Rabu, Januari 28, 2026

Bersama 4 Kepala Daerah, Ubas Buka Jalur Politik ke Mendagri dan Presiden untuk Provinsi Luwu Raya

Terkait

IDEAtimes.id, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan, Capt Unru Baso S.M., M.MAR, menyatakan dukungannya terhadap perjuangan mahasiswa dan masyarakat dalam mendorong pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ubas mengaku telah mengikuti perkembangan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah wilayah Luwu Raya.

Menurutnya, aspirasi yang disuarakan mahasiswa dan masyarakat merupakan bagian dari perjuangan panjang yang telah berlangsung sejak 1998.

“Alhamdulillah, saya kebetulan berada di Palopo selama tiga hari dan baru tiba di Jakarta. Semua informasi terkait unjuk rasa sudah saya dengar dan saya lihat langsung. Apa yang dilakukan teman-teman mahasiswa dan masyarakat saya dukung. Langkah perjuangannya sudah tepat, karena tujuan kita sama, yakni memekarkan Luwu Raya menjadi provinsi,” ujar Ubas akronim Unru Baso saat dihubungi, Senin, (26/1) malam.

Meski demikian, Ubas mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjaga situasi agar tidak terjadi konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Kita tidak ingin perjuangan ini justru memunculkan konflik antar sesama masyarakat, baik antara pengunjuk rasa maupun dengan pihak lainnya. Semangat perjuangan harus tetap dibarengi dengan sikap saling menjaga,” tegasnya.

Ubas juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan para kepala daerah se-Luwu Raya.

Rencananya, pada 9 Februari 2026, para kepala daerah akan bertemu di Jakarta bersama Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras, untuk membahas langkah lanjutan perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya.

“Dari pertemuan itu, kami akan mengagendakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri. Untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto, saya akan melakukan komunikasi politik semaksimal mungkin agar misi ini bisa kita sampaikan bersama kepala daerah,” jelasnya.

Namun demikian, Ubas mengakui bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya masih menghadapi kendala administrasi. Saat ini, kata dia, kelengkapan dokumen menjadi fokus utama yang harus segera diselesaikan.

“Kita masih terkendala di aspek administrasi. Itu yang menjadi prioritas utama. Naskah akademik sementara kami kerjakan untuk menunjang seluruh kelengkapan persyaratan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ubas kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap konsisten memperjuangkan aspirasi pemekaran, namun dengan mengedepankan ketertiban dan persatuan.

“Teruslah berjuang teman-teman, tetapi mari kita saling menjaga. Jangan sampai perjuangan ini justru merugikan kita sendiri atau memecah persaudaraan,” pungkasnya. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Siang Ini, Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Sulsel di Hotel Claro, Ketuanya Ferirae Gandi 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep Dijadwalkan melantik pengurus DPW PSI Sulsel 2026-2031. Pelantikan...
Terkait
Terkini

Siang Ini, Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Sulsel di Hotel Claro, Ketuanya Ferirae Gandi 

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep Dijadwalkan melantik pengurus DPW PSI Sulsel 2026-2031. Pelantikan...

Berita Lainnya