IDEAtimes.id, MAKASSAR – Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL Raya) melakukan silaturahmi dengan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (14/7).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PB IPMIL Raya, Abdul Hafid, bersama jajaran pengurus. Kedatangan mereka disambut Andi Rachmatika Dewi di ruang kerjanya dalam suasana penuh keakraban.
Dalam pertemuan itu, Abdul Hafid memaparkan sejumlah agenda strategis kepengurusan PB IPMIL Raya periode 2025–2027. Salah satu fokus utama adalah membangun sinergi dengan DPRD Sulsel dalam mengawal jalannya pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.
Menurut Hafid, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan sehingga perlu mengambil peran aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah agar pembangunan berjalan merata dan dirasakan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah Luwu Raya.
“PB IPMIL Raya secara kelembagaan tentu akan berkolaborasi dengan DPRD Sulsel dalam berbagai hal, termasuk mengawal jalannya roda pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Karena mahasiswa adalah agent of change, pemerataan pembangunan harus dirasakan semua masyarakat, termasuk masyarakat Luwu Raya,” ujar Hafid.
Selain membahas kolaborasi, Hafid juga menyampaikan rencana pelaksanaan Milad ke-68 PB IPMIL Raya yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Ia secara langsung mengundang Ketua DPRD Sulsel untuk menghadiri puncak perayaan tersebut.
“Kami mengundang Ibu Ketua DPRD Sulsel untuk hadir dalam perayaan Milad ke-68 PB IPMIL Raya. Sebelum acara puncak, kami juga akan menggelar sejumlah kegiatan seperti turnamen mini soccer yang telah selesai dilaksanakan, diskusi hukum, hingga pelatihan digitalisasi,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan apresiasi atas kunjungan PB IPMIL Raya. Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Cicu itu menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra pembangunan yang harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi harus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Cicu.
Ia juga mengaku bangga dengan kiprah mahasiswa asal Luwu Raya yang selama ini banyak melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh di berbagai bidang.
“Mahasiswa Luwu Raya itu cerdas, banyak yang hebat dan tokoh-tokohnya juga luar biasa. Saya yakin adik-adik PB IPMIL Raya mampu melanjutkan estafet tersebut. Insya Allah ke depan kita bisa berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (*)