Sabtu, Juni 15, 2024

Soal Sutet di Takalar, PBHI Sulsel Minta PLN Bertanggung Jawab

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Ketua PBHI Sulsel Abdul Aziz Saleh S.H, M.H mendesak PLN bertanggung jawab atas pembangunan Sutet di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Takalar.

Hal ini ia sampaikan usai turun langsung meninjau lokasi pembangunan Sutet tersebut di Takalar.

“Jangan karena mengejar deadline proyek, hak-hak dasar masyarakat seperti akses dan jaminan terhadap kesehatan dan keselamatan diabaikan oleh negara dalam hal ini PLN.” Katanya, Rabu, 4/3/2020.

“Jika ini diabaikan oleh PLN maka ini sudah jelas pelanggaran HAM.” Tambah Aziz.

Sementara itu Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel Syamsumarlin S.H mengatakan siap mengadvokasi masyarakat yang menjadi korban Sutet baik secara litigasi maupun non litigasi jika PLN tidak memberi solusi.

“Sudah ada 13 kepala keluarga yang didata dan menyatakan menolak pembangunan Sutet apalagi melalui lahan pemukimannya.”Jelas Sem.

“Sesuai Informasi dari warga, akan bertambah lagi masyarakat yang menolak pembangunan Sutet itu.”Tutupnya.(*)

Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Ketua PBHI Sulsel Abdul Aziz Saleh S.H, M.H mendesak PLN bertanggung jawab atas pembangunan Sutet di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Takalar.

Hal ini ia sampaikan usai turun langsung meninjau lokasi pembangunan Sutet tersebut di Takalar.

“Jangan karena mengejar deadline proyek, hak-hak dasar masyarakat seperti akses dan jaminan terhadap kesehatan dan keselamatan diabaikan oleh negara dalam hal ini PLN.” Katanya, Rabu, 4/3/2020.

“Jika ini diabaikan oleh PLN maka ini sudah jelas pelanggaran HAM.” Tambah Aziz.

Sementara itu Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel Syamsumarlin S.H mengatakan siap mengadvokasi masyarakat yang menjadi korban Sutet baik secara litigasi maupun non litigasi jika PLN tidak memberi solusi.

“Sudah ada 13 kepala keluarga yang didata dan menyatakan menolak pembangunan Sutet apalagi melalui lahan pemukimannya.”Jelas Sem.

“Sesuai Informasi dari warga, akan bertambah lagi masyarakat yang menolak pembangunan Sutet itu.”Tutupnya.(*)

spot_img
Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...

Berita Lainnya

spot_img