Selasa, Juni 18, 2024

Andi Mudzakkar Apresiasi Roadshow KKLR Sulsel di Luwu Raya : Sangat Berani

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, LUWU – Roadshow Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan sukses dilaksanakan di Balo-bali, Kabupaten Luwu.

Mengangkat tema “Prospek Wija To Luwu dalam kancah politik nasional”, KKLR membahas sejumlah agenda yang sekaitan dengan masa depan Luwu Raya.

Di roadshow yang berlangsung, Rabu, (2/8) itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Abdul Pirol sebagai pemantik diskusi.

Dalam pemaparannya, Prof Pirol mengungkapkan kalau bicara di politik Luwu Raya ibaratnya mendaki yaitu sulit.

“Kemudian kita selalu dibawa bayang-bayang budaya besar dan memang penguatan kebudayaan sebagai langkah awal penguat karakter,” katanya.

“Apalagi belum munculnya orang macca (pintar). Yang ada hanya orang kamacca-macca (berlaga pintar),” tambah Abdul Pirol.

Ia menambahkan, tradisi akademik dan budaya keilmuan di Luwu Raya harus terus diperkuat karena masih sangat lemah.

“Perguruan tinggi harus diperkuat. Tradisi akademik dan budaya keilmuan di Luwu masih sangat lemah,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan soal keinginan masyarakat untuk terwujudnya Provinsi Luwu Raya yang selama ini diperjuangkan.

“Pada dasarnya memang terbentuknya provinsi Luwu Raya adalah keharusan karena menurut saya kewenangan daerah yaitu kabupaten dan kota sangat sempit. Ini juga menentukan geopolitik kita.” tandasnya.

Sementara itu salah satu Calon Legislatif DPR RI Andi Mudzakkar yang hadir pada roadshow ini memberi apresiasi kepada KKLR Sulsel.

“Saya sangat apresiasi KKLR Sulsel, dia berani mengambil langkah yaitu melakukan roadshow yang dilakukan saat ini. Ini merupakan terobosan baru, artinya sangat bagus.” ucapnya.

“Namun saya berharap roadshow ini isu di setiap daerah bisa berbeda untuk mempersatukan wija To Luwu, jangan materi yang sama dibawah.” tegas dia.

Di sisi lain, Cakka sapaannya melanjutkan, dia belum berpikir soal kinerja seperti apa yang akan dilakukan di Senayan kelak melainkan fokus pada cara memenangkan pertarungan.

“Saya sepakat soal yang dipaparkan oleh prof Pirol, kak Talib (Caleg DPR) dan yang lainnya, cuma saya sendiri belum berpikir soal di DPR RI tapi bagaimana caranya duduk, bayangkan orang Enrekang yang DPT 100 ribu lebih memiliki 2 perwakilan di Senayan, toraja 350 ribu lebih dapat 2 sedangkan kita 800 ribu lebih hanya 2.” ucapnya.

Mantan bupati Luwu dua periode itu juga berharap para masyarakat yang mempunyai turunan bugi, Toraja, Enrekang, Sidrap serta lainnya agar bisa berbalas budi walau sedikit saja

” Hargailah sedikit orang-orang Luwu Raya, kalian sudah makan disini, minum disini, tolong berikan hati nurani kalian sedikit, kalian sudah hidup sini kenapa tidak kita saling membantu. Jangan juga setiap Pileg kembali mendukung sekampungnya tanpa melihat kami.” tandasnya.

Roadshow di Luwu ini dihadiri Caleg DPR RI Andi Mudzakkar, Abdul Thalib Mustafa, Ketua DPD Golkar, Ketua DPD PAN Luwu, perwakilan PBB, PKS, PPP dan masyarakat luas. (*)

spot_img
Terkini

Golkar Parepare Berkurban, Taufan Pawe Ingatkan Kader: Hidup Harus Berkorban

IDEAtimes.id, PAREPARE - Partai Golkar Parepare menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan kurban sebanyak empat Sapi, dan empat Kambing untuk...
Terkait

IDEAtimes.id, LUWU – Roadshow Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan sukses dilaksanakan di Balo-bali, Kabupaten Luwu.

Mengangkat tema “Prospek Wija To Luwu dalam kancah politik nasional”, KKLR membahas sejumlah agenda yang sekaitan dengan masa depan Luwu Raya.

Di roadshow yang berlangsung, Rabu, (2/8) itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Abdul Pirol sebagai pemantik diskusi.

Dalam pemaparannya, Prof Pirol mengungkapkan kalau bicara di politik Luwu Raya ibaratnya mendaki yaitu sulit.

“Kemudian kita selalu dibawa bayang-bayang budaya besar dan memang penguatan kebudayaan sebagai langkah awal penguat karakter,” katanya.

“Apalagi belum munculnya orang macca (pintar). Yang ada hanya orang kamacca-macca (berlaga pintar),” tambah Abdul Pirol.

Ia menambahkan, tradisi akademik dan budaya keilmuan di Luwu Raya harus terus diperkuat karena masih sangat lemah.

“Perguruan tinggi harus diperkuat. Tradisi akademik dan budaya keilmuan di Luwu masih sangat lemah,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan soal keinginan masyarakat untuk terwujudnya Provinsi Luwu Raya yang selama ini diperjuangkan.

“Pada dasarnya memang terbentuknya provinsi Luwu Raya adalah keharusan karena menurut saya kewenangan daerah yaitu kabupaten dan kota sangat sempit. Ini juga menentukan geopolitik kita.” tandasnya.

Sementara itu salah satu Calon Legislatif DPR RI Andi Mudzakkar yang hadir pada roadshow ini memberi apresiasi kepada KKLR Sulsel.

“Saya sangat apresiasi KKLR Sulsel, dia berani mengambil langkah yaitu melakukan roadshow yang dilakukan saat ini. Ini merupakan terobosan baru, artinya sangat bagus.” ucapnya.

“Namun saya berharap roadshow ini isu di setiap daerah bisa berbeda untuk mempersatukan wija To Luwu, jangan materi yang sama dibawah.” tegas dia.

Di sisi lain, Cakka sapaannya melanjutkan, dia belum berpikir soal kinerja seperti apa yang akan dilakukan di Senayan kelak melainkan fokus pada cara memenangkan pertarungan.

“Saya sepakat soal yang dipaparkan oleh prof Pirol, kak Talib (Caleg DPR) dan yang lainnya, cuma saya sendiri belum berpikir soal di DPR RI tapi bagaimana caranya duduk, bayangkan orang Enrekang yang DPT 100 ribu lebih memiliki 2 perwakilan di Senayan, toraja 350 ribu lebih dapat 2 sedangkan kita 800 ribu lebih hanya 2.” ucapnya.

Mantan bupati Luwu dua periode itu juga berharap para masyarakat yang mempunyai turunan bugi, Toraja, Enrekang, Sidrap serta lainnya agar bisa berbalas budi walau sedikit saja

” Hargailah sedikit orang-orang Luwu Raya, kalian sudah makan disini, minum disini, tolong berikan hati nurani kalian sedikit, kalian sudah hidup sini kenapa tidak kita saling membantu. Jangan juga setiap Pileg kembali mendukung sekampungnya tanpa melihat kami.” tandasnya.

Roadshow di Luwu ini dihadiri Caleg DPR RI Andi Mudzakkar, Abdul Thalib Mustafa, Ketua DPD Golkar, Ketua DPD PAN Luwu, perwakilan PBB, PKS, PPP dan masyarakat luas. (*)

spot_img
Terkini

Golkar Parepare Berkurban, Taufan Pawe Ingatkan Kader: Hidup Harus Berkorban

IDEAtimes.id, PAREPARE - Partai Golkar Parepare menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan kurban sebanyak empat Sapi, dan empat Kambing untuk...

Berita Lainnya

spot_img