Kamis, Maret 26, 2026

Hari Pertama Kerja, Bupati Luwu Kunjungi RSUD Batara Guru, Pastikan Pelayanan Berjalan Baik

Terkait

IDEAtimes.id, LUWU – Bupati Luwu H Patahudding meninjau pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa pada Rabu, 25 Maret 2026.

Kunjungan ini dilakukan pada hari pertama kerja aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu setelah libur Hari Suci Nyepi, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dan cuti bersama.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal pascalibur panjang.

Bupati Luwu H Patahudding mengatakan, kehadirannya di rumah sakit tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas layanan publik.

“Saya sengaja hadir di RSUD Batara Guru Belopa ini untuk memastikan pelayanan publik untuk pasien di RSUD-BG tetap berjalan seperti hari biasa usai kita libur Idul Fitri 1447 H beberapa hari lalu,” ungkap Patahudding, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan merupakan fenomena yang lazim terjadi setelah Lebaran. Menurut dia, kondisi ini umumnya dipicu perubahan pola konsumsi masyarakat selama perayaan.

“Biasanya Puskesmas dan Rumah Sakit akan banyak pengunjung kalau usai lebaran. Mungkin karena efek pola makan yang berlebihan. Namun hal itu kadang sulit kita hindari karena melimpahnya sajian makanan. Kita datang ke RSUD-BG untuk melihat petugas kesehatan siap memberikan pelayanan,” kata Patahudding.

Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr. Daud Mustakim, M.Kes, mengatakan terjadi peningkatan jumlah pasien setelah Idul Fitri.

Sebelum Lebaran, jumlah kunjungan pasien berkisar antara 26 hingga 36 orang per hari.

Namun sehari setelah Idul Fitri, angka tersebut meningkat menjadi 49 hingga 57 pasien per hari.

Daud menjelaskan, mayoritas keluhan pasien berkaitan dengan gangguan pencernaan dan penyakit metabolik.

Di antaranya asam lambung (dyspepsia), sakit perut (Abd pain), muntaber (gea), sesak (dispneu), demam (febris), diare, maag, GERD, kolesterol tinggi, dan hipertensi.

“Penyakit gangguan pencernaan kerap dilaporkan pengunjung hal ini dikabiatkan konsumsi berlebihan makanan bersantan, pedas, berminyak, dan gula tinggi secara mendadak setelah satu bulan berpuasa,” kata Daud Mustakim.

“Termasuk keluhan kolesterol tinggi dan asam urat yang dipicu konsumsi berlebihan daging merah, jeroan, dan kue-kue manis selama Lebaran,” sambungnya. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Kajati Sulsel Sidak Kejari Gowa, Pastikan Pegawai Tidak Tambah Libur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Memasuki hari pertama kerja pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala...
Terkait
Terkini

Kajati Sulsel Sidak Kejari Gowa, Pastikan Pegawai Tidak Tambah Libur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Memasuki hari pertama kerja pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala...

Berita Lainnya