Rabu, Mei 29, 2024

omnibus law

Wagub Sulsel Minta Mahasiswa dan Buruh Tidak Unjuk Rasa Soal UU Ciptaker

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengumpulkan semua stakeholder terkait untuk membahas Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibuslaw. Mulai dari buruh, pekerja, mahasiswa, organisasi kepemudaan, ulama, serta Forum Pembauran Kebangsaan. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Jumat, 16 Oktober...

Unras Omnibus Law Depan Unismuh, 1 Motor Dibakar Massa

IDEAtimes.id, MAKASSAR - satu (1) uni motor matic dibakar massa aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Kamis, (8/10/2020). Motor yang diduga merek Yamaha itu hangus terbakar ditengah jalan kalah massa aksi bentrok dengan kepolisian. Akibatnya, motor...

Unras Tolak Omnibus Law di Makassar Hingga Larut Malam

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Aksi unjuk rasa (unras) oleh mahasiswa di Makassar terkait penolakan undang-undang cipta kerja masih berlanjut hingga malam hari, Kamis, (8/10/2020). Unjuk rasa ini berlangsung didepan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar. Terlihat, para massa...

Nyanyi “DPR GOBLOK”, Mahasiswa di Makassar Goyang Tiktok Kritik Pemerintah

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Unjuk Rasa (Unras) penolakan undang-undang cipta kerja di Makassar, Kamis, (8/10/2020) terus berlangsung. Selain membakar ban bekas dan menutup jalan, para aktivis juga mempunyai cara unik untuk mengkritik DPR. Salah satunya ialah berjoget layaknya sedang main tiktok sambilnya...

Demo Omnibus Law, Ketum DPP KNPI Minta Jajarannya Advokasi Mahasiswa yang Ditangkap

IDEAtimes.id, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengintruksikan jajarannya di Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk membantu korban aksi jika ada yang ditangkap. Hal ini disampaikan Haris Pertama melalui rilis yang diterima redaksi, Kamis, (8/10/2020). "Sebagai Ketua Umum DPP KNPI, saya...

Tolak Omnibus Law, PB Ipmil Raya Seruduk DPRD Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Mahasiswa tergabung dalam PB IPMIL Raya menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Sulsel menolak omnibus law atau yang telah di sahkan oleh DPR Senin, 5 Oktober lalu. Aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PB IPMIL...

Adzan Magrib Berkumandang, Ricuh Tolak Omnibus Law di Makassar Masih Lanjut

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Kericuhan pengunjuk rasa penolakan undang-undang cipta kerja di Makassar masih terus berlanjut, Kamis, (8/10/2020). Meski Adzan Magrib berkumandang, para massa aksi masih terus melempar ke arah kepolisian. Namun, kepolisian juga masih terus menembakkan gas air mata ke arah...

Tolak Omnibus Law Ricuh di Makassar, Massa Dipukul Mundur

IDEAtimes.id, MAKASSAR -Unjuk Rasa (unras) menolak Undang-undang cipta kerja di Makassar berujung ricuh, Kamis ,(8/10/2020). Kericuan terjadi kalah beberapa oknum mahasiswa mencoba melakukan lemparan batu ke arah kerumunan polisi. Tak terhindarkan aksi lempar batu pun terjadi. Polisi menembakkan gas air mata. Hingga...

Demo Omnibus Law di Makassar, Hanya Fraksi Demokrat yang Temui Massa Aksi

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai daerah di Indonesia terus berlangsung. Terlihat hari ini, Kamis, (8/10/2020) ratusan mahasiswa di Jakarta, Makassar, Bogor dan berbagai tempat lainnya memenuhi jalanan menyampaikan penolakan. Di Makassar, Ratusan Massa aksi dari berbagai elemen...

Demo Tolak Omnibus Law di Makassar Kacau, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

IDEAtimes.id, Makassar - Ratusan mahasiswa di mulai menduduki kantor DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis, (8/10/2020). Berbagai kampus dan elemen mahasiswa berkumpul untuk menyampaikan penolakan Undang-Undang cipta kerja. Namun, saat sedang berorasi, beberapa oknum mahasiswa mencoba melempar batu kearah...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Ini Solusi Rusdin Abdullah untuk Pelaku UMKM di Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar, Rusdin Abdullah melakukan silaturahmi dengan Warga Tallo melalui Program Rudal mendengar. Pengusaha...
- Advertisement -spot_img