IDEAtimes.id, Makassar;- Kasus penemuan Bendera Merah Putih bergambar Palu Arit di Kampus Unhas, Makassar terus menjadi sorotan.
Pasalnya, sejak ditemukan 11 April lalu, hingga saat ini belum ada keterangan kepolisian terkait siapa dibalik pemasangan bendera bergambar logo Partai Komunis tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Zulkifly mengatakan telah melaporkan hal tersebut.
Laporan bernomor STPL/86/V/2020/Restabes Mks/Polsek T.Rea ini dilaporkan pada Rabu, 27 Mei 2020 akibat tidak adanya laporan dari kampus.
“Soal insiden itu, Kami juga sudah membuat laporan resmi mengenai hal ini karna ternyata pihak kampus unhas tidak pernah membuat laporan resmi.”Ujar Zul saat dihubungi, Sabtu, 30/5/2020.
“Sehingga kami menganggap pihak unhas sepertinya tidak merasa keberatan soal ini.” Terangnya.
Namun laporan tersebut, kata Zul, tidak mengatasnamakan ormas yang di pimpinnya tapi atas nama warga Makassar.
“Walaupun yang melapor adalah saya selaku ketua BMI, tapi kami mengatas namakan warga saja . Ini sebagai pelajaran bahwa kalau ada hal seperti ini maka warga pun harus segera melapor tidak perlu tunggu dari ormas.” Tandasnya.(You/Napo)