu, April 5, 2025

BMI Akan Laporkan Anggota DPRD Sulsel JRM ke Polda Sulsel Soal Babi Guling

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan akan melaporkan Jhon Rende Mangontan ke Polda Sulsel.

Laporan tersebut akan dilayangkan menyusul unggahan anggota DPRD Sulsel itu di grup WhatsApp yang memposting gambar babi guling disertai caption “Buka Puasa Yuk”.

Ketua BMI Sulsel Zulkifli mengatakan, JRM akronim Jhon Rende diduga telah menistakan agama dan umat muslim serta menyebarkan ujaran kebencian.

” Iya (BMI) akan lapor ke Polda Sulsel (soal) postingannya yang gambar babi guling dengan tulisan Buka Puasa Yuk.” ungkap Zul, Rabu, (20/3).

“Kami anggap seharusnya anggota DPRD yang terhormat tidak melakukan demikian apalagi ini bulan puasa, bulan suci ramadan.” tambahnya.

Zul juga menanggapi soal klarifikasi JRM serta permohonan maaf yang disampaikan melalui media.

“Nah itu juga klarifikasinya, dia katakan puasa rutin di hari Jumat tapi ngapain di posting di hari Senin, dia katakan umat Nasrani ada puasa pra paskah la menurut kami itu puasa 40 hari 40 malam ngapain dia ngajak makan di tanggal 14 Maret, Paskah kan kalau ga salah jatuh di 31 Maret 2024.” tegasnya.

“Jadi kami anggap apa yang disampaikan adalah mengada-ngada dan itulah kami akan melaporkan ke Polda Sulsel.” tutupnya.

Sementara itu Jhon Rende Mangontan yang dihubungi terkait rencana pelaporan ini belum memberi respons.

Diberitakan sebelumnya Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Jhon Rende Mangontan (JRM) mendadak jadi perbincangan.

Pasalnya, politisi Golkar asal Toraja itu diduga melecehkan umat Islam setelah memposting ajakan bukber di salah satu grup WhatsApp.

Dalam postingannya, JRM akronimnya mengunggah foto gambar babi guling dibarengi caption “Buka Puasa Yuk”.

Dari hasil tangkapan layar yang diterima redaksi, unggahan tersebut diposting di grup Pilkada dan Pileg Toraja 2024.

Namun JRM kemudian membuat klarifikasi dan permintaan maaf jika apa yang dilakukannya tidak berniat untuk melecehkan umat muslim.

Sementara itu, JRM yang dihubungi terkait postingan tersebut memberi klarifikasi jika tak ada niat melecehkan atau menghina umat muslim.

“Jadi intinya kami bahas survei baik poling dan survei menyangkut Pilkada dan kami bawa dalam candaan kalau tidak salah tujuh orang dan candaan itu cair dan hidup lalu saya kirim babi guling dan tulis buka puasa.” ungkap JRM kepada ideatimes, Rabu, (20/3).

“Tapi tidak ada bahasa saya tentang saudara saya muslim karena puasa dikenal juga di agama Kristen apalagi dalam suasana menyambut Paskah.” jelasnya.

Politisi Golkar ini berdalih, dalam agama yang dianutnya, umat kristiani juga menjalankan puasa.

“Kami orang Kristen juga menjalankan Puasa apalagi dalam menyambut hari Paskah dikenal Puasa 40 hari yakni tanggal 14 Pebruari hingga tgl 30 Maret dan yang paling tertib laksanakan adalah umat Katolik dan Pantekosta sedangkan Protestan banyak juga yang laksanakan sedangkan ada juga yang laksanakan Puasa Mingguan dan Bulanan.” terangnya.

“Tapi saat kami diskusi tiba-tiba ada satu anggota muncul marah padahal beliau tidak mengikuti percakapan atau candaan kami tapi saya masih bilang kok tiba-tiba nongol langsung marah? Saya menjawab juga bahwa kalau tersinggung saya minta maaf tapi jujur saya tidak ada niat kesitu? Dan ingat Puasa bukan cuman kaum muslimin tapi di Kristen juga apalagi dalam suasana menyambut Paskah ini banyak org Kristen Puasa menyambut Paskah.” tuturnya.

Lanjut dia, dirinya juga mengaku telah menjelaskan maksud dari postingannya tersebut di grup WA.

“Saya japri (Jalur Pribadi) lagi tujuannya agar beliau mengerti dan saat itu beliau sdh paham dan saya anggap clear.” terangnya.

Namun ia mengaku kaget saat percakapan yang ia lakukan didalam grup terbatas beredar luas.

“Padahal kita sama – sama ketahui bahwa group WA adalah percakapan terbatas yang tidak masuk rana UU ITE, berbeda dengan FB, X, atau IG. Whatsaap dianggap sebagai group privat.” imbuhnya.

“Tapi agar tidak diperpanjang dan dalam menyambut bulan suci Ramadan serta menyambut Paskah saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar besarnya atas kekhilafan saya yang membuat saudara dan orang tua saya kaum muslim memunculkan amarah pada saya harapan saya semoga ini pembelajaran yang sangat berharga bagi saya dan kita semua.” harapnya.

Dia pun menyampaikan jika saat ini dirinya masih berfokus untuk menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat.

“Mari kita tetap menjaga kerukunan umat beragama krn apapun alasannya masih bayak tugas dan tanggung jawab kita untuk membangun kebersamaan dan saya pribadi masih bayak tugas dan tanggung jawab saya untuk menyelesaikan janji politik saya hingga berakhir di tahun ini semoga janji politik saya untuk memperjuangkan masih beberapa rumah ibadah termasuk masjid akan saya tuntaskan.” tegasnya.

“Akhir kata selamat menjalankan bulan Suci Ramadhan bagi seluruh saudara-sudaraku dan orang tuaku yang beragama islam dan selamat menjalankan ibadah Puasa 40 hari menyambut Paskah bagi umat Kristiani semoga Damai sejahtera selalu bagi kita semua.” tutupnya. (*)

spot_img
Terkini

PSM Menang, Wali Kota Appi : Makassar Akan Miliki Stadion Kebanggaan Sendiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menonton langsung laga PSM Makassar saat menjamu wakil Vietnam Cong An...
Terkait
Terkini

PSM Menang, Wali Kota Appi : Makassar Akan Miliki Stadion Kebanggaan Sendiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menonton langsung laga PSM Makassar saat menjamu wakil Vietnam Cong An...

Berita Lainnya