IDEAtimes.id, MAKASSAR – PSM Makassar terancam masuk zona degradasi usai menelan kekalahan dari Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi Liga 1.
Bermain di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Senin (2/3), tim berjuluk Juku Eja takluk dengan skor 2-4 dari tim tamu.
Hasil negatif tersebut membuat PSM merosot ke peringkat 13 klasemen sementara dengan koleksi 23 poin.
Lebih mengkhawatirkan lagi, kekalahan itu memperpanjang tren buruk PSM yang tak pernah meraih kemenangan dalam 11 laga terakhir.
Saat ini, PSM hanya terpaut lima poin dari penghuni zona degradasi, yakni PSBS Biak dan Persis Solo.
Situasi ini memicu kekecewaan suporter. Usai laga, sejumlah pendukung PSM bahkan turun ke lapangan sebagai bentuk protes terhadap performa tim yang terus menurun.
Menteri Luar Negeri Red Gank, Muh. Al Fajri, menyampaikan kekecewaan mendalam atas hasil yang diraih tim kebanggaan Sulawesi Selatan tersebut.
“Sebelas laga tanpa kemenangan adalah kekecewaan terberat bagi suporter. Apalagi harus kalah telak di kandang sendiri. Ini sangat memalukan. Sudah seharusnya CEO turun tangan melihat situasi tim saat ini,” tegasnya, Selasa, (03/2).
Ia juga mengingatkan bahwa PSM kini hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi.
Menurutnya, semangat siri’ yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Selatan harus dijaga, bukan justru dikalahkan oleh ego sektoral pemain, pelatih, maupun manajemen.
“Kami mendesak agar segera dilakukan pembenahan dari seluruh aspek, baik pemain, pelatih, maupun manajemen. Jangan tinggal diam dengan kondisi seperti ini,” tambahnya.
Suporter berharap jajaran pelatih dan struktur manajemen bekerja dengan penuh tanggung jawab dan hati demi mengembalikan performa PSM, sekaligus menjaga nama besar klub yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. (*)