Senin, April 15, 2024

Puncak Himalaya Terlihat Sejauh 200 km Setelah 30 Tahun Lamanya

Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, Internasional;- Penerapan Lockdown Oleh India ternyata tak hanya membuat udara di negara tersebut membaik.

Lockdown juga berhasil membuat warga India kembali melihat Puncak Himalaya hingga jarak 200 km sejak 30 tahun terakhir di wilayah Jalandhar Punjab.

Terlihatnya Puncang Gunung tertinggi ini pun menjadi trending topic twitter yang mendapat berbagai komentar takjub.

Sementara itu, Dewan Polusi Pusat India mengatakan ada peningkatan kualitas udara yang signifikan.

“Kami bisa melihat gunung yang tertutup salju dengan jelas dari atap (rumah) kami. Dan bukan hanya itu bintang terlihat dimalam hari. Sayang belum pernah melihat yang seperti ini belakangan ini.”Kata Seechewal.

Negara yang diperkirakan pendudik mencapai 1,4 miliar ini memberlakukan lockdown ditengah wabah corona sejak 22 maret.

“Bukan hanya lalu lintas normal yang ‘pergi’ dari jalan, tetapi sebagian besar industri juga ditutup. Ini telah membantu membawa tingkat polusi ke tingkat yang luar biasa rendah.”Jelas Seechewal.(*)

spot_img
Terkini

Pj Gubernur Sulsel Kunjungi Lokasi Banjir di Luwu, Berikan Bantuan Sembako

IDEAtimes.id, LUWU - Dalam upaya tanggap bencana, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi Lingkungan Suli Kota, Kelurahan Suli, Kecamatan...
Terkait

IDEAtimes.id, Internasional;- Penerapan Lockdown Oleh India ternyata tak hanya membuat udara di negara tersebut membaik.

Lockdown juga berhasil membuat warga India kembali melihat Puncak Himalaya hingga jarak 200 km sejak 30 tahun terakhir di wilayah Jalandhar Punjab.

Terlihatnya Puncang Gunung tertinggi ini pun menjadi trending topic twitter yang mendapat berbagai komentar takjub.

Sementara itu, Dewan Polusi Pusat India mengatakan ada peningkatan kualitas udara yang signifikan.

“Kami bisa melihat gunung yang tertutup salju dengan jelas dari atap (rumah) kami. Dan bukan hanya itu bintang terlihat dimalam hari. Sayang belum pernah melihat yang seperti ini belakangan ini.”Kata Seechewal.

Negara yang diperkirakan pendudik mencapai 1,4 miliar ini memberlakukan lockdown ditengah wabah corona sejak 22 maret.

“Bukan hanya lalu lintas normal yang ‘pergi’ dari jalan, tetapi sebagian besar industri juga ditutup. Ini telah membantu membawa tingkat polusi ke tingkat yang luar biasa rendah.”Jelas Seechewal.(*)

spot_img
Terkini

Pj Gubernur Sulsel Kunjungi Lokasi Banjir di Luwu, Berikan Bantuan Sembako

IDEAtimes.id, LUWU - Dalam upaya tanggap bencana, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi Lingkungan Suli Kota, Kelurahan Suli, Kecamatan...

Berita Lainnya

spot_img