IDEAtimes.id, MAKASSAR – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil masuk dalam daftar 300 Perusahaan Terbaik di Indonesia tahun 2026.
Penghargaan ini merupakan bagian dari program Perusahaan Terbaik Indonesia 2026, yang memberikan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan unggulan di berbagai sektor industri di Tanah Air.
Penilaian dilakukan melalui riset komprehensif yang mencakup survei online nasional terhadap karyawan, serta riset pustaka sekunder.
Metodologi yang digunakan disebut disusun secara jelas dan terperinci, serta mengelompokkan perusahaan berdasarkan sektor industrinya. Program ini juga disusun melalui kemitraan dengan Tempo.
Dalam daftar tersebut, RSUP dr Wahidin Sudirohusodo tidak sendiri.
Tercatat ada empat rumah sakit umum pusat lainnya yang juga masuk dalam jajaran 300 perusahaan terbaik, yakni RSUP Dr. Kariadi, RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSUP H. Adam Malik.
RSUP dr Wahidin Sudirohusodo berada di peringkat ke 74 dari 300 perusahaan nasional terbaik dan juga masuk dalam peringkat ke 3 nasional untuk kategori healthcare.
Direktur Utama RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, dr Annas Ahmad, menyambut baik capaian tersebut dan menyebutnya sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUP Wahidin Sudirohusodo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan dan profesionalisme,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, khususnya dalam memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di kawasan Indonesia Timur.
“Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih berkualitas, berbasis teknologi, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien,” tambahnya.
Masuknya RSUP dr Wahidin Sudirohusodo dalam daftar ini sekaligus mempertegas perannya sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Indonesia Timur, yang terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme sumber daya manusia. (*)