IDEAtimes.id, MAKASSAR – BPC HIPMI Luwu sukses menggelar musyawarah cabang (Muscab) di kota Makassar, Sabtu, (27/4).
Muscab tersebut kemudian menetapkan Ilham Amereng terpilih sebagi Ketua umum BPC HIPMI Luwu periode 2024-2027 secara aklamasi.
Hadir dalam muscab itu pengurus OKK BPD HIPMI Sulsel, Plt Ketua HIPMI Luwu serta voters atau pemilik suara.
Muhammad Albar selaku Pelaksana Tugas BPC HIPMI Luwu mengatakan, pelaksanaan muscab diambil alih BPD setelah adanya kegagalan kepengurusan periode 2016-2019.
“BPC HIPMI Luwu terakhir ada Ketua Umum pada periode 2016-2019 sesuai SK yang dikeluarkan BPD HIPMI SULSEL tetapi mereka gagal melaksanakan Muscab sehingga HIPMI sulsel periode sebelumnya telah mengambil alih HIPMI Luwu sesuai AD ART dengan adanya Pelaksana Tugas namun sampai selesai masa kepengurusannya, belum juga terlaksana Muscab HIPMI Luwu.” ungkap Albar, Sabtu, (27/4).
“Sehingga, kami dari BPD melanjutkan kepengurusan melalui PLT untuk membentuk jejaring siapa yang menjadi ketua HIPMI BPC Luwu.” ujarnya.
Albar melanjutkan, pada saat pembukaan pendaftaran, hanya ada satu calon yang mendaftarkan diri.
“Sehingga dimulai terbuka pendaftaran sampai tutup pendaftaran hanya ada 1 kandidat yang mendaftar.” jelasnya.
Soal adanya Muscab tandingan di Kabupaten Luwu, Albar mengaku tak tahu menahu soal itu.
“Isu muscab tandingan di Luwu, kami tidak tau. Karena setau BPD HIPMI sulsel, hanya ada 1 muscab yakni yang dilaksanakan oleh Pelaksana Tugas BPC HIPMI Luwu.” tandasnya.
Musda HIPMI tandingan di Luwu
Diwaktu yang bersamaan, BPC HIPMI Luwu kepemimpinan Anjas Aridansyah juga menggelar musyawarah cabang di Belopa, Kabupaten Luwu, Sabtu, (27/4).
Muscab tersebut berlangsung di salah satu cafe di Belopa dengan dihadiri voters dan beberapa mantan ketua HIPMI Luwu.
Pelaksanaan muscab tersebut berdasarkan surat HIPMI Luwu bernomor : 010/F/BPC HIPMI KL/IV/2024 pertanggal 21 April 2024 perihal Permohonan pelaksanaan Muscab.
Anjas Ardiansyah mengatakan, muscab ini resmi berdasarkan AD/ART HIPMI.
“Ini resmi, tidak ada muscab selain ini.” ungkap Anjas. (*)